
Dan arinpun vangun dengan senyum diwajahnya, tapi tetap saja matanya tak mau dibuka. Dan alhasil ia terjungkal saat turun dari kasur, seketika tawa vania meledak! Arin juga tak menangis, yang ada malah dia menggerutu.
Sungguh menggemaskan, saat ke kamar mandi ia juga menabrak pintu kamar mandi. Dan ia juga masih tak mau membuka mata, vania hanya menggeleng gelengkan kepalanya sungguh absurd anaknya yang satu itu.
Vania pun beranjak untuk membangunkan el, disana el tertidur sangat pulas.
"Abang? Bangun yuk, kita sahur. Adek juga udah bangun loh, nanti mommy beliin action figure batman hm"
"Sahul? Abang nda mau sahul mom, "
"Lho, katanya mau puasa"
"Sapa mom? "
"Ya abang lah. "
"Abang nda bilang lha mom"
"Kan tadi waktu sarapan bilang. "
"Abang nda bilang lha mom. "
"Yaudah, kalo gitu mainannya mommy sita ya. "
"Jangan!! "
Dengan cepat el berlari menuju kamar mandi, sayangkan jika mainannya disita mommy. Bisa bisa el akan diledek oleh arin nanti.
Keadaan ruang makan hening, tidak seperti biasanya. Karena semua mahluk hidup, kecuali vania tidur dimeja makan!
"Kalian ini! Ayo saur keburu imsak! "geram vania
Sehabis saur mereka semua kembali ke kamarnya, melanjutkan tidur yang sempat tertunda.
Pagi harinya, seperti biasa. Namun, hari ini tidak ada sarapan karna hari ini puasa.
Tapi apa yang vania lihat sekarang, semua keluarganya ngumpul dimeja makan. Pasti mereka lupa!
Terlihat, el nampak sudah mau mengambil air putih. Dion yang sudah mengupas apel, arin yang mengolesi selembar roti. Namun kegiatan itu berhenti, saat vania berteriak.
"STOP!!! "
"Kalian ini! Hari ini tuh puasa! Jadi gak boleh makan sama minum! "
Dan semua kaget! Tapi el lah yang paling menyedihkan! Air digelasnya sudah jabis tamdas diminum, sebelum vania mencegahnya.
"Lha mom, ailna el dah abis. "
"Nggak papa bang, kan abang lupa"
"Ohh jadi masih boleh puasa mom? "
"Boleh dong. "
"Enak abang! Alin juga mau lupa, bial bisa makan! Kan alin belom makan lotina"kesal arin.
Sedangkan dion hanya bisa menatap nanar apel yang sudah ia kupas.
Semua berangkat dengan langkah gontai tak bersemangat, alasannya hanya satu. Karna mereka tidak sarapan, dan hari ini adalah puasa pertama! Gimana vania gak gedeg coba!
Setelah beberapa jam, akhirnya el dan arin pulang ke rumah. Dion juga sudah pulang kerumah, dan tidak kembali ke kantornya.
Mungkin karna dia CEO? Jadi bisa lah kerja dirumah.
"Abang! Arin! Udah jam 12,kaliam udah boleh makan! "teriak vania dari arah dapur.
Segera kedua anak itu melaju menuju dapur dengan sangat cepat, dion yang melihat itu menjadi iri!
"Ck, buka masih lama lagi! "batin dion.
"Daddy! Daddy nda makan? "tanya el polos, entahlah apa memang el tidak tau atau hanya ingin menggoda daddynya.
"El? Mau uang jajan kamu daddy potong?! "sinis dion.
"Ck, dasal daddy bapelan! "ucap el tak kalah sinis.
Perang sudah mereka berdua, arin masih sibuk dengan makanannya. Sedangkan el, ia menjaili dion dengan makanan yang ada didepannya.
__ADS_1
Untung saja vania tak melihatnya, jika tidak vania akan menceramahi el dan juga dion hingga mereka tertidur!
"Heh bang! "ucap dion
"Apa dad? "jawab el malas.
"Ini udah jam 1, jadi kamu gak boleh makan lagi! "
"Lha kok cepet sih dad"
"Ya, emang aturanya gitu bang! "
"He.um dad. "
El pun menuju kamarnya untuk tidur, dion menuju ruang kerjanya. Sedangkan arin dan vania sedari tadi sudah terlelap dalam tidurnya.
