Duda Impoten VS Janda Kembang

Duda Impoten VS Janda Kembang
Kedatangan Mantan


__ADS_3

Pagi hari seperti biasa, semua orang terlihat sibuk dengan urusan mereka masing-masing, apa lagi hari ini adalah hari senin, hari dimana bagi sebagian orang menyebutnya, adalah hari yang paling sibuk, bagai mana tidak, semua orang jika sudah bertemu dengan hari senin, pasti akan disibukan dengan aktivitas mereka, ada yang bekerja, sekolah, dan masih banyak kesibukan lainya dihari itu, begitu pula yang terlihat dikeluarga Oma Dona saat ini, mereka sedang berkumpul untuk sarapan pagi, dan setelah itu, akan kembali melakukan aktivitas seperti biasa


'' Bella nanti mas akan pulang terlambat, karna akan mampir keklinik dokter Rio untuk konsultasi.'' jelas Aby


'' Iya mas.'' jawabnya


'' Kak, nanti Sasa ikut mobil kakak ya? soalnya mobil Sasa lagi dibengkel, Sasa belum sempat ambil.'' ucapnya


' Gk bisa Sa, kakak ada metiing pagi ini, sedangkan kampus kamu berlawanan arah dengan kantor kakak.'' ucap Aby menolak permintaan adik nya tersebut.


'' Ck,, kak Aby gk asik banget sih?'' ucap Sasa mencebik


'' Kamu diantar Saka saja lah, Saka tolong kamu antarkan Sasa kekampusnya ya?'' ucap Aby


'' Baik tuan.'' jawab nya datar


'' Ck, kenapa sih harus dia?'' gerutu Sasa pelan, namun masih bisa didengar oleh Saka yang duduk tak jauh darinya.


Kenapa harus aku? itu karna takdirmu adalah aku.


Batin Saka yang juga terlihat kesal


Saat ini Saka dan Sasa sedang dalam perjalanan menuju kampus, sepanjang perjalanan tak ada yang bicara satu patahkan pun antara keduanya, mereka hanya saling diam, seolah tak mengenal satu sama lain, Saka melirik kearah kaca spion depan, yang memang secara langsung terhubung pada jok belakang mobil, ia melirik Sasa yang saat itu terlihat asik dengan ponsel miliknya, ya gadis itu memang duduk di kursi belakang, sejak cintanya ditolak oleh pria dingin itu, dan mulai hari ini ia akan mencoba menjaga jarak dengan pria itu.


Dia lagi chatingan dengan siapa? apa dengan pria itu?


Batin Saka bertanya-tanya, matanya terus melirik kearah gadis itu, sedangkan Sasa sendiri bukannya tidak tau jika asisten pribadi keluarganya itu sedang memperhatikannya, namun ia tak perduli, Sasa terlalu lelah jika menyangkut pria itu, dan Sasa tak ingin perduli lagi pada pria itu.


'' Ya hallo Lex, nanti kamu tunggu aku didepan gerbang aja ya? bentar lagi aku nyampe.'' ucap Sasa dari sambungan telpon, sementara Saka yang mendengar hanya bisa mengepalkan tangannya, awalnya Saka mencoba ikhlas, namun setelah melihat dan mendengar Sasa menerima cinta lelaki lain, entah kenapa membuat nya malah tak rela.

__ADS_1


Sepuluh menit kemudian mobil yang mereka tumpangi telah sampai didepan gerbang kampus.'' Saya turun disini saja,'' ucap Sasa dengan nada datar, Saka menuruti saja, ia pun langsung menepikan mobilnya dipinggir jalan masuk kampus, disana ia dapat melihat Alex yang sudah menunggu Sasa, pria itu terlihat melambaikan tangannya pada Sasa, dan itu membuat Saka merasa kesal sendiri.


'' Hai sayang.'' ucap Alex yang langsung mencium pipi Sasa, membuat gadis itu sedikit kaget namun sebisa mungkin Sasa bersikap biasa, dan bersikap manis pada Alex, karna disana masih ada Saka, tapi beda cerita jika disana hanya mereka berdua, mungkin Sasa akan protes dengan apa yang dilakukan Alex padanya barusan


Tanpa mengatakan apapun, Saka langsung pergi dari tempat tersebut, bahkan ia lupa bertanya apakah gadis itu minta dijemput atau kah pulang dengan menggukan taksi online. Setelah mobil Saka menjauh, Sasa langsung berkacak pinggang sambil menatap Alex dengan tatapan horor, Alex yang ditatap seperti itu tentu saja meras heran, padahal tadinya baik-baik saja, lalu kenapa tiba-tiba gadis itu melotot padanya?


