Diam Diam Suka

Diam Diam Suka
Makan Malam


__ADS_3

Happy reading


viola tak memperdulikan ucapan agas barusan.ia sudah terbiasa dengan semua perkataan orang yang menyebut nya si cupu.


begitu masuk ke dalam butik,mata viola langsung di suguhi oleh beberapa gaun pengantin yang sangat indah sekali.banyak gaun gaun indah terpampang di depan nya.


"nona viola silahkan ada banyak pilihan gaun untukmu" ucap salah satu pelayan di sana.


"pilihkan yang mana saja untukku" titah lagi viola tak mau ambil pusing hanya karena hal seperti ini


"heyy kau ini yang benar saja,kamu yang ingin menikah kenapa kamu menyuruh mereka yang memilihnya." cetus agas tak suka.


"om dengar ya aku capek dan malas.lagian aku tidak pandai memilih gaun seperti ini" ujar viola.


"bukan nya dulu kau pernah bertunangan,seharusnya kau tau gaun yang mana yang cocok untuk diri mu.apa kau dulu tunangan memakai baju cupu seperti ini ha?!" cerocos agas ada sesuatu yang tiba tiba mengganjal di hati viola.saat mendengar perkataan agas.

__ADS_1


aku rindu kamu kak batin viola dengan hati yang terasa sangat sesak.


ya viola menjadi teringat kembali dengan Brayen,dirinya belum sepenuhnya bisa melupakan pria yang telah mencuri hati nya selama bertahun tahun yang lalu.rasa nya ia ingin sekali kembali bisa bercakap cakap dengan brayen.rindu nya selama ini selalu terbendung dan tak pernah terobati.


"heyy kamu dengar tidak,cihh dasar bocah" cetus agas kesal


setelah selesai memilih gaun dan mencoba nya.kini mereka pergi menuju apartemen nya agas.


setelah kepergian Argus,agas dan keluarga nya pindah ke jakarta.lalu menetap di sebuah apartemen hotel milik mereka sendiri yang ada di jakarta.tujuan nya karena istri dari Argus harus mengurus sang nenek yang kini tinggal seorang diri di Jakarta.


"ada calon adik ipar rupanya" sapa Rafi kakak nya agas.


"cantik mamah sengaja menyuruh kamu kemari karena mamah ingin makan malam bersama kamu." Laras langsung merangkul viola.


"benarkah?" tanya viola senang

__ADS_1


"iya sayang,yuk ke meja makan" ajak Laras.


malam itu mereka semua makan malam dengan bahagia.di tambah dengan kehadiran viola.laras merasa semua nya sempurna hanya saja iya akan lebih bahagia jika suami nya berada di sini dengan nya.


semua nya sibuk dengan makanan nya masing masing,terkadang viola dan agas akan sedikit bertengkar.hanya karena masalah kecil saja.


"kalian ini tambah cocok ya kalau berantem terus begini,awas lho nanti jadi jatuh cinta" ledek Rafi.


"bagus dong kalau mereka jatuh cinta,itu arti nya mereka itu pasangan yang romantis.padahal viola dan agas kan belum menikah,tapi di sini serasa mereka berdua itu seperti sudah lama menikah." Nofa kakak pertama nya agas ikut meledek.


"sudah sudah habiskan dulu makan nya,baru lanjut berbicara" ujar Laras merasa tak tega melihat wajah viola yang malu malu karena di Katai Mulu sama kedua kakak nya agas.


viola masih agak Canggu berbicara dengan kedua kakak nya agas,entahlah kenapa.padahal saat berbicara dengan agas viola seperti tidak memiliki sopan santun,tapi saat berada di hadapan keluarga nya agas.viola merasa malu,mungkin karena keluarga ini sangat terlalu baik kepada diri nya.bahkan mereka saja sudah menganggap viola bagian dari keluarga nya.


Bersambung......

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak kalian like, komen, and vote nya😘


__ADS_2