
Alarm sudah berbunyi menunjuk kan waktu jam 7.00 pagi terdengar bunyi pintu dan teriakan di pagi hari.
‘’Liaaaaa bangunnnn sudah jam 7 lewat kamu terlambat’’.
Lia langsung terduduk dan terkejut karena dirinya nya terlambat "ah kakak kenapa tidak bangunkan aku sih".
‘’Heh alarm mu dari tadi sudah bunyi berkali kali dari jam 5.30,,ku pikir lu udah bangun rupanya masih molor terus salah kan kakak kamu terlambat. Jelas jelas kamu yang gak bangun bangun".
‘’Ih kakak,,awas awas aku mau mandi" lia kekamar mandi dengan wajah kesal.
‘’Lah salah dia sendiri gak bangun’’.
Lia sangat buru buru bahkan tidak memakan sarapan yang sudah di siapin sama mama nya. Ini adalah kali pertamanya lia terlambat dan lia menyadari 20 kali panggilan tidak terjawab dari bunga. Karena tidak sempat sarapan lia di bawakan bekal sama mama nya dan langsung pergi sekolah di antar dengan kakak nya.
‘’Kak gimana ni aku terlambat,,ih kesel deh malas banget berurusan sama guru piket’’.
‘’Ya salah kamu dong kenapa bisa telat,udah jelas jelas alarm sekuat itu bunyi kenapa kagak bangun. Jujur sama kakak pasti kamu semalam bergadang kan,,apa yang kamu gadangkan".
‘’Enggak ada loh kak,semalam tu aku tidur jam 10 seperti biasa gak tau kenapa bisa telat bangunnya’’.
‘’Yaudahlah gak usah berisik,,terima aja kamu terlambat’’.
Sepanjang perjalanan lia tak berhenti mengoceh sampai sampai kakak nya tidak tahan dengar ocehan lia yang tidak terima diri nya terlambat tanpa dia sadari kalau sudah sampai di depan sekolah.
‘’Sudah sampai cepat turun kepala ku pusing dengar celotehan lu dari tadi’’.
‘’Huff yaudah aku pergi kak’’.
__ADS_1
‘’Iya baik baik belajar’’.
Karena terlambat lia harus menunggu selama 30 menit di luar,,hari itu benar benar hari yang buruk buat lia soalnya hanya sedikit yang terlambat cuma 4 orang termasuk lia yang terlambat pada hari itu sekitaran 25 menit lia berdiam diri di luar terdengar suara motor besar yang datang dari jauh dan berhenti depan gerbang sekolah lia tidak mengetahui pria tersebut tapi setelah pria itu membuka helem lia terkejut tenyata laki laki itu aditiya,lia langsung palingkan muka dan jantung lia berdebar sangat kencang.
‘’Yahh terlambat" imbuh adit.
Lia tidak berani memandang adit karena dirinya tidak kuat untuk melihat dan berharap gerbang ini segera di buka oleh satpam. Tanpa lia sadari adit mendekati lia dan mengajak lia berbicara.
‘’Haiii kamuu’’.
Lia melihat kebelakang tanpa memandang mata adit.
‘’Sa a a yaa bang?" ucap lia sambil terbata bata.
Adit tersenyum manis "iya kamu siapa lagi emang nya’’.
Perasaan lia makin tidak karuan ketika adit menanyai nama nya.
‘’Aulia bang" ucap lia pelan.
‘’Haa? Siapa? Saya tidak dengar kamu bilang apa’’.
‘’Aulia bang panggil aja lia" ucap lia sambil ngegas.
Adit langsung tertawa kecil "nah gitu dong baru kedengaran suaranya’’.
‘’Mati aku’’ Lia ngebatin.
__ADS_1
Disaat semua nya sudah di perbolehkan masuk lia masih terdiam seperti panting di depan gerbang dan adit melihat lia yang hanya masih diam di tempat.
‘’Haii lia kamu gak mau masuk? Mau belajar di luar yaaa’’.
Lia langsung sadar dari lamunannya "eh iya bang duluan saja bang’’.
‘’Ou ya sudah saya duluan yaa’’.
‘’Iya bang" jawab Lia
Lia masih terdiam di depan gerbang sambil memegang dada nya dan tidak menyangka akhirnya dia bisa berbicara dengan aditiya,lia sungguh tidak percaya dia benar benar bisa berbicara dengan adit dimana sebelumnya untu memandangnya saja lia tidak sanggup.
Lia akhirnya masuk ke kelas dan langsung duduk di samping bunga,bunga yang menyadari lia terlambat langsung bertanya kenapa lia bisa terlambat.
‘’Ia lu telat? Tumben lu telat,,lu bergadang ya?’’.
‘’Ih udah deh bun aku capek ni tegak di depan gerbang dari tadi’’.
‘’loh kok lu sewot sih ia,,aneh deh’’.
‘’Yaudah nanti jam istirahat kita ke kantin ya,,aku lapar banget nih’’.
lia mengingat sesuatu "eh bun tempat bekal ku ketinggalan di mobil kak tami’'.
‘’Ngng kebiasan ia ia’’.
Di kantin Lia bertemu lagi dengan Adit,tapi liat melihat sesuatu yang kurang enak di lihat dia melihat Adit bergandengan mesra dengan wanita bahkan memeluk erat wanita itu.
__ADS_1