Diam Diam Suka

Diam Diam Suka
Eps 5


__ADS_3

2 hari 3 malam lia di rawat keadaan nya sudah jauh membaik dari sebelum nya lia sudah lebih segaran dan terlihat semangat kembali,,tapi tidak untuk tami dia takut lia akan mengingat aditiya kembali setelah lia kembali kesekolah. Tami punya niat untuk menjumpai aditiya tapi dia mikir kembalin kalau dia melakukan itu kepada aditiya nanti yang ada aulia yang bakal malu dan di permalukan,,terpaksa tami membuang samua niatan dia dan kembali focus kepada lia.


Ke esokan hari nya lia sudah di perboleh kan pulang sama dokter di lihat dari semuanya lia sudah kembali sehat dan lebih tenang,,selama di perjalanan di dalam mobil semua nya terdiam dan sepi tiba tiba mama nya lia membuka pembicaraan duluan dan bertanya kepada lia.


‘’Dek kamu kenapa? Tidak pernah pernah kamu sakit di rawat’’.


Tami langsung melihat ke arah lia dan memberi kode ke lia agar tidak memberi tau yang sebenar nya kepada mama.


‘’Tidak ada apa apa ma’’.


‘’Serius kamu dek,,apa karena tugas sekolah makanya kamu capek?’’ Tanya mama kepada lia.


‘’Bisa jadi ma’’ jawab tami.


‘’Iya ma,belakangan ini banyak banget tugas sekolah jadi lia sedikit lelah’’.


‘’Yaudah kalau gitu,,mama belikan vitamin sama suplemen ya biar gak cepat lelah’’.


‘’Iya ma’’.


Tami dan aulia menghela nafas setelah itu mereka tidak mau mama nya sampai tau masalah yang di hadapi sama lia. Akhir nya mereka sampai di rumah dan lia langsung di suruh istirahat sama mama,,lia meng iya kan mama nya dan langsung masuk ke kamar di susul sama tami dari belakang.


‘’Dek besok kamu sekolah?’’.


‘’Iya kak’’ jawab lia.


‘’Kamu yakin?’’ Tanya tami ragu.


‘’Iya kak,aku yakin. Kenapa emang nya kak’’.


‘’Baikalh kalau begitu,besok kaka kantar kamu sekolah jangan bawa motor dulu kakak takut kamu kenapa kenapa’’.


‘’Ngng baik kak’’.


‘’Yaudah kamu istirahat lah,,nanti kakak masakin sop sayur kesukaan kamu untuk makan siang nanti’’.


‘’Tambah telor puyuh dn bakso ya kak’’.


‘’Ngng,,yaudah tidur lah kakak mau belanja dulu’’.


Sebelum pergi tami memastikan kalau lia benar benar istirahat dan baru dia merasa tenang untuk pergi keluar,,tami pamit ke mama nya untuk pergi ke market untuk membeli bahan makanan yang akan di buat nya untuk adik kesayangannya. Dalam perjalanan di dalam mobil hanya terdengar suara mesin mobil dan lagu yang di putar di tab mobil,,sampai di market tami masuk dan mengambil keranjang belanjaan untu meletakan barang barang yang dia beli mata tami tampak segar ketika melihat sayuran dan buah buahan yang segar tami bukan hanya membeli sayur tapi dia juga membeli buah buahan untuk keluarga nya apalagi lia sangat suka buah buahan terutama buah manga itu buah kesukaan lia dan tami membeli manga lebih banyak buat lia biar lia lebih segar lagi.

__ADS_1


Sepanjang mata memandang tami melihat seseorang yang tidak asing bagi nya dan siapa dia,,aditiya iya aditiya bersama rani berbelanja di tempat tami belanja juga inginrasa hati tami untuk menegurnya tapi tidak mungkin terjadi. Jadi akhirnya tami memutuskan sudah selesai belanja nya dan kembali pulang kerumah,,sampai di rumah tami berusaha untuk melupakan kejadian tadi dan langsung masak untuk makan siang hari.


Selesai sudah tami dan mama masak saat nya makan siang bersama yang lain tami memasak sop sayur kesukaan lia dan udang sambal,,mama pun menyuruh tami untuk memanggil lia dan papa untuk makan siang bersama.


‘’Kak panggil papa sama adek ya untuk makan’’.


‘’Iya ma’’.


‘’Pa yuk makan masakan sudah siap’’.


‘’Oh iya,panggil adikmu kak’’.


‘’Iya pa’’.


‘’Dek,,bangun yuk makan habis makan minum obat ya’’.


‘’Iya kak aku cuci muka dulu’’.