Tak lama perut el sangat lapar! Tenggorokannyapun sangat haus! El memutuskan untuk kedapur, ia berjalan dengan mengendap ngendap.
Sesampainya didapur, el membuka kulkas. Namun, alangkah terkejutnya saat dion mengetahui perbuatan anaknya itu.
"Bang? Mau nagapai? "
"Mau.. Mau.. El mau ngadem dad, panas lha! "
"Halah alesan! Bilang aja kanu mau minum! "
"Nda lha! El nda gitu lha dad! "
"Halah! Bilangin mommy ah... "
"Jangan lha dad.."
"Ntal el kasih coklat deh. "
"Hm.. Yaudah deh, yang banyak tapi. "
"Iya iya, hufftt habis deh coklat el. "ucap el yang diakhiri dengan lirih.
Seperti itulah ulah dari el, banyak kejafian yg sangat menggemaskan. Sebulan berpuasa, sungguh el sangat hebat! Tidak pernah bolong, karna dion selalu disampingnya untuk mengawasinya, jadi el tak bisa bolong puasanya.
Keluarga yang sangat dipenuhi dengan drama yg diperbuat oleh el maupun arin, dan jangan lupakan dion yang juga absurd. Sabar saja lah vania menghadapi anak anaknya.
arin. mereka tak sabar ingin bertemu dengan beberapa temannya.
"Dad! el ganteng kan? iya el tau kok klo el ganteng, daddy gk boleh iri lhoo"
"Anak siapa sih ini? pengen banget gua masukin ke selokan depan rumah. "batin dion
"Iya ganteng, tapi masih gantengan juga daddy" ucap dion lirih diakhir kalimatnya.
kalian pasti paham kan klo dion gk mau ucapannya ygterakhir tadi di dengar sama el, beuhhhh bisa jafi berabe entar. Perang dunia ke 6 dah, apalahi jika vania juga turut ikut campur. Sudah dipastikan dion bakal kalah telak! Maklum aja, dion kan bucin banget.
"Aduhhh, princess nya daddy cantik banget. Sini daddy pangku. "
"Jelek gitu, gantengan juga el. "ucap sinis el
Jadi ini tuh emang el jealous sama arin, tapi emang dasar bapaknya yg gk peka. Ditambah anaknya yang punya gengsi tinggi, gak bakal kelar dah permasalahan yg rumit ini.
"Dad el cemburu tuh, pengen digendong. Masa kamu gak liat wajahnya sih. "ucap vania geli.
Dengan sedikit mengerutkan keningnya, dion melihat raut wajah el. Tapi dengan sengaja el memalingkan mukanya, dan tidak ingin ditatap oleh dion.
"Apa? Anaknya aja gk mau, kenapa aku harus gendong el? "ucap dion acuh, dan diakhiri dengan mengecup pipi arin.
"Nih bapak sama anak ya! Blom aja gua giling! taulah bodo amat! "batin vania.
Karna vania dah capek ngurusin mereka, ia pergi ke dapur untuk mengambil beberapa cemilan untuk disajikan diatas meja.
"Udah udah, kalian ini masih aja diem dieman. Ini tuh hari yg suci, jadi kita semua harus saling memaafkan. "ucap vania bijak.
Dion yg mendengar ucapan vania semakin jatuh hati padanya, sudah dibilang bukan jika dion itu sangat bucin!
"Mas, maafin aku selama ini. Maaf jika aku belum bisa menjaga calon anak kita, hiks.... Maad juga karna selama ini aku belum bisa jadi istri yg baik buat kamu... hiks.. "
"Shttttt, kamu itu udah jadi istri idaman. Maafin aku juga atas semua yg pernah aku lakuin ke kamu, semoga kita bisa bersama terus ya. "
melihat vania menitikkan air mata, membuat dion tak tega melihatnya. selama ini mereka terlalu banyak memiliki masalah, semoga dihari yg fitri ini masalah mereka akan pergi dan takkan datang lagi.
__ADS_1
"Dad el juga minta maaf, kalna el lebih ganteng dali pada daddy. "ucap el dengan mata yang berkaca kaca.
Sungguh menggemaskan, disaat yg seperti ini el masih tak ingin dion menandingi kegantengannya.
"Anak siapa sih ini? Hm? gemes banget, pengen daddy makan rasanya tuh. "ucap dion yg tak tahan dengan rasa gemasnya.
"Anak mommy vania dong"
"Iya terserah kamu lah, daddy ngalah aja. untuk saat ini, tapi klo besok daddy gk mau lagi ngalah ya"
sementara itu, arin memegang pipi vania dan mengecup pipinya.
