Duda Impoten VS Janda Kembang

Duda Impoten VS Janda Kembang
Sosok Lisa


__ADS_3

Bella kembali melihat penampilan wanita dihadapannya, ia menebak-nebak, siapa sebenarnya wanita yang ada dihadapannya saat ini, wanita yang menurut Bella cukup cantik, elegan, sepertinya juga dari kalangan berada, begitulah yang ada dipikiran Bella


Sebenarnya dia siapa? kenapa dia mencari mas Aby?


Batinnya bertanya-tanya


'' Sebenarnya anda ini siapa ya? kenapa anda mencari suami saya??'' tanya Bella, ucapan yang keluar dari bibir Bella, membuat wanita itu terkejut, dan ekspresinya saat memandang Bella berubah menjadi semangkin sinis


'' Haha..,,apa? istri?? kau bercanda?'' tanya nya sambil tertawa meremehkan, membuat Bella semangkin mengerutkan keningnya


'' Bercanda? siapa juga yang bercanda? saya memang istri mas Aby.'' ucap Bella lagi


'' Apa? jadi benar kau istrinya? astaga kenapa selera Aby jadi seperti ini.'' ucapnya sambil memperhatikan penampilan Bella.


'' Seperti apa maksud anda?'' tanya Bella karna merasa wanita yang ada dihadapannya itu seolah merendahkannya


'' Kamu itu lebih pantas menjadi pembantu disini, dari pada harus menjadi istrinya, gk level banget, cewek kampung.'' ucapnya menghina Bella


'' Apa kau bilang? heh dengar ya! saya memang berasal dari kampung, tapi sepertinya saya lebih bisa menghormati orang lain dari pada anda, yang berpenampilan seperti orang terhormat, tapi kelakukan lebih dari orang kampung, yang tidak berpendidikan.'' ucap Bella balas menghina wanita tersebut.


'' Kau? berani-beraninya menghina saya seperti itu, saya tidak akan memaafkan kamu!" ucapnya marah, dan hendak menyerang Bella, Saka yang baru sampai langsung berlari untuk mencegah niatan wanita itu untuk mencelakakan istri dari tuannya tersebut


'' Berhenti! nona Lisa! apa-apaan anda ini? kenapa anda ingin melukai nona Bella?'' ucap Saka sambil menatap pada wanita yang bernama Lisa tersebut.


'' Kau yang apa-apaan? kau itu disini hanya asisten, dan itu sama artinya dengan babu, jadi jangan coba ikut campur!" sentaknya pada Saka

__ADS_1


'' Terserah anda, mau bicara apa tentang saya, yang pasti tugas saya disini untuk melindungi semua majikan saya dari orang-orang seperti anda.'' ucapnya sarkas


'' Kau? berani-beraninya bicara seperti itu pada saya, hanya karna wanita kampungan ini? dengar Saka, kau taukan saya adalah Lisa, walaupun saya sudah berpisah dari Aby, tapi saya yakin jika Aby masih sangat mencintai saya dan lihatlah dia, wanita kampung ini tak pantas sama sekali bersanding dengan Aby.'' ucapnya membuat Saka tersenyum sinis padanya begitupun juga Bella, ia tak menyangka jika akan bertemu dengan mantan istri dari suaminya secepat ini.


'' Oh, jadi kamu Lisa mantan istrinya mas Aby yang berselingkuh itu?' ucap Bella, yang langsung membuat Lisa terdiam. Sedangkan Saka sendiri merasa puas, karna istri dari majikannya tersebut bisa membuat mulut kurang ajar wanita itu tak lagi berkoak.


'' Nona Lisa, sebaiknya anda pergi sekarang, atau saya akan memanggil satpam untuk mengusir anda dari sini!" ucap Saka tegas


'' Baiklah, saya akan pergi dan kau, urusan kita belum selesai, saya akan datang lagi setelah ini '' ucapnya yang langsung pergi meninggalkan rumah tersebut.


