Duda Impoten VS Janda Kembang

Duda Impoten VS Janda Kembang
Keraguan Aby


__ADS_3

Saat ini Aby masih diam tak menjawab ucapan Bella, karna pria itu masih teringat ucapan Lisa padanya tadi siang, yang mengatakan jika istrinya pasti akan memiliki simpanan untuk memuaskan nafsunya, sakit rasanya jika mengingat itu, apa lagi sampai itu benar-benar terjadi, ia tak tau apa yang akan terjadi dengan pernikahan mereka,, maka dari itu Aby memutuskan mulai menjaga jarak dengan istrinya itu, ia tak ingin kembali terperosok kedalam lubang yang sama, apa lagi kalau sampai ia jatuh cinta pada Bella, pasti akan lebih menyiksanya.


'' Mas Aby katakanlah sesuatu! jangan diam saja, kalau aku salah, coba katakan apa kesalahanku, karna aku merasa sikap mas Aby berubah semenjak mas pulang dari kantor, bukan karna masalah tadi saja kan?'' tanya Bella, yang masih melihat suaminya hanya diam.


'' Kamu tidak salah, saya yang salah karna telah menerima pernikahan ini, dan maaf karna Oma saya, membuatmu terpaksa menikah dengan saya,'' ucapnya sambil menatap mata wanita itu, saat ini Bella sedang duduk diatas tempat tidur, begitu pula dengan Aby, dengan jarak setengah meter.


'' Mas, bukankah kita sudah pernah membicarakan masalah ini sebelumnya? dan aku menerimamu dengan segala kekuranganmu, mungkin awalnya aku terpaksa menikah dengan mas Aby, karna memang kita tidak saling mengenal sebelumnya, tapi setelah menjalani selama beberapa minggu ini, aku merasa nyaman tinggal bersama mu mas, ok aku tidak munafik, jika aku menikah memang karna harta, mas tau kan gimana sifat orangtua ku? mereka menikahkan ku karna uang, awalnya aku merasa jika mereka telah menjual ku, tapi setelah aku tau keluarga dari calon suamiku, perlahan aku mulai menerimanya, walaupun diantara kita belum ada rasa cinta, setidaknya kita masih memiliki rasa perduli satu sama lain, jadi mas Aby, ku mohon kita bisa memulai nya dari awal, aku akan belajar mencintai mas, dan kuharap begitu pun juga dengan mas Aby.'' jelas Bella sambil menatap pada suaminya penuh harap.


'' Kau yakin dengan ucapanmu itu? karna saya sendiripun tidak yakin, pada diri saya, karna saya tidak bisa memenuhi kebutuhan batin mu, mungkin secara materi saya bisa memberikanmu harta berlimpah, tapi apa kau akan bisa bahagia hanya dengan itu? tidak kan?'' ucap Aby terdengar frustasi


Bella menggeser duduknya agar lebih dekat dengan suaminya, lalu menggenggam tangan suaminya, dan Aby sama sekali tak menolaknya.'' Mas, aku menerima segala kekuranganmu, memang sebagai wanita aku membutuhkan kehangatan diatas ranjang, namun semua itu didapatkan tidak hanya bisa dilakukan dengan penyatuan dua tubuh saja kan? aku masih bisa merasakan nya dengan cara lain, dan itu sudah pernah kudapatkan dari mu mas.'' ucap Bella sambil menatap mata suaminya, Aby balas menatap netra milik istrinya, mencari kebohongan disana, namun ia tak menemukannya.

__ADS_1


'' Bella, saya mohon jangan berikan saya harapan palsu, karna saya tidak yakin dengan diri saya sendiri, kau butuh penyatuan, begitu pulan saya,, tapi masalahnya, saya tidak bisa me---, Bella langsung membungkam mulut suaminya dengan ciumannya, ia tak ingin suaminya itu terus- menerus seuzhon pada dirinya sendiri.


Bella melepaskan ciuman mereka.'' Mas, kamu harus yakin, dengan diri mas sendiri, dan jangan pernah merasa pesimis, aku yakin mas bisa sembuh, bukan kah dokter Rio sering mengatakan itu? dan itu akan segera terjadi kalau aku sering menyentuh dan mengurutnya mas.'' ucap Bella sambil tersenyum menggoda membuat Aby seketika menjadi salah tingkah.