"mommy, arin sayang sama mommy. "
meskipun hanya ucapan yg singkat, tapi ucapan itu mampu membuat vania dan dion menitikkan air matanya.
Sholat idul fitri telah selesai mereka laksanakan, kini saatnya untuk menyambut para tetangga. El sudah tak sabar bertemu engan teman temannya.
"El! aku dateng, mommy mana? alin mana? "tanya seoranf anak lelaki.
"sabal jeno, aku panggilin dulu.. "
El pergi untuk memanggil arin dan vania, sementara itu jeno duduk dan mengambil beberapa cemilan.
"Wahhh jeno udah datenf ya? mau minum apa jen? jus jeruk mau kan? "tanya vania.
"Hallo mommy, mau dong! "
Dan tak lama arin datang dengan membawa beberaoa action figure kesukaannya.
"Jeno? ngapain kesini? " tanya arin
"qwahhh, arin cantik ya. arin klo udah besal jadi pacal aku aja"
"Gak boleh! alin gk boleh pacalan, apalagi sama kamu. kamu kan jelek jen"ucap el tak suka.
"Hihihihi, aku becanda lha, mana belani aku sama kamu el. galak kayak macan! "
Dan beberapa keributan terjadi setelah jeno datang ke rumah el, sebenernya jeno dan el itu sahabat. Tapi bukan sahabaat namanya klo tidak berantem, kurang lengkap. Apalagi mereka sering berantem karna memperebutkan arin. Memang arin sangatlah cantik, tapi el sudah berjanji pada arin akan selalu menjaganya.
*******
Suara teriakan teriakan dari suatu rumah sungguh membuat telinga menjadi tuli! 3 org anak lelaki, dan 1 anak perempuan. Ahhh, jangan lupakan daddy mereka yang juga gila. Sanggup membuat kita ikut menjadi gila.
Sekarang vania telah memiliki 4 orang anak, sungguh produktif sekali kan dion. Devan elran alfariz, arin angelica willy, dean keano alfariz, varo keano alfariz.
Umur mereka tak jauh beda, sekarang el dan arin sudah bekerja. El menjadi CEO, sedangkan arin membuka butik. Varo dan dean juga memasuki kls 12, perlu kalian ketahui varo dan dean adalah kembar. Meskipun nama mereka jauh, tapi nama tengah dan belakang mereka sama.
*Flashback on
"Yang anak kita twins loh, cwo lagi. "
"Nama depannya 'D'ya,biar sama kek aku. "
"Gada! Tros kalian mau buat geng '4D'gitu?! Gaboleh! "
"Kan bagus yang"
"Aku mau, namanya varo. "
"Yaudah deh yg satu dean aja, nama tengahnya aja yg sama"
"Nah gitu dong nurut"
"Yang klo mereka umur 3th, buat lagi ya. "
"Anak udah 4 masih mau nambah? Aku potong juga tuh burung. "
"Hehehehe, kga jadi deh yang. Tapi jatah tetep jalan kan. "
"Hm"
Flashback off*.
Namun, meskipun umur el sudah 23th. Ia tetap saja masih lajang, dan tidak mau untuk mencari seorang istri. Hidupnya hanya seputar pekerjaan, dan juga keluarganya. Jangan lupakan pekerjaan sampingan el, pekerjaan itu masih tidak ada siapapun yang mengetahunya.
Hanya grandma, dan el yang mengetahuinya. El tau jika rahasia takkan tersimpan lama, suatu saat nanti keluarganya akan tau sifat buruk el. Biar saja begini, inilah cara el u tuk melindungi semua keluarganya.
__ADS_1
Menjadi mafia bukanlah hal yg mufah, banyak musuh yg selalu siap untuk membunuhnya. Hiduonya kini sungguh kelam diluar sana, namun saat dirumah. El bisa menjadi dirinya sendiri, tanpa ada topeng yang ia gunakan. Jika suatu saat nanti rahasianya terbongkar, dan semua orang menjauhinya.
Ia tak merasa keberatan, meskipun begitu. El akan tetap menjaga keluarganya, walau dengan jarak yang begitu jauh. Ia tak mau jika keluarganya terluka karnanya, ia sudah berjanji akan selalu menjaga keluarganya. Siapapun yang berani menyentuh keluarganya, maka orang itu akan habis ditangannya.