Duda Impoten VS Janda Kembang

Duda Impoten VS Janda Kembang
Emak-Emak Nyinyir


__ADS_3

Bella masih duduk didepan rumah, menunggu kedatangan suaminya yang sampai sekarang masih belum pulang, bahkan dihubungi juga tidak diangkat oleh Aby, membuat Bella semangkin khawatir.


'' Loh Bella, suamimu masih belum pulang juga?'' tanya Bu Rami sambil duduk disamping putrinya


'' Belum buk.'' jawab nya


'' Kemana dia? apa pulang kerumah Oma Dona? terus kamu ditinggal disini, atau jangan-jangan Aby membelikan ini semua karna ingin kamu tinggal disini bersama ibu, oh astaga,, jangan sampai ini terjadi, bisa-bisa ibu tidak bisa bergaya lagi.'' ucapnya memikirkan hal yang tak penting.


'' Buk, bisa gk sih sekali saja ibu itu memikirkan aku?


'' Maksud kamu apa? bukankah selama ini ibu dan bapak selalu memikirkan kamu? kalau tidak, bagai mana mungkin kamu bisa menikah dengan Aby.'' ucap Bu Rami, Bella yang mendengar hanya memutar bola matanya malas, ia tau sebenarnya ucapan ibunya itu bermakna ganda, dan menurut Bella, hanya untuk kepentingan ibu saja, bukan untuk diri nya.


'' Ini sudah hampir jam dua belas malam, sebaiknya kita masuk, tidak baik angin malam buat kesehatan kamu, sudah kamu jangan cemas, palingan sebentar lagi Aby juga pulang.'' ucap Bu Rami, dan benar saja, baru selesai wanita itu bicara terlihat mobil milik Aby memasuki halaman rumah orangtuanya Bella


'' Nah tu dia, benarkan ibu bilang? kamu nya saja yang terlalu berlebihan, baru juga beberapa jam suami gk pulang kamunya udah kayak cacing kepanasan, apa lagi ibu yang kadang sering ditinggal bapakmu selama berhari-hari, ibu biasa aja.''


Ya beda lah buk, bapak kan gk pulang karna takut ibu marah karna kalah bermain judi, makanya dia gk pulang.'' ucapnya, dan tentu saja itu hanya ia ucapkan didalam hati.


Terlihat Aby keluar dari mobilnya dan melangkah menuju teras rumah, baru saja pria itu ingin menjelaskan semuanya tiba-tiba Bella berlari menuju kearahnya


Buuukkk...


Bella menubrukan tubuhnya pada tubuh suaminya, memukul tubuh suaminya untuk menyalurkan rasa kesalnya.'' Kamu kemana saja mas? kenapa baru pulang? bukannya kamu bilang hanya sebentar? dan kenapa kamu juga gk angkat telpon dariku hah? kamu tau aku sangat mencemaskanmu, hiks..hiks..,'' Bella menangis sambil meracau kesal pada suaminya, meluap kan rasa kekesalan nya pada Aby yang tidak memberikan kabar padanya.

__ADS_1


'' Maaf tadi dijalan ban mobil mas tiba-tiba pecah, dan mas harus menunggu montir dulu.'' jelas nya


'' Tapi kenapa mas gk kasih kabar sama aku? dan kenapa mas gk menghubungiku?'' ucapnya lagi


Aby tidak menjawab, ia hanya mendekap tubuh istrinya itu, entah kenapa ada perasaan yang tak biasa, yang ia rasakan, Aby merasa sesak didadanya melihat Bella menangis karnanya.


'' Sudahlah Bella, gk usah nangis lagi, kan nak aby sudah pulang, jadi jangan nangis lagi.'' ucap Bu Rami, menasehati putrinya


'' Asal kamu tau nak Aby, sejak tadi sore Bella selalu mencemaskanmu, dia takut terjadi sesuatu pada suaminya, apa lagi saat kamu tidak menghubunginya, anak ibu ini semangkin gelisah sepertinya dia sudah mulai jatuh cinta deh sama nak Aby.'' ucap Bu Rami membuat Bella menjadi salah tingkah, apa lagi saat suaminya itu terlihat menatap kearahnya karna ucapan sang ibu


'' Benarkah apa yang diucapkan ibumu?'' tanya Aby sambil mencoba menatap wajah Bella yang saat itu semangkin membenamkan wajahnya didada bidang suaminya, ia belum siap untuk menjawab pertanyaan Aby, sebenar nya yang dikatakan ibunya itu Bella tidak membenarkan, atau pun menyangkalnya, karna ia sendiripun tidak tau apakah yang dirasakannya itu adalah cinta, atau tidak, yang jelas saat ini perasaannya lega karna orang yang ia khawatirkan sejak tadi ternyata baik-baik saja.


