Diam-diam Suka Dia

Diam-diam Suka Dia
DDSD 30 : Jatuh Cinta Di Usia Remaja


__ADS_3

Akhirnya mata pelajaran yang membuat otak Desi mengebul itu telah sampai di ujung waktu. Guru matematika itu sudah meninggalkan kelas.


''Otakku benar-benar mau pecah deh.'' ujar Desi dengan mengetuk-ngetuk kepalanya sendiri.


Dengan sigap, Siska melakukan sesuatu untuk teman sebangkunya itu.


''Ngapain, Sis?'' pekik Desi.


''Katanya kepala mau pecah 'kan? nih kebetulan aku bawa lakban hitam.'' jawab Siska.


Kelakuan Siska langsung mengundang gelak tawa dari teman-teman satu kelasnya. Padahal yang mengeluh bukan hanya Desi saja. Memang ada-ada saja kelakuan dua anak gadis itu.


''Nggak gitu juga konsepnya, Markonaaahh!!'' balas Desi.


Buahahaha


Suara gelak tawa yang lepas memenuhi kelas tersebut.


Pukul 09.00 wib, jam pelajaran di lanjutkan dengan mata pelajaran kejuruan. Kali ini Bu Anita masuk.


''Jadwal praktek komputer untuk kelompok dua ya.'' seru bu Anita yang juga membawa buku itu.


''Iya Buuu.'' jawab mereka serempak.


Beberapa murid yang masuk dalam kelompok dua sudah meninggalkan kelas. Bu Anita pun memberikan tugas pada murid-muridnya yang berada di kelas.


''Ingat ya, jangan ada yang berisik! kelas sebelah sedang pelajaran. Kalau istirahat, boleh di tunda lagi nanti.'' tutur bu Anita dengan tegas.

__ADS_1


''Baik Buuu.''


''Desi, kamu dikte ya.''


''Oh, iya, Bu.'' jawab Desi langsung beranjak berdiri. Tapi, karena kaki Desi belum sembuh 100%, wanita itu pun lebih dulu mendekati anak muridnya itu.


''Sudah Ibu tandai, di mulai dari sini, dan ujungnya di halaman yang Ibu lipat.'' jelas bu Anita.


''Baik Bu.'' jawab Desi.


Bu Anita meninggalkan kelas setelah memberikan tugas pada murid-muridnya untuk merangkum beberapa halaman.


Desi duduk sendiri karena Siska masuk dalam kelompok dua. Kali ini, Desi yang memegang peranan sebagai pendikte materi.


''FIAN! JANGAN BERISIK!'' seru Desi.


Ada yang langsung melotot dan mengepalkan tangannya diam-diam saat melihat candaan Fian. Tapi, untungnya Desi merespon dengan suara kerasnya yang membuat Fian nurut untuk diam.


Desi memulai bersuara, teman-temannya pun sudah bisa diajak bekerjasama dengan baik agar materi pelajaran itu cepat selesai di tulis.


''Pepet teros, Jiii!'' ledek salah satu teman Desi di kelas itu.


Adji pindah duduk ke samping Desi yang kosong. Desi pun sedikit terkejut dengan kehadiran temannya itu. Meskipun ini bukan pertama kalinya.


''Si Fian berisik banget, nggak dengar.'' ujar Adji sebelum mendapatkan pertanyaan dari Desi.


''Oooo.'' balas Desi.

__ADS_1


Desi pun langsung nyengir dan kembali mendikte.


Tiga puluh menit berlalu, akhirnya materi pelajaran itu sudah selesai di rangkum. Kebisingan kembali terdengar, semua saling berbincang dengan teman sebangkunya atau pun bangku lain. Berbagai macam obrolan yang sangat seru saling bersahutan.


''Tadi beneran berangkat sama Siska?'' tanya Adji.


''Iya, memangnya mau berangkat sama siapa lagi?'' balas Desi.


Adji menutup bukunya lalu duduk menghadap Desi.


''Kirain di jemput sama Pras.'' balas Adji. Senyum yang terbentuk di bibirnya itu terlihat sangat dipaksakan.


Desi pun ikut menutup bukunya.


''Emm, memangnya kenapa kalau di jemput sama Pras?'' tanya Desi penasaran dengan respon Adji.


''Yaaa, nggak papa sih.'' jawab Adji dengan tersenyum tipis yang ia paksakan.


Merasakan jatuh cinta di usia remaja. Masih dalam tahap bimbang antara di ungkapkan atau di pendam sembari menunggu waktu yang tepat ketika sudah memiliki umur yang cukup.


''Eh, Ji, kapan-kapan latihan fisik sama aku yuk, sekalian biar otot-ototku terlatih lagi.'' ajak Desi.


Desi masih belum ingin membahas sesuatu yang belum pantas. Ia ingin berteman dengan sehat. Dengan hobi yang sama, mungkin cara itu yang paling tepat untuk pertemanan mereka.


''Oke, selalu siap untuk kamu, Des. Kapanpun dan apapun yang kamu butuhkan, jangan ragu untuk bilang sama aku ya.'' balas Adji.


''Ya, yaaa, kamu memang temanku yang baiknya pakai banget.'' puji Desi.

__ADS_1


Adji tertawa kecil, bersamaan dengan suara sirine dari kantor sekolah yang menandakan jam istirahat pertama.


__ADS_2