'' Ada apa Sa? kok kamu menatap aku seolah ingin menelanku hidup-hidup? jadi ngeri lihatnya.'' canda Alex, berharap gadis yang ada didepannya akan tertawa, tapi kenyataannya Sasa semangkin terlihat kesal


'' Iya aku akan melakukannya kalau kau menciumku lagi didepan orang banyak seperti tadi.'' ucap Sasa


'' Loh bukannya tadi kamu gk masalah? lalu kenapa kamu sekarang protes?'' tanya Alex bingung


'' Ya pokoknya aku gk mau Lex, kalau kamu masih juga seperti itu maka sebaiknya ki---,,''. belum lagi Sasa menyelesaikan ucapannya, Alex dengan cepat langsung memotongnya


'' Oke..oke,, aku gk akan melakukannya lagi, aku gk akan mencium didepan orang banyak, tapi kalau berdua saja boleh kan?'' tanya Alex lagi


'' Loh Sa, kok pergi? tunggu aku dong!'' teriaknya saat melihat Sasa sudah menjauh darinya


Dari kejauhan Sasa melihat sahabatnya Laras, langsung saja gadis itu melangkah kearahnya. ''Hai Laras!" sapa Sasa saat melihat sahabatnya yang baru saja turun dari mobilnya


'' Hai Sa,'' sapa nya balik, sambil melirik kearah belakang yang ternyata juga ada Alex


'' Kenapa Alex nya ditinggalin?'' tanya Laras bermaksud menggoda sahabatnya


'' Males gue,'' jawab nya


'' Kenapa?'' tanya Laras penasaran


'' Udah ah, gue malas bahas itu, mending kita masuk sekarang, bukannya hari ini ada kelas pagi?

__ADS_1


'' Oh iya, hampir gue lupa, yasudah yuk!" ajaknya sambil menarik tangan Sasa


'' Heii kalian kenapa ninggalin aku? tunggu!!" teriak Alex membuat dua gadis itu langsung tertawa bersamaan.


Saat ini dikediaman Oma Dona semua terlihat sibuk dengan aktivitasnya, sedangkan Oma Dona sendiri masih berada dikamarnya, Bella yang saat itu sedang berada didapur terlihat baru saja selesai memanggang kue, sambil menunggu kue matang, wanita itu memilih untuk duduk bersantai diruang televisi, namun baru saja beberapa langkah, ia mendengar suara bel rumah berbunyi.


Ting-tong


Melihat tidak ada yang membuka, Bella pun langsung melangkah menuju pintu tersebut.


'' Siapa ya, bertamu sepagi ini?'' gumamnya, setelah sampai didepan pintu tersebut, tanpa mengintip terlebih dahulu, Bella langsung membukakan pintu tersebut.


Ceklek


Pintu rumah dibuka separuh oleh Bella, ia melihat seorang wanita yang berdiri sambil membelakanginya.'' Maaf cari siapa ya mba?'' tanya Bella, mendengar suara seseorang wanita itupun berbalik, ia membuka kaca mata hitam yang digunakannya, lalu memperhatikan penampilan Bella dari atas hingga bawah, membuat Bella juga mengikuti arah pandang wanita tersebut, yang saat itu hanya memakai kaos oblong dengan celana pendek, sebab memang jika dirumah Bella tak terlalu mementingkan penampilannya.


'' Kamu siapa?'' tanya balik wanita tersebut, membuat Bella mengerutkan kening, Bella berpikir mungkin wanita yang saat ini berdiri dihadapannya adalah kerabat jauh oma, makanya tak mengenal dirinya


Tapi bukankah Oma tidak punya kerabat ya dikota ini? lalu siapa wanita ini?


Batinnya


'' Hei kenapa melamun? saya tanya, kamu siapa? oh saya tau, pasti kamu pembantu baru kan disini?'' ucapnya asal, membuat Bella tersentak, ia kembali melihat penampilannya, apa kah saat ini ia berpenampilan seperti pembantu, hingga wanita ini bisa mengira seperti itu? pikirnya


'' Maaf anda ini mau cari siapa ya?'' tanya Bella lagi, tanpa ingin menjawab pertanyaan wanita yang ada didepannya saat ini, membuat wanita itu terlihat kesal.


'' Saya ingin bertemu dengan Abymana, apa dia ada?


Next

__ADS_1


__ADS_2