Duda Muda Idola Wanita

Duda Muda Idola Wanita
Duda Muda


__ADS_3

Betapa terkejutnya Rey melihat seseorang di bekuk oleh polisi, terlihat dia di introgasi oleh polisi dan beberapa intel berpakain preman. terlihat didepannya beberapa barang bukti yang ternyata itu adalah obat terlarang jenis Sabu.


Dan yang lebih mengejutkan Rey adalah orang yang di bekuk Polisi itu ternyata adalah Ilham kakak Vera.


"Haah?? Bukannya itu Ilham kakaknya Vera??" Tanya diri Rey.


"Eh bener, Narkoboy si anjir, makanya dia arogan sukanya ngamuk ngamuk, pengaruh obat toh" Gumam Rey.


Ilham kemudian diangkut oleh polisi menggunakan mobil patroli dan di bawa langsung ke Polda atau Markas Polisi Daerah.


Disana lokasi kejadian terlihat Pak Kasatreskrim anti reserse narkoba, sedang di wawancarai oleh beberapa wartawan surat kabar dan TV daerah.


Dari penjelasan Pak Polisi Rey mendengar kalau Ilham ini adalah DPO Narkoba yang menjadi pengedar dan pemakai yang telah buron selama 1 setangah tahun.


"Pantesan baru keliatan mainnya kejauhan sih, apa dia pulang gara gara masalah gw sam adiknya ya??" Gumam Rey.


"Ah bodo amatlah, sekarang gw udah Duda, umur gw baru mau 20, dan bentar lagi gw harus tanggung jawab, jadi gw Duda nya bentar doang ini" Gumam Rey lagi.


Sementara itu berita tentang tertangkapnya Ilham telah tersebar dengan cepat.


Rey yang telah sampai rumahnya sedang duduk santai di sofa tiba tiba di kejutkan dengan kedatangan Bayu..


"Rey rey, lu udah liat medsos gak, si kunyuk yang arogan ketangkep gara gara jadi bandar Sabu Rey" Ucap Bayu sambil terengah engah.


"Udah tau gw, gw liat langsung" Jawab Rey.


"Gak seru lu, gak bilang bilang ke gw" Ucap Bayu.


"Terus Vera gimana ya, apa kita kerumahnya sekarang??" Tanya Rey.


"Gak usah sekarang Rey, tunggu lah sampai lu di panggil" Jawab Bayu.


"Yaudah sih, santai aja dulu ngilangin pusinh" Ucap Rey.


"Gw tau tempat enak ilangin pusing Rey, ada Cafe baru buka di ujung jalan Protokol, suasananya enak, terus banyak cewek cantik nongkrong disana" Ucap Bayu.


"Ah lu giliran cewek cantik aja" Balas Rey.


"Ya elah Rey, eh gw juga baru denger dari Pak Fardi lu abis sidang cerai??" Tanya Bayu.


"Iye tadi" Jawab Rey.


"Nah loh, berarti lu sekarang Duda, Duda muda nihhh" Ucap Bayu.


"Apaan sih lu" Jawab Rey.


"Pas banget dah itu, ntar malem kita ke Cafe itu oke" Ajak Bayu.


"Yaudeh terserah lu aja" Jawab Rey.


"Gw balik dulu, ntar jam 7 malem gw balik lagi kesini" Ucap Bayu sambil berjalan keluar.


"Gak jelas nih anak, masuk seenaknya, pulang juga seenaknya" Gumam Rey.


Rey masih kepikiran tentang Ilham yang tertangkap tadi siang, tanpa di sadari dia tertidur di ruang tamu karena saking lelahnya.


Rey pun terbangun dengan suara handphonenya, rupanya panggilan dari Bayu. Rey pun menjawab panggilan Bayu.


"Udah siap siap gak lu??" Tanya Bayu.


"Siap ngapain??" Tanya Rey balik.


"Yaelah belum tua juga udah pikun lu, kita ke cafe baru itu lah" Jelas Bayu.


Rey pun melihat jam dan ternyata sudah pukul 6:30, saking lelahnya Rey tertidur sampai gelap di ruang tamu.


"Bentar gw mandi dulu, ketiduran gw" Jawab Rey.


"Kebiasaan lu mah Rey" Ucap Bayu.


Rey pun menutup telepon dan bergegas mandi dan mengganti pakaiannya. Rey bersiap untuk pergi, dan menuju garasi. di sana dia bertemu dengan Pak Fardi yang baru saja sampai kerumahnya, Rey tidak tega memecat Pak Fardi meskipun ia supir mendiang Ayahnya, kadang Rey juga meminta tolong ke Pak Fardi untuk menjaga rumah dan jaga malam, Gaji nya bahkan dinaikkan oleh Rey.