***


'' Apa mas yang beli semua barang-barang ini?'' tanya Bella sambil menunjuk tempat tidur baju yang ada dikamar nya, bukan hanya tempat tidur, satu set lemari beserta kaca hiasnya, juga sudah terpajang indah didalam sana, belum lagi dikamar sang ibu, dan diruang tamu, semua barang yang ada didalam rumahnya terlihat baru, sedangkan barang yang sudah tidak layak diletakan dihalaman belakang, tepatnya didalam gubuk kecil yang bisa dikatakan seperti gudang


'' Iya, karna menurut mas yang lama sudah tidak layak, memangnya kamu tidak sakit tidur diatas tempat tidur itu? mas saja tubuhnya sakit, bahkan bangun tidur badan mas pada pegal semua '' ucapnya membuat Bella langsung memajukan bibirnya satu senti.


'' Yayaya,, bagi kalian orang kaya mudah membeli apapun, tapi bagi kami yang dari kalangan rendahan, sudah sangat terbiasa akan hal itu, tidur beralaskan tikar juga sudah biasa.'' ucap yang tiba-tiba sedih saat mengingat saudara-saudaranya yang ada disekitar rumahnya dulu, sebelum mereka pindah keperumahan tersebut, ya, keluarga Bella dulu pindah dari kampung sebelumnya, karna kedua orangtuanya terlilit hutang, dan terpaksa menjual seluruh harta benda mereka untuk melunasinya, sisa uang dari penjualan itu mereka belikan kembali pada rumah yang mereka tempati saat ini.


'' Maaf bukan maksud mas membuat kamu sedih, mas hanya ingin kamu dan keluargamu hidup layak.'' ucap Aby


'' Iya, aku faham maksud mas kok, Oya tadi dokter Rio menghubungi mas Aby karna mas sedang mandi jadi aku yang angkat, gpp kan mas?'' tanya Bella takut jika suaminya itu akan marah

__ADS_1


'' Lalu dia bilang apa?'' tanya Aby tanpa menjawab pertanyaan Bella


'' Dia hanya ingin mengingatkan jadwal pengobatannya mas Aby dua hari lagi.'' jawab Bella


'' Hanya itu?'' tanya Aby tak yakin


'' Iya, memangnya apa lagi mas?


'' Oh, ok.'' jawabnya singkat, membuat Bella mengerutkan keningnya, hanya saja ia tak lagi menanyakannya.


Keesokan paginya tepat pukul enam pagi, terlihat Aby sedang berolah raga dihalaman rumah, merentangkan otot-otot yang terasa kaku, saat Aby terlihat sibuk dengan kegiatannya, terlihat ada segerombolan ibu-ibu yang baru pulang dari warung untuk membeli sayuran, serta ikan dan keperluan dapur lainnya, melihat pria tampan membuat sebagian mata mereka berbinar, apa lagi saat itu Aby hanya menggunakan kaos hingga membuat tubuh sixpack nya tercetak jelas dari balik kaos tersebut, membuat mereka semangkin betah melihatnya


'' Eh buibu, itu kan menantunya Bu Rami ya? yang katanya orang kaya itu.


'' Kayaknya iya deh, wah beruntung sekali si Bella dapat dia, udah tampan, kaya lagi, padahal Bella janda tiga kali, tapi kok dia mau ya sama Bella?


'' Iyaya, jangan-jangan dia dipelet lagi,'' sambung yang lainnya.


'' Huss, jangan bicara sembarangan buk, nanti jatuhnya fitnah.'' ucap satu orang ibu lagi.


Palingan juga gk akan lama pernikahan mereka, apa lagi Bu Rami dan pak Joko itu kan gila harta, pasti pasti juga bentar lagi hartanya habis diporotin oleh mereka.'' begitulah ucapan demi ucapan yang keluar dari mulut ibu-ibu tersebut, ada yang iri dan ada juga yang tidak terlalu perduli.


Next

__ADS_1


__ADS_2