Duda Muda Idola Wanita

Duda Muda Idola Wanita
Malam Bersama


__ADS_3

Setelah di persilahkan pulang sekitar jam 12:20 malam, Rey langsung menuju mobilnya di parkiran, kebetulan disana ada Dita dan Alivia, yang menunggu jemputan untuk pulang.


"Kalian masih nunggu ya??" Tanya Rey.


"Aku lagi nyari ojol terdekar Kak, kalau Dita biasa di jemput cowoknya" Jawab Alivia.


"Kalau emang ojolnya gak ketemu gimana kalau aku aja yang anter, ini udah malem banget loh" Tawar Rey.


"Aku gak enak Kak, kemaren juga aku di anter" Jawab Alivia.


"Kamu pulang aja sama Kak Rey, kebetulan kan ada yang anter, aku juga mau mampir buat makan sama cowok ku" Celetuk Dita.


"Gimana?? Kamu mau dianter?" Tanya Rey.


"Iya deh Kak, lagian ojolnya jauh jauh, ntar kelamaan nunggu disini" Ucap Alivia.


Tak lama kemudian muncul pacar Dita yang menjemputnya.


"Eh itu pacarku udah dateng, aku pulang duluan ya" Ucap Dita.


"Iya hati hati Dit" Balas Alivia.


Dita pun kemudian pulang dengan pacarnya dan meninggalkan Rey dan Alivia.


"Tapi Kak Bayu gimana Kak??" Tanya Alivia.


"Dia pulangnya bareng kating yang jemput dia tadi pagi" Ucap Rey.


"Oh ya udah Kak" Ucap Alivia.


"Yuk naik ke mobil, udah jam segini" Ucap Rey.


"Iya Kak" Jawab Alivia.


Mereka berdua kemudian naik ke mobil dan menuju ke kost Alivia. Sekitar 15 menit perjalanan mereka sampai di kost Alivia.


"Nih udah sampai" Ucap Rey.


"Makasih ya Kak" Ucap Alivia sambil turun dari mobil dan menuju gerbang.


"Loh, ini gerbangnya ke gembok" Gumam Alivia.


Rey yang melihat Alivia tengah berada di depan gerbang dan masih belum masuk bertanya kepadanya.


"Kamu kok belum masuk Via??" Tanya Rey.


"Ini Kak, gerbang nya ke gembok" Jawab Alivia.


"Kuncinya ada kan?" Tanya Rey.


"Kunci ku di tas Dita Kak" Jawab Alivia.


"Telepon aja, biar aku tungguin kamu disini" Ucap Rey.


"Iya bentar Kak ya" Ucap Alivia.


Alivia mencoba menghubungi Dita namun tak ada jawaban dari Dita.


"Gak di angkat Kak" Ucap Dita.


"Tapi dia pulang kesini juga kan?" Tanya Rey lagi.


"Kayaknya nggak Kak, pasti dia nginep sama pacarnya" Jawab Alivia.

__ADS_1


"Aduh terus gimana ya" Ucap Rey.


"Kayaknya bakalan tidur diluar ini" Ucap Alivia.


"Kalau kamu gak keberatan sih gimana kalau kamu nginap di rumah aku, banyak kamar kosonh kok" Ucap Rey.


"Tapi aku gak enak sama Kak Rey, udah nolongin aku beberapa kali" Ucap Alivia.


"Gak apa apa, dirumah aku juga punya kamar tamu, terserah kamu mau tidur dimana" Ucap Rey.


"Dari pada diam disini nunggu Dita juga gak jelas kan, udah jam segini juga" Tambah Rey.


"Orang tua Kak Rey gimana?? Apa gak apa apa?" Tanya Alivia.


"Orang tua aku udah gak ada dua dua nya" Jawab Rey.


"Maaf ya Kak, aku gak tau" Ucap Alivia prihatin.


"Gak apa apa, santai aja kok, gimana? Ikut gak" Tanya Rey.


"Iya deh Kak, aku ikut" Ucap Alivia.


Meski agak menolak perasaan Alivia campur aduk, dia sangat senang karena bersama dengan Rey. Rey kemudian mengajak Alivia ke rumah nya untuk menginap, Tak berapa lama mereka sampai di rumah Rey.


"Rumahnya besar banget, Kak Rey tinggal sendiri?" Tanya Alivia.


"Bisa di bilang sendiri, tapi kadang ada Supir sama istrinya disini buat bantu bersih bersih" Jawab Rey.


"Yaudah ayok masuk" Ucap Rey.


Mereka kemudian masuk ke dalam rumah.


"Mau duduk dulu atau mau langsung tidur??" Tanya Rey.


