
Harap bijak dalam membaca ya, di bab ini ada adegan emak-emak berdaster, jadi bagi kalian yang masih memakai pakaian seragam, harap diskip aja! karna otor gk tanggung jawab jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkanπ
ββββββββββββββββββββββββββββββββββββ
HAPPY READING
Masih didalam kamar yang sama, suara-suara meresahkan dapat terdengar dengan jelas disana, terlihat sejak tadi Bella selalu mencoba melihat kearah pusaka milik suaminya, ia takut jika pusaka itu kembali tertidur, setelah dengan susah payah ia membangunkannya. Tapi sepertinya ketakutan Bella tidak akan terjadi, sebab ia melihat pusaka tersebut masih tegak berdiri, bahkan bela hampir meneteskan air liur sangkin tak sabarnya ia untuk dimasuki oleh sang suami. Aby yang melihat itu tersenyum, ia merasa gemas dengan tingkah bela yang seolah tak sabar ingin segera mendapatkan mainan miliknya. Aby juga sebenarnya tidak menyangka jika kali ini pusaka miliknya akan bertahan cukup lama,, Aby yang tak ingin membuang waktu pun langsung memposisikan miliknya didepan goa yang selama beberapa bulan ditinggalkan penghuninya, membuat goa tersebut menjadi gersang dan tandus.
Kini pusaka milik Aby mulai memasuki goa tandus itu, untuk menyiraminya agar tak lagi gersang, perlahan namun pasti milik Aby masuk kedalam goa tersebut, semangkin dalam goa tersebut terasa lembab dan basah, Aby menatap wajah bella yang terlihat sedikit meringis, seperti kesakitan, meras tak tega Aby pun langsung menghentikan gerakannya.'' Apakah sakit?'' tanya pria tersebut
'' Sedikit mas tapi terus lakukan, dan jangan berhenti mas, aku ingin milikmu berada didalam tubuhku.'' ucap Bella, entah kenapa ucapan Bella barusan membuat Aby semangkin berga*irah, pria itu pun langsung meneruskan gerakannya berusaha untuk memasuki tubuh Bella, Aby merasa milik istrinya tersebut sangatlah sempit, miliknya terasa dijepit, dan diurut didalam sana, padahal masih masuk setengah
Oh milik Bella benar-benar nikmat, milikmu terasa disedot
Batin Aby, sambil terus mendorong miliknya, hingga akhirnya..
Bleesss!!
Akhirnya pusaka tersebut terbenam sempurna didalam goa milik Bella, membuat Bella melenguh antara sakit dan nikmat, saat merasakan miliknya kini dimasuki oleh suaminya, bahkan Bella bisa merasakan kedutan didalam goa miliknya.
'' Oh mas Aby akhirnya aku bisa merasakan milikmu mas.'' ucap Bella senang, ia pun langsung menarik kepala suaminya dan menyambar bibir tebal bervolume milik suaminya tersebut. Mereka bercium*an sambil Aby mulai memompa miliknya didalam sana
Keduanya mende*sah bersama-sama, sepasang suami istri tersebut merasakan nikmat yang luar biasa dari penyatuan tubuh mereka suara benturan dari dua tubuh terdengar begitu nyaring, membuat keduanya semangkin bersemangat,'' Bella saya hampir sam-pai.'' ucap Aby dengan suara berat dan terbata, karna sangkin nikmatnya yang ia rasakan, Bella yang juga merasa miliknya mulai berkedut hebat, suara rintihan terdengar dengan jelas dari bibir Bella, ia menggigit bibir bawahnya, untuk menggambarkan rasa nikmat nikmat yang didapatnya,, untuk menggambarkan jika dirinya merasa kepuasan yang luar biasa, hingga tak lama kemudian kedua nya mengeluarkan lava secara bersamaan
__ADS_1
Seeerrrr ...
Alhamdulillah....
Ucap mereka dalam hati, walaupun dengan durasi yang hanya sebentar, setidaknya keduanya bisa mencapai kenikmatan bersama. Saat ini tubuh keduanya masih menempel, baik Aby mau pun Bella belum mau melepas penyatuan mereka,'' Terimakasih mas, karna sudah menaburkan benih dirahim ku.'' ucap Bella sambil tersenyum pada suaminya.
