Duda Impoten VS Janda Kembang

Duda Impoten VS Janda Kembang
Madu Berkasiat


__ADS_3

Saat ini Aby dan Bella sedang dalam perjalanan pulang, setelah sebelumnya sempat berkonsultasi dengan dokter Rio." Mas ini beneran jamunya sangat berkhasiat?" tanya Bella sambil memperhatikan jamu yang ada ditangannya.


" Bukan Jamu, tapi madu, dan mudah- mudahan saja, kita kan belinya mahal, dan semoga gk mengecewakan." ucap Aby.


Sebelumnya dokter Rio juga menyarankan untuk Aby, agar mengkonsumsi madu herbal, karna madu sangat berkhasiat untuk meningkatkan stamina tubuh, lagi pula madu yang diberikan Rio memang adalah madu khusus yang dipesan untuk membantu pengobatan alat tempur pria.


" Oya sebenarnya sejak tadi ada yang menggangu pikiran mas, tadinya mas tidak mau membahasnya karna mas pikir itu adalah masa lalunya kamu," ucap Aby, dan sepertinya Bella cukup paham kemana arah pembicaraan suaminya itu.


" Apa ini tentang bang Toni?" tebaknya, membuat Aby langsung menoleh kearahnya, namun hanya sebentar, karna ia harus kembali fokus pada jalanan yang ada didepannya saat ini.


" Wah, kamu bisa langsung tau, apa itu artinya kamu juga sedang memikirkannya?" tanya Aby dengan tatapan sinis


Oh astaga, kenapa tatapan serem amat ya?


Batin Bella


" Kalau mas boleh tau dia suami kamu yang keberapa?" tanya Aby lagi


" Dia suami aku yang pertama mas." jawab Bella mendengar itu spontan Aby langsung mengerem mendadak, membuat kepala Bella hampir saja terbentur dashboard mobil, " Mas kamu apa-apaan sih? kenapa berhenti tiba-tiba? untung saja kepala aku gk kejedut." protesnya


" Maaf, mas hanya sedikit kaget saja, kamu gk apa-apa kan?" ucap Aby

__ADS_1


" Aku gk apa-apa kok mas, lagian kenapa juga kaget mas? bukankah mas sudah tau, jika aku sudah pernah menikah sebelumnya?" tanya Bella


" Entahlah, mas merasa kesal aja mendengar nya," ucapnya


" Mas, dia hanyalah bagian dari masa lalu aku, dan aku juga sudah melupakannya, toh yang ku tau dia juga sudah menikah lagi, kan yang terpenting sekarang aku hanya milik mas seorang." ucapnya sambil tersenyum, membuat Aby juga ikut tersenyum.


Sedangkan ditempat lain terlihat seorang pria sedang melamun sambil menatap keluar jendela rumahnya


Apa Bella sekarang sedang menjalin sebuah hubungan dengan atasanku? pantas sih jika dia mencari yang lebih kaya, setidaknya kedua orangtuanya tak akan kembali menyuruhnya untuk berpisah dengan suaminya nanti, karna pak Aby adalah orang yang sukses, dan pasti dia bisa memberikan semua yang ibu dan bapaknya Bella inginkan, tidak sepertiku dulu.


Batinnya, dan dia adalah Toni, suami pertama Bella, yang terpaksa harus menceraikan Bella dulu, karna tak sanggup terus dipojokan oleh Bu Rami dan pak Joko, karna tak bisa memenuhi keinginan kedua orangtua Bella


***


" Ck, gadis itu kenapa sih harus secantik itu? lagian kenapa juga dia harus menunggu Saka pulang dari mesjid, bukannya nunggunya didalam saja," gerutunya dan dia adalah Bu Retno, dan gadis yang ia maksud adalah Sasa,


Flash back


Saat ini Bu Retno sedang berada diwarung untuk membeli kopi dan juga sabun, terlihat disana juga ada beberapa ibu-ibu yang sedang berbelanja." Oya bu Retno, ngomong-ngomong, siapa gadis cantik yang ada dirumah ibu itu? apa dia calonnya Saka?" tanya salah satu ibu


Namun saat Bu Retno hendak menjawabnya, seorang ibu-ibu langsung memotongnya." Ya bukanlah buk, kan Saka sudah punya calon pilihan Bu Retno, Tika." sambung ibu tersebut, membuat Bu Retno hanya bisa menggelengkan kepala

__ADS_1


" Oh, iyaya terus siapa dong Bu Retno? cakep banget loh, kan gk mungkin kan yah,, kalau itu saudaranya Bu Retno, secara kulitnya jauh berbeda, gadis itu putih nya pake banget." ucap nya lagi, membuat Bu Retno sedikit menahan geram mendengar.


" Apa mungkin itu pacarnya Saka ya Bu, yang ada dikota? terus dia nyusul Saka kesini untuk menggagalkan pernikahan nya? wah kalau saya jadi Bu Retno, saya pasti akan lebih memilih dia, udah baik, lembut lagi bahasanya, tubuhnya harum gk kayak kita bau bumbu dapur." ucap ibu itu lagi


" Memangnya kalian tau dari mana kalau dia orangnya baik dan lembut? tanya Bu Retno penasaran, perasaan bu Retno, dia tidak pernah melihat Sasa berinteraksi dengan ibu- ibu ini.


" Ya tau lah, kan waktu dinikahan Eva kami sempat ngobrol, orangnya ramah, saya sih mau banget kalau dia jadi mantu saya, sayang anak saya sudah nikah." ucapnya


" Saya juga mau punya mantu bening gitu Bu, tapi dia mana mau sama anak saya yang pemalas itu." sambung salah satu ibu lagi, Bu Retno yang tak ingin meladeni akhirnya memilih pulang setelah ia membeli semua kebutuhan dapur.


Flash back and


Sasa menoleh begitu merasa ada orang yang duduk disampingnya.'' Bu Retno.'' ucapnya sambil tersenyum tipis


'' Katakan apa yang kau lihat dari anakku? hingga kau bisa jatuh cinta padanya?'' tanya Bu Retno tiba-tiba


'' Saya juga tidak tau bu, perasaan itu datang dengan sendirinya, tapi yang jelas, saya kagum dengannya, dia sosok yang pekerja keras, dia jujur dan tidak pernah melakukan kesalahan sedikitpun selama bersama kami, dia selalu menjagaku dari bahaya setiap kami bersama, dan saya merasa jika saya tidak bisa jauh darinya, saya merasa hampa jika tidak ada dia bersama saya.'' ucapnya pelan diakhir kalimat, Sasa melipat bibirnya kedalam, untuk menghilangkan rasa cemas dihatinya.


'' Apa yang dikatakan Saka tadi sore padamu?'' tanya Bu Retno lagi


'' Seperti biasa, dia menolakku, dia selalu mengatakan hal yang menurutku tidak masuk akal, karna dia selalu bilang kalau dia tidak pantas untukku, yang seperti ibu bilang tadi siang, hanya karna masalah status ekonomi, padahal saya sama sekali tidak mempermasalah kan itu, saya tidak peduli tentang pekerjaannya yang hanya seorang asisten, saya juga tak perduli dia tidak mempunyai apapun, karna yang saya mau itu dia, hanya dia bu, jiwa dan raganya, tapi sepertinya dia memang tidak menginginkan saya, dan jika hanya saya yang berjuang sendiri juga buat apa? jika dia memang menginginkan saya untuk pergi dari sini, maka saya akan pergi.

__ADS_1


next


__ADS_2