‘’Oke kakak tunggu di meja makan’’.


Tami pun pergi ke ruang makan tempat papa mama nya ngumpul.


‘’Loh kak adiknya mana?’’ Tanya mama.


‘’Okedeh’’ jawab mama.


Di meja makan lia dan keluarga tampak sangat bahagia terutama kakak nya tami tami sangat lega melihat adik nya sudah kembali semangat,,di tengah kehangatan mereka di meja makan papa lia bertanya kepada lia apakah yakin bisa untuk datang ke sekolah besok.


‘’Dek yakin besok kamu sekolah?’’ tanya papa.


‘’Yakin pa’’.


‘’Kamu gak papa kan dek’’ Tanya mama.


‘’Iya ma adek gak apa apa,mama lihat sendirikan adek udah sembuh’’.


‘’Iya ma,mama tenang aja besok kakak antar lia sampai di depan gerbang kalau bisa di depan pintu kelas nya biar gak di ganggu sama laki laki’’ ucap tami sambil mencubit kecil hidung lia.


‘’Ih kakak apaan sih malu tau sampai ke depan pintu kelas’’.


‘’Ih gak papa tau’’.

__ADS_1


‘’Sudah sudah habiskan makan,,habis tu adek jangan lupa minum obat yang di kasih dokter tadi dan langsung istirahat’’.


‘’Oke ma’’.


Setelah makan siang mereka kembali ke aktivitas masing masing dan lia kembali istirahat karena kakak nya yang tidak berhenti cerewet untuk menyuruh lia istirahat.


‘’Dek isirahat yang cukup nanti setelah ini jangan lupa minum vitamin nya’’.


‘’Okey kakak ku yang cerewet’’.


‘’Apa kamu bilang’’.


‘’Hahaaaa tatutt’’ nyuruk di dalam selimut


Dalam hati tami dia senang melihat adik nya yang sudah tidak memikirkan cowok itu dan tami berharap lia sudah melupakan kejadian itu semua,,dalam lamunan tami dia tidak sadar kalau handphone berbunyi dari tadi.


‘’Kak,kak,kakakkkkk’’.


‘’Eh iya lia,,kenapa?’’.


‘’Hp kakak tu dari tadi bunyi’’.


‘’Oh ya ampun,maaf maaf’’.


‘’Kakak,,kakak hihii’’.


Ke esokan pagi nya lia siap siap untuk berangkat ke sekolah dan di antar oleh kakak nya,,kakak tidak mau adek nya kenapa kenapa di jalan kalau pergi sendiri selama di perjalanan mereka bersenang senang sambil bernyanyi dan bercanda tanpa terasa mereka sudah hampir sampai di sekolah,,sampainya di depan gerbang lia langsung pemit dengan tami dan langsung masuk ke dalam sekolah tami nge batin bahwa dia masih khawatir dengan adiknya setelah apa yang di hadapi adik nya kemarin tapi tami berusaha tetap tenang dan melanjutkan perjalanan nya ke kantor.


Di tempat lia,,lia berjalan menuju ke kelas nya dan bakal memberi surprise pada bunga bunga tidak tau kalau lia bakal masuk sekolah hari ini tiba tiba ada seseorang yang menyapa lia sontak lia langsung memandang ke belakang dan seseorang itu aditiya.


‘’Hiii lia,benar lia kan?’’.


‘’Iiiyaaa bang,benar’’ dada lia terasa sesak kembali.


‘’Kamu kemana aja li? 2 hari gak nampak’’.


Di sini hati dan perasaan lia kembali tidak karuan ketika aditiya bertanya kepadanya,,dan alhasil lia hanya terdiam kaku seperti patung pikiran lia juga sudah terbang kemana mana. Karena adit melihat lia terdiam dengan mata kosong adit menegur lia kembali dengan kuat.


‘’Hei li kok diam,,saya tanya kamu 2 hari kemarin kemana?’’.


‘’Ngng bukan urusan abang saya mau kemana’’ jawab lia sambil ngegas.

__ADS_1


Melihat lia ngegas adit hanya tertawa kecil dan mengusap kepala lia,,dalam hal ini membuat lia semakin tidak karuan hat ilia terasa pecah karena perilaku adit ke dia dan membuat lia makin jatuh jauh kedalam.


Karena lia makin tidak tenang lia cepat cepat masuk ke kelas,,sambil berjalan lia tak henti henti memegang dada nya dia merasakan sesak yang luar biasa ketika adit mengusap kepala nya lia merasa perasaan nya semakin dalam sama adit dan lia bertanya apakah adit begitu juga kepada diri nya??


__ADS_2