Diam-diam Suka Dia

Diam-diam Suka Dia
DDSD 28 : Gara-gara Mantan!


__ADS_3

Desi yang sudah selesai mengunggah foto dan video, langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur. Ia sedang menantikan apakah ada yang langsung merespon unggahannya itu.


Baru beberapa detik Desi rebahan, ia langsung duduk lagi. Ada sesuatu yang tiba-tiba ia ingat.


''Adji?'' gumamnya.


''Adji nggak komentar sama sekali di unggahan Pras? atau memang belum megang hp?'' bathin Desi bertanya-tanya.


Desi mengingat-ingat candaan-candaan yang Adji tujukan padanya akhir-akhir ini.


Di tengah-tengah lamunannya, ponsel android Desi bergetar. Ada notifikasi masuk ke dalam aplikasi sosial medianya. Desi melihat Adji mengomentari unggahannya. Dengan cepat, Desi membuka pemberitahuan itu.


''Terima kasih partner kuatku yang pantang menyerah, kita akan selalu berpasangan😘"


Desi langsung mengernyitkan dahinya membaca komentar dari Adji, apalagi dengan emoticon seperti itu. Bisa-bisa komentar Adji akan dipertanyakan oleh teman-temannya yang lain.


''Pasti Adji cuma becanda.'' gumamnya lagi.


Sejak masuk ke sekolah menengah kejuruan ini, Desi belum pernah berpacaran sama sekali. Sejak pandangan pertamanya itu membuat Desi tidak pernah menganggap serius laki-laki yang merayunya. Ia selalu menganggap hal itu tak lebih dari sebuah candaan sebagai teman. Apalagi sosok Adji merupakan temannya yang di kenal senang bergurau pada siapapun.


Saat masih SMP, Desi pernah berpacaran dengan seorang laki-laki yang bersekolah di SMK ini. Meskipun hubungan itu hanya bertahan selama satu bulan saja, karena ternyata Desi sebagai selingkuhan laki-laki itu. Kalau mengingat hal itu, Desi sering merutuki kebod*hannya sendiri yang begitu cepat menerima cinta.

__ADS_1


Desi yang menjadi korban rayuan, justru Desi yang kena imbas atas dugaan perebut pacar orang. Hal itu juga membuat Desi lebih selektif lagi untuk kebahagiaannya sekarang. Sekarang ia fokus pada pendidikan sekolah. Untuk urusan cinta, biarkan saja nanti kalau sudah waktu yang tepat itu akan tiba.


--


Hoaaamm


Desi merenggangkan otot-ototnya yang baru saja bangun tidur. Ia semalam ketiduran setelah teringat masa sekolah menengah pertama.


''Gara-gara mantan!'' gerutunya.


Pagi hari, Desi yang baru saja bangun langsung melipat selimutnya yang sudah jatuh di lantai. Desi memang tidak bisa tidur dengan anggun. Terkadang saat bangun, posisi kakinya yang sudah berada di bantal.


''Huufftt, pagi hari harusnya semangat, bukannya ingat-ingat mantan! gara-gara ketiduran nih, jadi nggak baca do'a.'' gerutu Desi lagi dalam hati.


Setelah selesai berwudhu, Desi melaksanakan shalat Subuh di kamarnya. Ia berdo'a untuk kebaikan-kebaikan dirinya dan juga orang-orang yang ia sayangi.


''Lega kalau sudah melakukan kewajiban.'' gumam Desi sembari melepaskan mukenanya.


Desi beralih hendak membantu mamak di dapur. Tapi, karena sudah selesai memasak, Desi membersihkan peralatan yang kotor. Setelah itu, ia jalan-jalan pagi untuk melatih otot-otot di kakinya.


''Belum sembuh, Des?'' tanya tetangga Desi.

__ADS_1


''Sudah lumayan kok, Bulek.'' jawab Desi.


''Ohh, ya sudah, terus ya.'' ujar tetangganya yang mengendarai sepeda motor itu.


''Iya, Bulek, monggo.'' balas Desi.


Wanita yang mengendarai sepeda motor dan membawa tabung gas elpiji 3 kg itu sudah berlalu. Desi melanjutkan langkah kecilnya. Ia senang dengan perkembangan ini. Sudah cukup lebih baik.


''Cepat sembuh ya, kakiku ... kita latihan lagi biar bisa tanding lagi.'' bathin Desi.


Waktu terus bergulir, Desi kembali ke dalam rumah saat sinar matahari sudah mulai menunjukkan sinarnya. Ia harus segera membersihkan badannya sebelum berangkat ke sekolah.


''Ini air hangatnya.'' ujar mamak.


''Terima kasih, Mamakku.'' balas Desi.


Desi membawa ember hitam yang berisikan air mendidih itu ke dalam kamar mandinya.


Byur, byur, byurr


Tidak perlu lama-lama, yang penting aroma sabun sudah nempel di badannya.

__ADS_1


Sebelum berganti seragam sekolah, Desi menghidupkan ponselnya. Ada beberapa pesan yang masuk. Di antaranya dari Pras, Adji, dan Siska. Notifikasi di akunnya juga terlihat banyak. Gara-gara bayangan mantan dan membuat Desi ketiduran, jadi sampai belum memeriksa ponselnya lagi.


__ADS_2