"Di kamar tamu boleh, di kamar itu, itu sama yang itu juga boleh" Jawab Rey sambil menunjuk ke kamar kosong.


"Mau mandi juga boleh, di dalam kamar ada kamar mandi sama toilet juga" Tambah Rey.


"Aku di kamar tamu aja Kak" Ucap Alivia.


"Yaudah ayo ku antar" Ucap Rey.


Rey kemudian menunjukkan kamar ke Alivia dan mempersilahkan masuk.


"Yang ini kamarnya, yaudah aku masuk kamar dulu ya, nanti kalau ada apa apa, panggil aku aja, itu kamar aku di ujung" Ucap Rey.


"Iya Kak" Jawab Alivia.


Rey kemudian meninggalkan Alivia di kamar dan menuju kamarnya untuk mandi dan ganti pakaian. Setelah itu dia berbaring di kasurnya sambil melemaskan badan dan sendi sendinya.


"Capek banget hari ini, Eh gw lupa kalo ada Alivia, paling juga dia udah tidur" Gumam Rey.


Tiba tiba terdengar ketukan pintu kamar Rey dan suara kecil memanggil namanya.


"Kak Rey, Kak" Ternyata itu suara Alivia.


"Iyaaa, kenapa Via" Ucap Rey sambil membuka pintu.


"Maaf Kak gangguin, aku gak enak ngomongnya" Ucap Alivia.


"Kenapa, ngomong aja" Ucap Rey.


"Aku takut tidur di kamar itu Kak, apalagi ini pertama kali" Ucap Alivia.

__ADS_1


"Aduh takut ya, gimana ya??" Tanya Rey.


"Mmmm gimana kalau kamu tidur di kamar aku aja" Tawar Rey.


Alivia tidak menjawab dan hanya memandang Rey.


"Gak gak, aku gak bakal ngapa ngapain kamu kok, tenang aja" Ucap Rey.


"Kami tidur di kasur dan aku tidur di sofa ini" Ucap Rey.


"Aku gak enak Kak" Jawab Alivia.


"Kamu gak enakan terus, udah gak apa apa" Ucap Rey sambil mengajak Alivia masuk dan menutup pintu.


"Kamu tidur disini ya, lampunya juga gak usah dimatiin" Ucap Rey.


"Iya makasih Kak" Ucap Alivia.


Rey kemudian membiarkan Alivia tidur di ranjang nya dan dia tidur di sofa yang ada di dalam kamarnya juga.


"Kak, Kak Rey" Panggil Alivia tiba tiba.


"Iyaaa, Kenapa lagi Via?" Tanya Rey.


"Kakak gak apa apa kok tidur disini juga" Ucap Alivia.


"Aku disini aja" Ucap Rey.


"Gak apa apa Kak, sini aja sama aku" Ucap Alivia lagi.


"Yaudah deh, gulingnya di tengah ya" Ucap Rey.


"Iya Kak, Lampunya di matiin aja kak" Ucap Alivia.


"Iyaaa" Jawab Rey sambil mematikan lampu.


Rey kemudian mematikan lampu kamarnya dan kembali tidur di ranjangnya yang dibatasi oleh guling.


"Apa Kak Rey gak takut tinggal sendirian dirunah sebesar ini?" Tanya Alivia.


"Kamu belum tidur??" Tanya Rey balik.


"Gak bisa tidur Kak,aku tegang terus dari tadi, baru pertama kali tidur di samping cowok" Ucap Alivia.


"Yaudah aku pindah ke sofa lagi ya?" Ucap Rey.


"Jangan Kak, disini aja" Ucap Alivia sambil bangun menarik tangan Rey.


Kemudian Rey berbalik ke arah Alivia dan menyingkir kan guling di tengah mereka.


"Yaudah sini" Ucap Rey sambil memegang kepala Alivia dan menidurkannya di lenganya.


Kemudian Rey mendekap Alivia dengan pelukan, Alivia tak berbicara sama sekali dan mengikuti apa yang dilakukan Rey. Kini mereka tidur saling mendekap.


"Gimana? Kamu bisa tidur sekarang??" Tanya Rey.


"Iya Kak, makasih" Jawab Alivia.


"Sekarang kamu tidur ya" Ucap Rey.


"Iya Kak" Ucap Alivia.


Kemudian Rey merubah posisinya dengan terlentang sambil membunyikan sendi sendi punggungnya, Alivia pun semakin mendekat ke arah Rey sambil mempererat pelukannya.

__ADS_1


Rey pun kembali menghadap ke Alivia, tetapi Alivia terlihat tertidur dengan tangannya yang memeluk Rey...


__ADS_2