Diam Diam Suka

Diam Diam Suka
Kesal


__ADS_3

Happy reading


"kak Fera ya,pantas saja selama ini menghilang.ternyata supaya aku tidak curiga kalau kakak punya hubungan dengan kak Vano." cibir viola di sela sela kunyahan nya.


kini setelah acara pernikahan usai,Fera langsung bergabung di kediaman brahmansya.mereka kini sedang berkumpul di meja makan untuk makan malam.


"ini semua kakak mu yang minta" Fera tersenyum ramah kepada viola.


"sudahlah,yang penting kan sekarang kamu sudah tau dan gak penasaran lagi.lebih baik kamu persiapkan diri untuk pernikahan kamu,satu Minggu lagi lho" omel Vano


"iya ya vio kan mau nika" Fera membenarkan ucapan Vano.


"nanti Dady akan langsung mendapatkan sekaligus dua cucu dari kedua anak anak Dady ini." bahagia Brahmansya ia selalu mendamba damba kan untuk segera mendapatkan cucu'.

__ADS_1


"Dady ini,aku menikah saja belum.aku belum tentu bahagia sama si nyebelin itu,mungkin yang ada aku akan tersiksa."viola kesal.


"tersiksa gimana sih? kalau kak agas memperlakukan kamu seperti ini" Vano mencium pipi Fera dan bibir ranum gadis itu membuat Fera terkejut dan sukses membuat viola dan Brahmansya melongo.


"bagaimana?" lanjut nya bertanya kepada viola


"Vano ih aku malu" Fera memukul lengan Vano karena ia sudah di buat merona tak karuan seperti ini.


"jangan mentang mentang kakak udah punya istri ya bisa seenaknya mesra mesraan di depan aku" viola mengangkat sendok nya mengancam Vano seperti ingin memukul nya dengan sendok tersebut.


Brahmansya hanya menggeleng gelengkan kepalan nya melihat tingkah kedua anak nya itu.viola mendobrak dobrak pintu kamar Vano karena merasa kesal dengan kakak nya itu.


"awas yah kak aku bakal ganggu malam pertama kakak,aku sumpahin kakak gak bisa malam pertama." viola sedikit berteriak dan tak mengkondisikan ucapan nya,karena sudah terlanjut di buat kesal oleh Vano.

__ADS_1


entahlah mengapa dia menjadi kesal seperti ini,dia seperti tidak mau apa yang Vano ucapkan tadi terjadi kepada diri nya.dia tidak mau bersentuhan dengan laki laki nyebelin itu.rasa nya dia merinding kalau membayangkan tentang pernikahan nya nanti.


"anak kecil tau apa sih tentang malam pertama?" tanya Vano mengejek viola dari balik pintu kamar nya.


"Dady liat kak Vano,dia ngeselin banget" adu viola saat sang Dady ternyata menghampiri diri nya di depan pintu kamar Vano.


"sudah sudah,vio cepat pergi tidur.kamu jangan menganggu kakak mu,lihat Fera jadi Canggu untuk masuk kamar." Brahmansya menunjuk ke arah Fera yang masih berdiri tak jauh dari mereka.


vio melenggang pergi menuju kamar nya,lalu sedikit menggebrak pintu kamar.saat Vano mendengar hal itu,ia langsung membuka pintu kamar nya dan langsung mendapati Brahmansya yang sedang berdiri di depan pintu nya.


"kamu sudah menikah masih saja jail kepada adik mu" celetuk Brahmansya menggeleng gelengkan kepala nya heran.


Fera merasa bahagia bisa bergabung dengan keluarga ini.dia sangat senang bisa menjadi bagian dari keluarga ini.ia terus tersenyum melihat semua kegiatan yang ada di rumah ini,sangat menyenangkan dan selalu berselimut kedamaian hati.

__ADS_1


Bersambung......


jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen, and vote nya😘


__ADS_2