Dengan berani, dan tanpa malu lagi Bella langsung menyentuh milik Aby dari luar, membuat pria itu langsung tersentak kaget,'' Be-bella.'' panggilnya lirih


'' Suutt, mas diam saja, biar aku yang melakukannya, mas cukup menikmati pijatan dan juga rangsa*ngan yang kuberikan untuk mas Aby.'' ucapnya berbisik ditelinga pria itu membuat Aby menelan ludahnya kasar. Bella menji*lat cuping telinga Aby, membuat bulu kuduknya meremang, tangan sang istri masih membelai, memanjakan pusaka sang suami yang masih tertidur dengan lelapnya, didalam sangkar, Bella mengecup bibir suaminya, disaat Aby akan membalas nya, dengan sengaja Bella melepaskan ciu*man tersebut, membuat Aby menggeram.


Bella berjongkok diantara kedua paha Aby, merenggangkan sedikit kedua kaki pria itu, perlahan Bella mulai membuka tali pinggang yang melingkar di pinggang suaminya itu, lalu mulai melepasnya, Aby terus memperhatikan apa yang dilakukan oleh istrinya itu, dengan hati yang berdebar, saat Bella ingin memasukan tangannya didalam celana suaminya, tiba-tiba Aby langsung menahannya, membuat Bella langsung menatap kearahnya.


Aby menatap istrinya dengan ragu-ragu, Bella paham arti tatapan suaminya tersebut, ia pun langsung tersenyum, Bella tau suaminya itu mungkin sedikit merasa malu padanya, karna miliknya masih belum bereaksi, namun Bella tak menyerah, ia akan membangunkan dengan perlahan, hingga sampai pusaka tersebut bangkit dari tidurnya. Bella mulai melucuti semua kain yang menempel ditubuh suaminya tersebut, hingga kini tak ada satu kain pun yang melekat ditubuhnya, begitupun dengan dirinya, namun Bella masih menyisakan sepasang dala*man miliknya saja.

__ADS_1


Tangan lentik wanita itu terus bergerilya keseluruh tubuh yang ia kehendaki, sedangkan Aby sendiri hanya pasrah, karn setiap ia ingin mengambil alih permainan, Bella selalu mencegahnya, Aby terus menikmati permainan istrinya, bahkan terdengar suara leng*uhan dari bibir pria tampan tersebut.


' Aakkhh,, Bella.'' Aby menyebut nama istrinya dengan mesra, saat merasakan miliknya dihis*ap kuat oleh mulut sang istri. Hampir lima belas menit wanita itu berkaraoke, hingga merasakan tiba-tiba mulutnya terasa penuh dan sesak, Bella pun langsung menyudahi karaokenya.


' Mas dia bangun,'' ucap Bella sambil tersenyum, bahkan wanita itu berdecak kagum saat melihat milik suaminya yang besar dan panjang tersebut, Melihat milik suaminya yang tegak berdiri, Bella pun tak menyia-nyiakan nya, dengan cepat ia langsung membuka sisa kain yang menempel ditubuhnya, ia tak ingin pusaka milik suaminya itu kembali layu sebelum ia menikmatinya, dan kali ini Bella tak akan membiarkan itu terjadi.


Melihat istrinya polos didepan matanya, Aby langsung bangkit dari tidurnya, dan balik menyerang sang istri, dengan na*fsu yang sudah memuncak,'' Mas jangan terburu aku milikmu dan tidak akan yang orang lain yang akan menikmatinya selain dirimu, jadi lakukan saja perlahan, agar kita bisa sama-sama menikmatinya.'' ucap Bella sambil tersenyum, tanpa menjawab Aby pun menyetujuinya dan langsung kembali melancarkan aksinya.


Suara merdu yang keluar dari bibir Bella, terus terdengar ditelinga Aby, membuat dirinya semangkin tidak tahan lagi untuk tidak melakukannya,'' Mas ayo cepat masukin aku!!" ucap Bella yang sudah tidak tahan kagi, sejak tadi ia terus menantikan penyatuan mereka, ia takut jika milik suaminya akan kembali layu sebelum akhirnya mereka menyatukan diri.


Next

__ADS_1


Kira-kira milik Aby akan kembali layu gk ya😁


komen dong,,, sepi amat, gk ada yang komen 😌


__ADS_2