'' Saka, jadi dia mantan istrinya mas Aby?'' ucapnya sambil pandangannya masih tertuju pada sosok Lisa yang mulai menjauh


'' Iya nona, dia nona Lisa, mantan istrinya tuan Aby.'' jelas Saka


Oma bilang kalau mas Aby sangat mencintai wanita itu, memang sih secara pisik dia sangat menarik, tapi sifat nya yang angkuh dan sombong sungguh membuat orang muak melihatnya, dia bilang tadi aku seperti pembantu? dan tidak pantas bersanding dengan mas Aby? enak saja, akan ku buktikan padanya, walaupun aku dari kampung, tapi aku layak bersanding dengan suamiku


Setelah kepergian Lisa dari rumah, Bella langsung masuk kedalam kamarnya, kamar yang ia tempati bersama Aby suaminya, wanita itu menatap seluruh ruangan kamar tersebut, lalu kakinya melangkah menuju lemari dimana ia menyimpan semua pakaiannya. Bella membuka lemari tersebut, dan menatap semua isi lemarinya, matanya tertuju pada pakaian yang tergantung disamping pakaian miliknya yang tersusun rapi disebelahnya. Bella mengambil satu set pakaian yang tergantung disana, sebuah gaun pemberian Oma Dona sebagai hadiah pernikahannya, bahkan semua dress yang tergantung disana pemberiannya, yang belum pernah sama sekali ia pakai, namun mulai saat ini, sepertinya Bella akan mulai menggunakannya, ia tak ingin lagi ada yang mengatakan jika dirinya gadis yang kampungan, ia akan membuktikan pada orang-orang, jika dirinya pantas bersanding dengan seorang Abymana, pemilik salah satu perusahaan terbesar dikotanya.


***


Jam sudah menunjukan pukul dua siang, terlihat saat ini Sasa sedang berdiri dipinggir jalan, gadis itu terlihat melihat Kanan dan kiri seperti sedang menunggu seseorang dan tak lama terlihat sebuah mobil Honda jazz datang, '' Akhirnya datang juga nih orang.'' gerutu gadis itu, setelah mobil tersebut berhenti, Sasa langsung melangkah mendekati mobil tersebut, dan langsung masuk kedalam nya.


Blam


Terdengar suara pintu ditutup dengan cukup keras, membuat seorang pria yang berada didepan terjengkit kaget.

__ADS_1


'' Apa anda marah nona??'' tanya pria tersebut


'' Kamu nanya?? kamu bertanya-tanya???'' ucap Sasa kesal, membuat pria tersebut langsung mengulum senyum kena ucapan nona nya tersebut, ya dia adalah Saka, awalnya tadi Sasa ingin pulang bersama Alex, namun karna cuacanya sangat panas, ia mengurungkan niatnya, karna memang Alex datang kekampus hanya mengendarai motor, pria itu terlalu malas membawa mobil dengan alasan macet. Tadi nya Sasa juga berniat ingin memesan taksi online, namun ia mengurungkan niatnya, entah kenapa ia juga paling malas jika harus menggunakan jasa taksi online


'' Maaf nona tadi dijalan tiba-tiba ban mobilnya kempes, jadi saya datang terlambat.'' jelasnya tanpa ditanya, sedangkan Sasa yang mendengar hanya diam tak ingin menjawab ucapan pria itu, ia terlalu malas bicara saat ini.


'' Oya Gimana akabar ibumu?'' tanya Sasa tiba-tiba, membuat Saka langsung menatap kearahnya lewat kaca spion depan


'' Kenapa lihatin saya seperti itu? apa saya tidak boleh bertanya?''


'' Bukan begitu nona, karna tiba-tiba saja nona bertanya seperti itu, membuat saya merasa berterimakasih karna nona begitu perhatian pada ibu saya '' ucap Saka


'' Kamu jangan kege'eran, saya bertanya bukan karna ada maksud lain.'' ucap Sasa mengklarifikasi


'' Iya saya tau maksud anda nona.'' sambung nya


'' Kabar ibu dan bapak Alhamdulillah sehat.'' ucap Saka, yang belum sempat menjawab pertanyaan Sasa tadi


'' Kapan kamu pulang kampung?'' tanya Sasa, yang lagi-lagi membuat Saka bertanya-tanya dalam hati


'' Mungkin saat akhir tahun nanti nona.'' jawab Saka tanpa bertanya alasannya lagi, ia takut jika nona nya itu akan kembali marah padanya.


'' Oya nona, kenapa tidak pulang diantar oleh kekasih anda?'' tanya Saka, entah kenapa pria itu tiba-tiba saja kepo


'' Bukan urusanmu!! kau nyetir saja yang fokus, jangan menanyakan hal yang tidak penting

__ADS_1


Next


__ADS_2