Duda Impoten VS Janda Kembang

Duda Impoten VS Janda Kembang
Kedatangan Orang Tua Tika


__ADS_3

'' Yang dikatakan Saka benar bu, pak, lagi pula dinegara kita ini ada hukum, jika dia berani melakukan yang bisa membahayakan orang lain, kita bisa melaporkannya kekantor polisi.'' sambung Sasa sepasang suami istri tersebut hanya mengangguk pasrah, walau dalam hati tak dipungkiri masih ada rasa takut dihati Bu Retno atas ancaman Tika tersebut.


Sepulang dari rumah orangtuanya Saka, Tika langsung mengadu pada kedua orangtuanya, bahkan ia sengaja melebih-lebihkan kata-katanya, agar Abah dan emaknya semangkin marah pada keluarga Saka.


'' Asataga, keterlaluan sekali ya pak mereka itu, gk sadar apa dulu saat susah kita yang bantu mereka, dan sekarang mereka tega sekali mencampakkan Putri kita setelah mendapat jaminan hidup yang lebih baik, ini benar-benar tidak bisa dibiarkan.'' ucap Bu Mala, ibunya Tika.


'' Kalau memang benar semua yang kamu ucapkan, maka kita akan kesana, Abah juga tidak terima jika putri abah satu-satunya ini dipermalukan begitu saja oleh mereka, memangnya siapa mereka, berani-beraninya berbuat semena-mena pada kamu.'' ucap pak Bram, abahnya Tika, yang memang orang yang cukup berpengaruh dikampung tersebut.


Malam harinya terlihat Tika dan kedua orangtuanya datang kerumah Bu Retno dan pak Ali, saat ini mereka berada didalam rumah.'' Pak Bram, Bu Mala, saya dan istri saya benar-benar minta maaf karna tidak bisa meneruskan rencana pernikahan ini.'' ucap pak Ali


'' Iya pak, buk, kami benar-benar minta maaf, karna tidak bisa meneruskan pernikahan ini.'' sambung Bu Retno,


'' Apakah karna wanita itu lebih kaya dari kami? makanya kalian lebih memilih wanita tersebut?'' tanya pak Bram sambil menunjuk kearah Sasa dengan mata yang tajam seolah ingin mengulitinya gadis itu. Sasa yang ditatap seperti itu langsung bersembunyi dibalik tubuh besar Saka, sungguh ia tak suka melihat tatapan pria paruh baya tersebut padanya.


'' Pak Bram, atas nama kedua orangtua saya, saya minta maaf, tadinya mereka hanya ingin melihat saya agar segera menikah, makanya tanpa bertanya terlebih dahulu mereka menjodohkan saya, karna mereka tidak tau jika saya sudah memiliki seorang kekasih dikota,'' ucap Saka

__ADS_1


'' Apakah tidak ada alasan yang lebih masuk akal dari itu? Bu Retno, bukankah sejak awal ibu bilang jika tidak masalah tentang Saka yang tidak mencintai putri saya? saya rasa ini bukan alasan sebenarnya kalian membatalkan perjodohan ini?'' ucap pak Bram


'' Maksud bapak apa? mereka punya alasan lain dibalik ini semua?'' ucap Bu Mala


'' Iya mak, kan sudah aku katakan jika Bu Retno dan pak Ali membatalkan pernikahan aku dan bang Saka karna wanita itu lebih kaya dari pada kita, pasti begitu, lihat saja tuh mobilnya saja semewah itu.'' ucap Tika


