
Happy reading
setelah pulang dari Bali,kini viola di ajak keluar oleh Vano.entah apa alasan nya,Vano mengajak nya ke sebuah taman tapi viola seperti tak pernah mengunjungi taman tersebut.
"kak kita ngapain di sini?" tanya viola bingung.
"kamu tunggu dulu di sini,kakak akan mengambil sesuatu untuk mu" kata Vano lalu langsung pergi meninggalkan viola
viola hanya menurut dan duduk di sebuah kursi yang ada di taman tersebut.sembari melirik ke sana kemari melihat taman ini tidak ramai nan tidak begitu sepi juga.saat sedang sibuk memainkan handphone nya.viola terkejut saat seseorang tiba tiba duduk di samping nya.
viola langsung menoleh ke samping,lalu sejenak terdiam saat mendapati Brayen berada di sana.vio yang menyadari hal itu,ia beranjak ingin pergi tapi pergelangan tangan nya di cekal oleh Brayen.
__ADS_1
"vio biarkan aku menjelaskan semua nya" mohon Brayen.
"tidak ada yang perlu di jelaskan lagi" kata viola menahan amarah nya.
"vio dengarkan penjelasan aku sebentar saja" mohon Brayen lagi,dengan tangan yang masih menggenggam tangan viola dengan lembut.
viola menahan diri nya agar tidak marah,dia mencoba untuk tenang.lalu kembali duduk di kursi tersebut,dengan tatapan dingin dia menatap ke sembarang arah asalkan diri nya tak menatap brayen.karena ia belum siap lagi untuk menatap wajah itu.
"Vi aku minta maaf kalo selama ini kamu merasa seperti di permainkan.tapi aku tak ada niatan sedikitpun untuk mempermainkan kamu.dan soal Cantika,awal aku bertemu dengan dia lagi.aku memang sangat bahagia hingga aku melupakan kamu.tapi saat kamu pergi aku merasa seperti ada yang hilang,jujur Vi aku mengakui kalau hati aku memang sudah jatuh cinta sama kamu.aku takut kehilangan kamu vio,aku sudah tak peduli lagi dengan cantika.ayah benar Cantika kini sudah milik orang lain,aku tidak mungkin merusak hubungan mereka."penjelasan Brayen.
viola mulai memberanikan diri menatap Brayen,sejujur nya ia masih sangat sayang dan mencintai brayen.dia juga tidak ingin kehilangan Brayen,jauh dari nya saja membuat viola merasa sangat tersiksa.
__ADS_1
apa kak Brayen benar benar mencintai aku? batin viola masih dengan perasaan bimbang nya,tapi entah mengapa tangan nya malah terulur begitu saja menerima uluran dari Brayen.
hati seperti berkata genggam lah dia dan jangan lagi kamu melepas nya begitu saja.hati nya seakan akan terus mendorong diri nya hingga kini viola memeluk leher Brayen sembari menangis.entah kesadaran nya benar benar tak bisa di kendalikan lagi.ia memang tak bisa berbohong lagi,bahwa kini ia memang tak ingin kehilangan sosok Brayen.
"aku mencintaimu" ucap Brayen mencium pucuk kepala viola penuh perasaan.
"aku pun mencintai mu" balas viola semakin mengeratkan pelukan nya.
kedua nya larut dalam perasaan nya masing masing.terus berpelukan tanpa memperdulikan pandangan sekitar,yang sendari tadi memandang ke arah mereka penasaran dan juga baper.
Dan sejak hari itu viola dan Brayen kini resmi menjadi pasangan kekasih.bahkan mereka berdua sudah memutuskan untuk segera bertunangan karena kedua nya tak ingin kehilangan satu sama lain.
__ADS_1
Bersambung........
jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen, and vote nya😘