"Pak saya keluar bentar ya" Ucap Rey.

__ADS_1


"Iya Den" Jawab Pak Fardi.


Rey pun berangkat menuju rumah Bayu dan meninggalkan Pak Fardi.


"Kasian ya Den Rey, masih muda padahal, baru beberapa bulan tinggal Ayah nya, sekarang sudah ditinggal Istri nya lagi" Gumam Pak Fardi.


Di lain tempat Bayu sudah menunggu Rey di depan rumahnya.


"Lama amat sih Rey" Gumam Bayu.


Beberapa saat kemudian Rey pun muncul dengan mobil nya. dan langsung berhenti di depan Bayu.


"Lama amat lu Rey, kebiasaan lelet lu" Ucap Bayu.


"Nih bocah gak ada terima kasihnya yak, gw udah jemput, ntar juga palingan gw yang bayarin" Ucap Rey.


"Nah itu, lu emang sahabat terbaik gw, emang tau semuanya tentang gw" Balas Bayu.


"Yaudah cepetan masuk" Kata Rey.


Mereka pun berangkat menuju Cafe di ujung jalan Protokol tempat yang kata Bayu baru buka dan banyak di kunjungi cewek Cantik.


Tak lama kemudian mereka tiba di Cafe tersebut, benar saja parkiran dipenuhi dengan kendaraan berbagai jenis, mulai dari Motor biasa, Motor Sport, Mobil bahkan Mobil Sport.


"Wiiih rame kan Rey" Ucap Bayu.


Mereka langsung memarkir mobil dan turun, kemudian mereka langsung masuk ke Cafe, terlihat memang banyak pengunjung dan benar memang terdapat banyak cewek cewek cantik disana.


Mereka langsung mengambil tempat duduk di dekat jendela, terlihat ukuran Cafe cukup luas dan mempunyai 2 tingkat. Waiternya pun menghampiri mereka dan menanyakan pesanan mereka.


"Silahkan Mas mau pesan apa" Tanya Waiter.


"Mas sini deh, ada minuman yang ada alkoholnya dikit gak??" Tanya Bayu balik.


"Oh ada Mas, kita punya Wine dan Vodka" Jawab Waiter.


"Sok alkohol lu Yu" Ucap Rey.


"Heheh gak jadi mas, itu terlalu keras buat saya" Ucap Bayu.


"Saya Iceblend Starwberry Javachip Mas" Ucap Bayu.


"Gaya bener minuman lu Yu. hadehh, terus makannya kentang goreng sama sandwich, udah itu aja mas" Ucap Rey.


"Baik Mas, silahkan menunggu mas untuk pesanannya" Jawab Waiter.


Beberapa saat berselang pesanan mereka pun datang.


"Ini mas silahkan pesanannya" Ucap Waiter.


"Terima kasih Mas" Jawab Rey.


Mereka pun mencicipi makanan sambil melihat sekitar.


"Eh Rey, liat kumpulan cewek yang disana, dari tadi merhatiin kita tuh" Ucap Bayu.


"Gaya lu malu maluin kali, makanya di perhatiin mulu" Jawab Rey cuek.


"Mereka merhatiin karena ketampanan gw bukan gw malu maluin" Jawab Bayu.


"Ah sialan pengen pipis gw, toilet nya dimana sih, Eh Mas permisi, toilet dimana mas??" Ucap Bayu sambil bertanya kepada seorang Waiter.


"Dilantai 2 Mas, naik ke tangga belok kiri" Jawab Waiter.


"Jauh amat toiletnya Mas, ya udah deh, toilet dulu gw Rey" Ucap Bayu.


Bayu naik ke lantai 2 untuk ke toilet sedangkan Rey menunggu duduk sendirian. Tiba tiba datang seorang cewek menghampiri Rey, dan langsung menyapanya.


"Hey, dari tadi aku merhatiin kamu loj" Ucap Cewek tersebut.


"Haah? merhatiian aku, emang ada yang salah ya sama aku" Jawab Rey.


"Gak kok, kamu kelihatan sedih aja padahal ini tempatnya ramai dan seru loh" Ucap si cewek.

__ADS_1


"Ah gak juga sih" Jawab Rey.


"Kenalin aku Erly" Ucapnya sambil menyodorkan tangan.


"Aku Rey" Jawab Rey sambil membalas jabat tangan Erly.


