
Keduanya membisu seperti tak ada lagi yang dibahas. Malam itu seakan titik terang menyatakan Rangga sedang bersedih dan saat melihat wajah yang ada di dalam foto tersebut.
Pikiran Sherina mengatakan, bahwa Rangga sudah mempunyai kekasih. Tetapi bukan waktunya untuk bertanya hal seperti itu kepada Rangga. Sang Dosen terlihat panik takut Sherina, membahas wanita yang ada di dalam foto tersebut.
Supaya tak ada pembahasan ke arah sana segera dengan cepat Rangga menyuruh Sherina untuk tidur. Karena hari sudah larut malam.
"Hari sudah larut malam, kamu tidurlah dan kembali ke kamar. Besok kamu harus berangkat pagi karena masuk kampus jam delapan pagi," ucap Rangga mencari topik pembahasan.
"Iya, Pak," jawab Sherina mengikuti perintah dari Rangga.
Sherina merasa cemburu terhadap wanita yang ada di dalam foto. Sepanjang malam Sherina tidak bisa tertidur karena memikirkan Rangga sudah mempunyai kekasih. Di dalam kamarnya wanita ini terlihat galau dan menangis di dalam keheningan malam.
__ADS_1
Ternyata apakah ini arti sebuah cinta? Hati cemburu bisa datang kapan saja, saat merasa jeles melihat seseorang terdekat menyimpan foto wanita. Entah perasaan apa yang menyelimuti Sherina malam itu, dari tidak mempunyai hati untuk Rangga menjadi jeles begini.
"Siapa wanita yang ada di dalam foto? Apakah itu pacar Pak Rangga," gumam Sherina di dalam hati, wanita itu terus membayangkan tentang Rangga.
Matanya terlihat membengkak dan sendu karena sepanjang malam menangis karena terbakar api cemburu, pada wanita yang ada di dalam foto tersebut. Sherina tidak mau ke kampus, besok pagi wanita ini berubah pikiran tidak kampus.
Kebetulan besok Rangga sedang off, setiap hari rabu sang Dosen selalu mengambil libur dan setiap libur Pak Dosen menghabiskan waktunya untuk olahraga di rumah.
Dari dalam kamar Sherina mengirim pesan singkat kepada Pak Dosen, tidak bisa mengikuti pembelajaran di kampus dengan alasan kurang enak badan.
"Pak hari ini saya tidak kampus karena kurang enak badan. Bapak juga tidak perlu ke kamar saya, untuk memeriksa apakah saya sehat saat ini. Saya sedang tidak bisa diganggu karena butuh ketenangan, aku harap Bapak bisa mengerti akan hal ini." Sherina lalu mengirim pesan singkat itu.
__ADS_1
Rangga yang sedang membaca buku di sofa kamarnya. Mendengar ada notifikasi masuk ke handphonenya, lalu pria itu membaca pesan singkat dari Sherina.
Rangga menghentikan membaca buku ditaruhnya buku itu ke atas meja. Lalu dengan baju kaos polos tipisnya, Rangga menghampiri wanita itu ke kamarnya.
Tok Tok Tok
"Pagi, Sherina. Buka pintunya saya mau berbicara sama kamu, kalau kamu tidak mau diganggu mau makan apa kamu? Kalau di dalam kamar." Terlihat wajah Rangga terlihat panik, takut penyakit Sherina kambuh lagi saat itu.
Wanita itu mendengar dari luar, bahwa Rangga memanggilnya. Tetapi Sherina masih menangis tersedu-sedu, ternyata pak Dosen sudah milik Orang lain.
Wanita itu tidak menjawab, takut suaranya ketahuan sedang menangis. Sherina lalu chat Pak Dosen dengan memohon tidak mau diganggu dulu.
__ADS_1
"Pak tolonglah jangan gedor pintu, saya sedang butuh ketenangan." Sherina lalu mengirim pesan singkat tersebut kepada Dosen Rangga.