Duda Impoten VS Janda Kembang

Duda Impoten VS Janda Kembang
Bertemu Mantan Dikantor Aby


__ADS_3

Aby duduk disebelah istrinya, ia menyingkirkan rambut yang menutupi wajah cantik Bella, yang mulus tanpa noda. Bella yang merasa terusik langsung membuka matanya.'' Mas Aby?'' ucapnya pelan dengan suara sedikit serak


'' Bella kamu disini? kenapa kamu gk bilang kalau mau datang?'' ucap Aby


'' Tadinya mau buat kejutan sama kamu mas, eh gk taunya ternyata sangat sulit ya? buat ketemu sama bos besar, musti buat janji dulu.'' sindirnya


'' Tau gini tadi aku bilang dulu kalau mau datang kekantor, lagian aku tuh udah menghubungi mas Aby, tapi kenapa panggilanku gk dijawab sih?'' sambungnya lagi.


'' Oya, masa sih? kok ponsel saya gk bunyinya?'' ucapnya sambil merogoh ponsel disaku celana nya.


'' Astaga, tenyata mode silet, maaf ya?'' sesalnya


'' Yasudah lah, kalau gitu aku pulang saja, lagian kan pasti mas Aby sudah makan siang kan?' tanya Bella pada sang suami


'' Siapa bilang? yuk keruangan saya, kita makan disana saja!" ajaknya sambil membawa rantang makanan yang tadi sempat dibawa oleh istrinya. Namun baru beberapa langkah mereka berjalan tiba-tiba terdengar suara seseorang memanggil mereka


'' Pak, buk tunggu sebentar.'' ucapnya yang tak lain adalah Sinta


'' Ada apa kamu memanggil kami?'' tanya Aby dengan nada dingin, membuat Sinta menelan ludahnya susah payah, ia tau jika bosnya tersebut pasti sedang marah padanya karna perlakuan yang kurang mengenakan nya tadi pada istrinya.


'' Eem buk, maaf kan saya, karna tadi tidak membiarkan ibu untuk bertemu dengan pak Abymana, saya tidak tau kalau ibu adalah istri dari bos perusahaan ini, maaf bu, sekali lagi saya minta maaf, tolong jangan pecat saya.'' ucapnya penuh permohonan.


'' Tidak apa-apa, saya tidak menyalahkan kamu mba, lagi pula kamu hanya melakukan tugas kamu sebagai karyawan, tapi saya harap lain kali jika ada yang ingin bertemu dengan atasan, kamu harus memberitahukannya terlebih dahulu pada atasan, jangan mengambil keputusan sendiri seperti tadi.'' ucap Bella bijak sana, membuat Aby merasa kagum pada istri nya tersebut, coba kalau Lisa mungkin jalannya sudah berbeda, karna jika Lisa diperlakukan seperti itu pada ia langsung meminta Aby untuk memecat karyawan nya tersebut tanpa alasan yang jelas.


'' Jadi ibu memaafkan saya?'' ucapnya dengan pandangan penuh harap

__ADS_1


'' Iya, hanya saja ingat kata-kata saya tadi, jangan langsung mengusir orang jika ia ingin bertemu dengan atasan kalian, siapa tau itu penting.'' ucapnya


'' Iya buk saya mengerti, terimakasih banyak buk, karna sudah berbaik hatimu tuk memaafkan saya.'' ucapnya merasa bersyukur


'' Tunggu!! tadi kamu bilang apa Bella? kamu diusir sama Sinta?benar begitu Sinta?'' tanya Aby yang merasa tidak terima jika memang istrinya diusir dari kantor oleh karyawannya sendiri.


'' I-itu,, maaf pak tadi saya hanya---,, Sinta yang ketakutan tak berani menatap wajah bosnya tersebut, ia bahkan menggantung kalimatnya, karna takut jika ia berkata yang sebenarnya pasti dirinya akan langsung dipecat, tipis sudah harapan Sinta untuk tetap kerja di perusahaan bonafit seperti ini


'' Sinta kamu sungguh keterlaluan, berani sekali mengusir istri saya, besar sekali nyali mu,, mulai sekarang kamu saya berhentikan dari perusahaan ini, silahkan ambil gajimu, dan tinggalkan segera tempat ini.'' ucapnya tegas


'' Pak tolong jangan pecat saya pak, buk, tolong jangan pecat saya, saya adalah tulang punggung keluarga tolong pak, buk,'' ucapnya yang terus memohon.