"Kamu pertama kali kesini ya??" Tanya Erly.


"Iya, aku diajak temenku" Jawab Rey.


"Cowok yang tadi ya? kok ngilang?" Tanya Erly.


"Dia ke toilet diatas" Jawab Rey.


Sementara itu Bayu yang ke toilet yang berada di lantai 2, buru buru masuk ke toilet, setelah keluar Bayu mencuci tangannya di wastafel di area luar toilet dan bercermin. Bayu salah fokus di cermin dan melihat seseorang dari bayangan cermin.


"Haaah kayak kenal?? Lah itu Vera, tapi siapa cowok yang sama dia?? dia kan lagi hamil katanya" Gumam Bayu.


Bayu mencoba mendekati dan menyelinap agar keberadaanya tidak di ketahui Vera, Bayu duduk di kursi yang di batasi dengan sekat tepat di belakang Vera, Rupanya Bayu sedang menguping pembicaraan mereka.


"Kamu harus tanggung jawab Arsy, ini anak kamu bukan Anak Rey" Ucap Vera.


Bayu sangat terkejut mendengar ucapan Vera.


"Bukannya kamu berhubungan sama Rey duluan baru sama aku" Jawab Arsy.


"Iya emang tapi saat itu hari terakhir aku Haid, dan masih ada darah disana, dan aku berhubungan sama kamu di masa subur aku" Ucap Vera.


"Itu gak mungkin aku tahu benar bahwa itu bukan anak aku" Jawab Arsy.


"Ayolah Arsy, jadi lah laki laki yang seharusnya, jangan lari dari tanggung jawab, rentan berhubungan kita pas banget sama kehamilan aku, aku juga merasa bersalah karena telah meyalahkan semuanya ke Rey, sampai sampai rumah tangganya hancur" Jelas Vera.


"Kakak ku sekarang udah ketangkap dan ibu sakit mendengar berita itu, jadi aku mohon sama kamu, kita udah lama menjalani hubungan ini" Jelas Vera lagi sambil menangis.


Arsy pun mulai luluh melihat tangisan Vera. dan bersedia untuk bertanggung jawab.


Tiba tiba Bayu muncul di hadapan mereka berdua dan langsung berkata....


"Jadi lu sekarang harus minta maaf ke Rey, gw udah dengar semua yang kalian bicarain dan gw gak nyangka lu tega nyelingkuhin Rey" Ucap Bayu.


Vera dan Arsy pun terkejut, Arsy juga tak berani melawan Bayu, karena Bayu merupakan Kakak Kelas saat di SMA dulu, Bayu juga terkenal jago berkelahi saat di sekolah.


"Kak Bayu tolong jangan bilang tentang masalah ini ke Rey, Biar aku yang ngomong langsung" Ucap Vera.


"Awas ya, gw juga udah ngerekam percakapan kalian, kalau gak gw bakalan laporin kalian karena ini termasuk penipuan" Jelas Bayu.


"Baik Kak Bayu, aku akan jelasin semua ke Rey" Jawab Vera.


"Ya sudah aku tinggalin kalian sekarang, Awas aja ya" Ancam Bayu.


Bayu pun meninggalkan mereka dan turun ke tempat Rey, terlihat Rey masih duduk bersama Erly. Bayu pun menghampiri mereka.


"Lama amat lu ke toilet doang, berak sekebon lu" Ucap Rey.


"Rame tadi antriannya, lagian meskipun gw lebih lama lagi lu bakal betah, ya kali gak betah ngobrol sama cewek cantik gini" Ucap Bayu.


Mereka pun mengobrol penuh canda di Cafe itu, sampai tak terasa waktu menunjukkan pukul 11:00 malam.


"Eh Erly kita balik dulu ya, kapan kapan kita ketemu lagi" Ucap Rey.


"Iya Rey, eh sekalian boleh minta kontak kamu gak" Tanya Erly.


"Nih scan ya" Jawab Rey sambil memperlihat kan Barcode nya.


"Udah ya Rey, sampai jumpa lagi" Ucap Erly.


"Sampai jumpa lagi juga" Ucap Bayu.


"Nyaut aja lu" Kata Rey.


Mereka pun pulang dan di tengah perjalanan....


"Rey sebenernya gw lama ke toilet tadi gw ada kabar buat lu, entah ini bakalan jadi kabar baik atau kabar buruk buat lu" Ucap Bayu.

__ADS_1


"Apaan??" Tanya Rey.


"Sebenernya tadi.......-


__ADS_2