'' Saya yang harus nya berterimakasih sama kamu Bella, karna usaha kamu, yang selalu pantang menyerah itu akhirnya membuat pusaka saya ini kembali berfungsi, maaf tidak bisa melakukannya dengan durasinyang lama.'' sesalnya
'' Itu tidak jadi masalah mas, yang penting aku merasa puas.'' jawabnya sambil tersenyum, lalu Bella kembali meraih tengkuk Aby, dan melu*mat bibir sang suami, dengan senang hati Aby pun meladeni cumbuan istrinya tersebut, perlahan Aby merasa pusaka miliknya mulai bergerak didalam goa milik istrinya, karna goyangan yang Bella lakukan.
'' Mas aku masih mau lagi.'' ucapnya setelah cium*an mereka terlepas, tanpa menjawab Aby langsung, melakukan tugasnya sebagai suami,nia pun kembali mengga*uli istrinya
...----------------...
Sasa menuruni anak tangga, ia melihat Aby sedang bicara dengan Saka, dengan sedikit ragu, ia melangkah menuju kearah kedua pria tampan tersebut, melihat ada yang datang kearah mereka, keduanya pun langsung menoleh secara bersamaan.
' Loh Sasa kenapa turun? belum bisa tidur?'' tanya Aby, setelah melakukan pergulatan panas dengan istrinya, Aby keluar dari kamar karna belum bisa tidur, sedangkan Bella sendiri sudah terlelap didalam selimut dari satu jam yang lalu, bahkan tanpa sehelai benangpun ditubuhnya.
Sedangkan Aby sendiri yang merasa sudah salah faham pada asistennya itu, langsung meminta maaf, begitu ia melihat Saka yang berada didapur saat itu.
'' Tadinya Sasa sudah tidur, tapi tiba-tiba Sasa mimpi buruk, makanya langsung terbangun.'' jawabnya, namun sambil melirik pada Saka yang berada tak jauh darinya
'' Bang By, Sasa mau bicara sesuatu sama abang,'' ucapnya terdengar serius
__ADS_1
'' Apa?'' tanya Aby dengan kening yang berkerut, karna tumben adik perempuannya itu meminta ijin saat ingin bicara, dan biasanya kalau sudah begitu pasti masalahnya serius, begitulah yang ada dalam benaknya.
'' Bang Sasa kan sudah 19 tahun.'' ucapnya, gadis itu terlihat meremas jari-jemarinya, menandakan jika gadis itu sedang dilanda kegugupan. Saka terus memperhatikan gerakan tubuh Sasa, yang terlihat gelisah
Sebenarnya ada apa dengan gadis ini? kenapa dia terlihat sangat gelisah?
Batinnya
'' Terus? memangnya kenapa kalau kamu sudah berusia sembilan belas tahun? jangan bilang kalau kamu mau minta ijin untuk menikah?'' tebak Aby, membuat Saka langsung terbatuk-batuk mendengarnya, karna tersedak air liurnya sendiri, membuat Aby dan Sasa langsung menoleh kearahnya
'' Saka kamu gk apa-apa?'' tanya Aby
''Saya tidak apa-apa tuan, jangan hiraukan saya.'' ucapnya, membuat Sasa yang mendengar, hanya mendengus kesal
Apa? menikah? tidak mungkin kan dia mau menikah? atau jangan-jangan Sasa sudah melakukan perbuatan diluar batas dengan pria itu? dan dia.....oh tidak ini tidak boleh terjadi
Batin Saka, yang secara tidak sadar menggelengkan kepalanya dengan kuat.
'' Kamu kenapa Saka? sakit??' tanya Aby lagi yang merasa aneh melihat tingkah asistennya tersebut
'' Tidak tuan saya tidak apa-apa.'' jawabnya lagi
'' Kalau pusing sebaiknya istirahat.'' sambung Aby dan Saka hanya menggeleng sebagai jawaban, sebenarnya dalam hati ia merasa sedikit tidak enak hati, karna masih berada disana, karna mungkin yang akan mereka bicarakan tidak ada hubungannya dengan dirinya, lagi pula urusannya dengan Aby sudah selesai, namun ia sangat penasaran dengan apa yang ingin dikatakan oleh Sasa, makanya ia pun masih bertahan disana
__ADS_1
Next