Duda Impoten VS Janda Kembang

Duda Impoten VS Janda Kembang
Rencana Menyusul Saka


__ADS_3

Saat ini Sasa terlihat sedang mondar mandir didepan pintu kamarnya, ia bingung harus berbuat apa saat ini, yang ada dalam pikirannya hanyalah Saka, bahkan saat Alex menghubunginya, ia tak ingin menerimanya panggilannya sama sekali, Bella yang baru keluar dari kamarnya mengerutkan dahi kala melihat Sasa seperti orang kebingungan.


'' Sasa kamu kenapa mondar-mndir seperti itu? apa ada masalah?'' tanya Bella, sebelumnya memang keduanya tidak pernah saling dekat satu sama lain, karna memang Sasa yang selalu menjaga jarak dengan Bella, sebab Sasa mengira jika Bella menikah dengan abangnya hanya karna harta.


'' Bukan urusan kamu.'' jawab Sasa sambil membukanpintu kamarnya, namun saat ia hendak masuk kedalam kamarnya, kata-kata Bella seketika menghentikan langkahnya


'' Apa ini ada hubungannya dengan Saka?'' ucapnya membuat Sasa seketika langsung menoleh kearahnya


'' Jangan sok tau kamu, urus saja Abang saya, dan jangan urusin orang lain.'' jawabnya ketus, namun Bella tidak sakit hati mendengarnya, karna ucapan Sasa sama sekali tak menyinggung perasaannya, karna Bella sebelumnya sudah sangat biasa mendengar kata-kata seperti itu sebelumnya dari orang lain yang memang tak menyukai nya.


'' Sasa saya bukan sok tau, tapi karna memang saya tau kamu memiliki perasaan sama dia, karna memang saya pernah secara tidak sengaja mendengar pembicaraan kalian.'' ucap Bella membuat Sasa tak bisa mengatakan apapun lagi.


'' Terus, apa setelah tau, kau juga akan memberitahukannya sama bang Aby?'' sambung nya pada Bella, sejujurnya Sasa takut jika sampai abangnya itu tau, pasti Abang nya itu tak akan menyukainya


'' Kamu tenang saja, jik memang saya ingin mas Aby tau, pasti itu sudah sejak lama saya katakan, kita sama-sama perempuan dan saya bisa mengerti perasaanmu sekarang.


''.Kau tak akan mengerti perasaanku, karna kau tidak pernah merasakannya.'' ucap Sasa yang masih saja ketus padanya

__ADS_1


'' Saya memang tidak pernah merasakannya, tapi saya bisa bantu kamu,,mungkin, kasih masukan misalnya.'' ucap Bella


'' Masukan? apa? lagian kan tidak ada gunanya juga kamu kasih saya masukan, toh orangnya juga sudah tidak ada lagi dirumah ini.


'' Maka itu, saya sarankan kalau kamu memang cinta sama Saka, kamu harus perjuangkan, kejar dia dimana pun dia berada.'' ucap Bella


'' Tapi bang Aby dan Oma bagai mana?'' tanya Sasa bimbang


'' Kamu tenang saja, kalau masalah mas Aby dan Oma biar saya yang atur.'' ucap nya lagi


'' Kamu yakin?


'' Tapi alamat tempat tinggal Saka yang dikampung saya tidak tau.


'' Nih.'' ucap Bella sambil memberikan secarik kertas pada adik iparnya tersebut


'' kau memilikinya?'' tanya Sasa tak percaya

__ADS_1


'' Tentu, ini sudah saya persiapkan dari jauh hari.'' jawab Bella


'' Terimakasih kakak ipar.'' ucapnya sambil tersenyum, yang dibalas Bella dengan senyuman pula


***


Terlihat saat ini bela dan oma Dona sedang berada diruang keluarga, mereka sedang menonton acara televisi.'' Bella bagai mana? apa Sasa akan menyusul Saka kekampung halamannya?'' tanya Oma Dona, yang memang sebenarnya Oma Dona lah yang sudah merencanakan semuanya, walau pun sebenarnya Bella juga sudah tau jika Sasa mencintai Saka, namun Oma Dona yang menyuruh Bella agar mau membujuk Sasa, agar ia memperjuangkan cintanya pada Saka.


'' Sepertinya begitu Oma.'' jawab Bella sambil melihat Sasa yang baru menuruni anak tangga terlihat gadis itu membawa tas yang cukup besar.


'' Sasa kamu mau kemana sayang membawa tas sebesar itu?'' tanya Oma basa-basi padahal ia sudah tau kemana tujuan cucu kesayangannya tersebut


'' Mmm, itu oma, Sasa...,,


' Sasa katanya mau nginap dirumah temannya Oma, iya kan Sasa?'' ucap Bella yang memotong ucapan gadis itu


'' Iya oma, itu benar.'' sambung nya berbohong,

__ADS_1


Next


__ADS_2