DIVA

DIVA
Six


__ADS_3

Tet tet tet!!!


Suara yg dinantikan oleh seluruh murid di sma bima sakti, mereka bergegas menuju tempat keramat untuk jin diperutnya apa lagi jika bukan kantin.


Vania dan dua org temannya pun juga ikut dlm lautan manusia yg tengah kelaparan itu, yg dihabisi oleh pelajaran yg membuat mata mengantuk.


Saat ingin mencari tempat duduk, ada suara cwo yg memanggil vania dari arah pojok kantin. Siapa lagi jika bukan seorang dion azka alfariz, yg akan selalu merecoki vania di sekolah maupun dirumah.


"duduk sana aja lah va, lagian juga kga ada tempat duduk lagi!"ucap teman cwo vania.


"bener tuh, meja juga pada penuh semua"ucap teman cwe vania.


"yaudah deh"pasrah vania.


Dion yg melihat vania berjalan ke arahnya merasa senang, dion merasa risih melihat vania yg berjalan berdampingan dgn seorang cwo.


Mereka begitu dekat, sesekali mereka juga tertawa. anehnya dion merasakan sesak dihatinya, ia tdk suka melihat vania tertawa bkn dgnnya.


"duduk sini"ucap dion.


"hm"


"ini siapa? "tanya dion.


"mereka sahabat gua"


"hai! kenalin gua Mikha pricill greesa"ucap sahabat vania.


"gua Zidan arkana wijaya, tenang lu kga perlu cemburu sama gua"sambung cwo yg mengaku sahabat vania.


"gua D**ion azka alfariz**"ucap dion.


"Kevin laksa ardius, cwo terganteng di sekolah"ucap seorang cwo yg duduk disebelah kanan dion.


"pengen ku tampol! " batin mikha.

__ADS_1


"Ardan jonatan mahendra!"sambung cwo yg disebelah kiri dion.


"kenalannya udah kan? Gua laper "ucap vania.


"biar gua pesenin aja "putus ardan


"lu apa? "tanya ardan melirik dion


"siomay sama lemon tea"


"bilang aja teh jeruk" timpal kevin


"diem lu! "ucap dion.


"salah aja tros, padahal juga gua bener"gerutu kevin.


"yg lain apa? "


"samain aja dah, biar gampang!"ucap zidan.


Setelah mendengar pesanan dari temannya ardan pergi dari meja, lirikan dion terasa menusuk ke arah zidan.


"yon, santai napa klo nglirik"ucap zidan


"buset dah yon! Vania kga diembat sama zidan. Klo diembat juga kga papa sih"timpal kevin. Dion hanya membalas ucapan kevin dgn tatapan tajamnya.


"ehe! "cengir kevin.


"lu hutang penjelasan sama kita! "ucap mikha.


"eh iya, gua aja sampe lupa"ucap zidan.


"entar aja dah, tunggu makanan dateng aja. Perut gua minta diisi ini"ucap vania.


"lah *****, tuh cwe ngomong panjang amat dah. Giliran sama gua pendeknya ngalahin org bisu. "batin dion

__ADS_1


"lah org bisu mah kga bisa ngomong ****, dih ngomong apaansih gua "lanjutnya.


"nih makanan kalian"ucap ardan yg tiba tiba muncul.


"duh makasih loh ya, perut gua udah laper bgt ini. "ucap mikha.


"hm"balas zidan.


"tuh mulut sariawan apa gimana sih, irit amat ngomongnya"batin mikha.


"sekarang kita makan, abis tuh lu baru boleh jelasin"tutur zidan.


"tumben tuh mulut bener. "timpal mikha


"makan aja sih, kga usah bacot. "ucap vania.


Mereka makan dgn sangat khidmat, jangankan bicara ngelirik temen aja kga. Saking laparnya mereka seperti tdk makan sejak 1 abad yg lalu.


Saat selesai makan ,zidan sahabat vania meminta penjelasan kpd vania. Ardan dan kevin yg mendengar penuturan dari zidan hanya menaikkan sebelah alisnya.


Vania mulai menceritakan kejadian yg ia alami dgn dion dimalam itu, dioan hanya mendengarkan cerita itu dgn bosan. Berbeda dgn respon dion keempat org itu sangat terkejut, kevin justru tersedak lemon tea nya.


Setelah mendengarnya, vania mendapat respon yg aneh. Baaimana tdk,mereka langsung menanyakan sikecil, dan ingin bertemu dgnnya.


Melihat itu vania melirik dion untuk meminta persetujuannya,dion yg mengerti lirikan dari vania hanya menganggukkan kepalanya. Pertanda bahwa ia akan setuju, dan saat pulang nanti mereka akan menuju rumah vania.


"wah yon! Sekarang lu udah jadi bapak dong!! "teriak kevin.


"tuh mulut bisa di rem kga sih! Kalo sampe ada yg tau, gua pites lu! "ancam dion.


"ehe, maap lah"ucap kevin dgn mengangkat jari telunjuk dan jari tengahnya.


"bel masuk udah bunyi"turur vania.


"kita ke kelas dulu"pamitnya.

__ADS_1


"hati hati yang! Entar pulang bareng"teriak dion.


Vania hanya mengangkat jempolnya ke atas, memberi isyarat kpd dion.


__ADS_2