'' Mas tolong jangan pecat dia kasihan mas.'' ucap Bella pada suaminya tersebut


'' Tapi dia sudah mengusir kamu.'' jawab Aby yang belum terima


'' Baiklah saya tidak akan memecat mu Sinta, dan ini juga pelajaran buat kalian, yang berani membuat istri saya terlantar seperti tadi.'' ucap Aby mengumumkan pada hampir semua karyawannya yang berdiri disana, setelah mengatakan itu Aby langsung mengandeng tangan Bella menuju ruangan nya. Saat didalam lift Bella terus memperhatikan tangannya yang terus digandeng oleh suaminya tersebut.


Gk apalah kalau tadi sempat diusir oleh resepsionis, yang penting aku dapat perhatian sama suami


Batinnya sambil tersenyum


'' Kenapa kamu senyum-senyum begitu?'' tanya Aby, yang tiba-tiba menoleh Bella, membuat wanita itu tersenyum malu, Bella tidak langsung menjawab, namun ia hanya mengangkat tangannya dan tangan Aby yang masih saling menggenggam.


'' Hanya karna ini?'' ucap Aby sambil menunjuk tangan mereka dengan bibir yang sedikit ia majukan kedepan, melihat itu membuat Bella sangat gemas, dan tanpa aba-aba wanita itu langsung menyambar bibir tebal nan sek*si milik Aby

__ADS_1


Cup


Mata Aby melotot seketika saat mendapatkan serangan mendadak, dan itu membuat seketika jantung nya berdetak dengan kencang


Deg-deg-deg


Bella mengecup bibir bawah suaminya dengan lembut, Bella yang merasa tak ada respon dari suaminya itu langsung melepas ciuman nya, namun baru saja ia hendak menjauhkan bibirnya, Aby langsung menahan tengkuknya, untuk memperdalam cium*an mereka, membuat rantang yang ada ditangan Bella seketika terjatuh, wanita itu mengalungkan tangannya dileher suaminya, sementara Aby masih menahan tengkuk Bella dengan satu tangannya dan tangan satunya lagi ia gunakan untuk memeluk pinggang sang istri.


'' Mas,'' panggil Bella dengan suara yang mulai berat, Aby yang paham akan hal itu berniat membawa istrinya itu kedalam ruangannya setelah pintu lift terbuka, namun saat pintu mulai terbuka bersamaan itu terlihat seseorang yang berdiri didepan pintu lift tersebut membuat ga*irah Bella yang tadinya bangkit, tiba-tiba Kembali Padam karna melihat orang yang ada dihadapannya


'' Bang Toni.'' gumam Bella pelan namun masih bisa terdengar oleh Aby


'' Kamu mengenal Toni?'' tanya Aby dengan kening berkerut, merasa penasaran


'' Dia mantan suami aku mas.'' jawab Bella sambil menatap kearah suaminya, ia ingin melihat reaksi Aby saat ia berkata jujur pada suaminya itu, ia tak ingin ada yang ditutup-tutupi dari suaminya tersebut


'' Hai Bella, sapa Toni sambil tersenyum membuat Aby mengepalkan tangannya karna merasa tak dihormati oleh pegawainya sendiri,


'' Ekhem..'' Aby berdehem kuat membuat Toni langsung tersadar, jika bosnya tersebut juga berada disana.


'' Pak.'' sapanya sambil tersenyum


'' Ayo'' ajak Aby sambil melangkah keluar dari lift tersebut, yang diikuti oleh Bella dibelakangnya, namun baru dua langkah mereka berjalan tiba-tiba Toni memanggil Bella, membuat Bella dan Aby langsung menoleh kearah nya


'' Ya bang Toni, ada apa??

__ADS_1


Next


__ADS_2