'' Iya, Abah tau, tapi sepertinya itu bukan masalah soal harta nak, karna Abah tau Bu Retno dan pak Ali bukan orang yang gila harta, bapak mengenal mereka sejak dulu.'' ucapnya.'' Katakan hal yang masuk akal, apa alasan kalian membatalkan pernikahan ini?!" ucap pak Bram lagi, kedua orangtuanya Saka saling pandang, mana mungkin mereka akan mengatakan hal yang sebenarnya, selain karna memang Saka tidak menginginkan pernikahan itu terjadi, alasan utama mereka karna perbuatan tidak sengaja yang dilakukan oleh Saka pada Sasa, karna Saka telah menyentuh gadis itu makanya, Bu Retno membatalkan pernikahan tersebut, karna ia ingin putranya tersebut bertanggung jawab karna telah menyentuh gadis itu, Bu Retno tidak tau saja jika dikota, itu adalah hal yang biasa, bahkan lebih dari itu, pemuda-pemudi yang ada disana sering melakukannya, tanpa ikatan apapun, namun tidak bagi Bu Retno, makanya selama ini Saka selalu mati-matian menahan diri agar tidak sampai terjadi sesuatu hal yang diluar batas, walau kadang ia juga tidak sanggup menahannya.


'' Maaf pak Bram, tidak ada alasan apapun, selain itu kami baru sadar jika kami tidak bisa memaksakan kehendak kami pada Saka ,walau bagai mana pun dia yang menjalani hidupnya, saya dan istri saya tidak ingin saka menjalani hidupnya dengan terpaksa.'' ucap pak Ali


' Kalian ingin kami melakukan apa? jika kalian ingin kami meminta maaf pada orang kampung maka kami akan melakukannya.'' ucap pak Ali


'' Pak bapak dan ibu tidak perlu melakukan itu, yang bersangkutan adalah saya, jadi biar saya yang melakukannya.'' ucap Saka


***

__ADS_1


Saat ini Aby, Bella dan oma Dona sedang berada diruang keluarga, Aby sudah mengetahui semuanya, tentang Sasa yang pergi menyusul Saka dikampung halamannya, sebab ia tak sengaja mendengar pembicaraan Oma nya dengan Bella, awalnya Aby sempat marah pada keduanya karna telah menyembunyikan semuanya darinya, ia juga kesal kenapa ia sampai tidak tau jika adik nya itu menaruh perasaan pada asistennya tersebut. Aby benar-benar merasa bodoh, ia kecolongan.


'' Kita bahas ini nanti, saat gadis itu kembali dari desa itu.'' ucap Aby dingin, membuat Oma Dona sang Bella merasa sedikit khawatir.


'' Aku keatas dulu.'' ucap Aby yang langsung bangkit dari sofa, dan melangkah menuju anak tangga, keduanya hanya bisa memandang kepergian Aby menjauh dari mereka.'' Oma bagai mana ini? aku jadi khawatir.'' ucap Bella


'' Sudahlah tidak apa-apa, dia hanya kesal saja karna kita tidak memberitahunya lebih awal.'' ucap Oma


'' Apa menurut oma, mas Aby tidak akan merestui hubungan mereka? ya walau bagai mana pun Saka adalah asistennya, sebagai seorang kakak, mungkin aja kan mas Aby ingin yang sepadan dengan Sasa.'' ucapnya


'' Apa Oma melakukan itu padamu sayang?'' tanya Oma Dona yang langsung dijawab gelengan kepala oleh Bella


'' Kamu tenang saja, semua akan baik, sekarang lebih baik kamu susul suami kamu, rayu dia agar dia tidak bersikap dingin lagi denganmu.'' ucap Oma


'' Baik Oma.'' ucap Bella yang langsung bangkit dari duduknya, tidak ada yang tau kalau Aby mengalami masalah dengan alat kela*minnya, tidak Oma, mau pun Sasa, karna ia menyembunyikan nya serapat mungkin, sebenarnya dulu Aby tidak mengalami masalah terhadap alat tempurnya tersebut, itu terjadi semenjak dulu ia sering mengabaikan kesehatannya, Aby juga dulunya adalah seorang peminum alkohol, karna terpengaruh oleh teman-temannya, namun sejak ia merasa ada yang tidak beres dengan dirinya, dan divonis mengalami impoten oleh Rio, dari situ dunianya seakan hancur, dan sempat terpuruk untuk beberapa waktu, namun karna memiliki sahabat yang selalu mendukung dan menyemangatinya, dari situ perlahan Aby mulai kembali hidup sehat, dan meninggalkan minuman apapun itu.

__ADS_1


Next


__ADS_2