Duda Muda Idola Wanita

Duda Muda Idola Wanita
Ospek Hari 1


__ADS_3

Sekitar pukul 04:30 dini hari Rey sudah bangun, dia kemudian langsung mandi setelah itu Rey membereskan barang barang bawaannya check-list satu persatu, setelah semua dirasa lengkap dan tak ada yang tertinggal Rey kemudian menghubungi Bayu dengan ponselnya.


"Hallo lu udah beres kan" Tanya Rey.


"Iya udah, kayak biasanya gw" Jawab Bayu.


"Oke gw jalan sekarang" Ucap Rey sambil menutup teleponnya.


Rey kemudian menuju ke rumah Bayu sekitar pukul 05:00 pagi, sesampai di rumah Bayu seperti biasa Bayu sudah menunggu di teras rumahnya, Bayu kemudian bergegas menuju mobil Rey.


"Kita masih sempet gak sih, bukannya 05:30 kita harusnya udah di kampus??" Ucap Bayu.


"Masih 20 Menit lagi" Ucap Rey.


Mereka pun melanjutkan perjalanan menuju kampus dan tiba sekitar pukul 05:25 pagi. Rey kemudian langsung memarkirkan mobilnya dan mengambil barangnya, begitu juga dengan Bayu.


"Udah lumayan rame tuh, ceper cari kelompok 7" Ucap Rey.


Mereka kemudian langsung masuk ke kelompok 7 dan hampir disaat yang sama Yudha si Ketua Panitia mengumumkan lewat pengeras suara.


"Baiklah sekarang sudah pukul 05:30, jadi bagi yang terlambat tentu saja akan mendapat hukuman, kita menunggu 10 menit lagi untuk melihat siapa saja yang terlambat, masing masing Kakak Pembimbing mohon anggotanya di suruh berhitung" Jelas Yudha.


1 kelompok terdiri dari 20 mahawiswa baru dan di kelompok Rey terdapat 2 orang yang terlambat.


"Ini kenapa cuma 18, yang 2 mana??" Tanya Ayu.


"Belum datang kayaknya Kak" Jawab Bayu.


"Eh kamu maju sini, ngejawab aja" Ucap salah satu kakak pembimbing laki laki yang bersama Ayu.


Bayu kemudian maju atas panggilannya.


"Nama kamu siapa?" Tanya Panitia.


"Bayu Oktara Kak" Jawab Bayu.


"Prodi??" Tanya Panitia lagi.


"Ilmu Hukum Kak" Jawab Bayu.


Rey terlihat cengengesan melihat Bayu di panggil, dan kebetulan di lihat oleh Ayu.


"Kamu yang cengengesan sini maju" Ucap Ayu.


Rey kemudian maju kedepan.


"Nama??" Tanya Ayu.


"Reynand Farhadian" Jawab Rey.


"Oke Reynand kamu saya pilih jadi ketua kelompok 7" Ucap Ayu.


"Saya Kak?" Tanya Rey.


"Iya siapa lagi. Tugas kamu sekarang kontrol barang bawaan kelompok kamu, kalau ada yang kurang segera lapor, satu lagi kamu tunggu 2 maba yang telat itu dan bawa kesini, sekarang segera lakukan" Ucap Ayu.


"Iya Kak" Jawab Rey sambil berjalan menuju kelompok.


Sementara Bayu masih di tanyai oleh kating satunya lagi.


"Sekarang kamu push up 10 kali" Ucap Kating.


"Kok push up Kak, saya kan gak salah" Jawab Bayu.


"Kamu ngelawan ya??" Ancam Kating.


Dengan wajah geram Bayu terpaksa melakukan push up.


Di tempat lain Rey sedang menginspeksi barang bawaan anggota kelompoknya, dan dia rasa tak ada yang salah dengan barang bawaannya. Rey kemudian kembali menuju tempat Ayu untuk melapor.


"Kak, barang bawaan kelompok 7 lengkap Kak" Ucap Rey.


"Baiklah, sekarang kita tunggu siapa yang telat" Ucap Ayu.


"Kamu udah selesai push up?" Tanya Ayu ke Bayu.


"Udah Kak" Jawab Bayu.


"Kamu kembali ke barisan bersama Rey, 5 menit lagi kita menunggu maba yang telat, kalau masih telat kita tinggal" Ucap Ayu tegas.


Sekitar pukul 05:38 2 mahasiswa baru itu pun muncul, tampak 2 orang cewek yang langsung menghampiri Ayu. Mereka adalah 2 orang yang satu jurusan dengan Rey yaitu Dita dan Alivia.


"Maaf Kak kami telat, ban motor kami bocor Kak, gak ada tempat tambal ban yang buka" Ucap Dita.


"Kalian pakau motor kesini??" Tanya Ayu.

__ADS_1


"Iya Kak" Jawab Dita.


"Disini mayoritas 95% mahasiswa memakai mobil untuk ke kampus, dan kalian pakai motor, kalian bagaimana bisa kuliah disini??" Tanya Ayu.


"Kami lewat jalur beasiswa Kak" Jawab Alivia.


"Pantes aja, oke sekarang kalian squat jump masing masing 10 kali" Ucap Ayu.


Dita dan Alivia pun melakukan hukuman mereka sesuai dengan perintah Ayu.


"Jadi ini contoh buat kalian, jangan berani ada yang telat, jika besok ada yang telat lagi, hukumannya bakalan lebih parah, Paham semuanya." Jelas Ayu


"Paham Kak" Jawab mereka serentak.


"Eh Rey emang belagu amat ya tu orang, mereka belum tau siapa lu, awas aja ntar kalo ini udah berakhir" Bisik Bayu.


"Sssttt!! Diam aja, ntar lu dihukum lagi" Balas Rey.


Setelah Dita dan Alivia selesai melakukan hukumannya mereka di persilahkan kembali ke barisan.


"Kalian silahkan kembali ke barisan" Ucap Ayu.


"Eh tunggu dulu, barang perlengkapan kalian belum di cek" Ucap kating yang menghukum Bayu tadi sambil menghentikan langkah Dita dan Alivia.


"Kamu namanya siapa?" Tanya Kating.


"Alivia Citra Kak" Jawab Alivia.


"Kalung permen gummy kamu mana??" Ucap Kating.


Alivia kemudian meraba lehernya dan benar saja kalung nya tidak ada.


"Lupa?? Hah lupa?? Udah telat barang gak lengkap lagi" Ucap Kating.


"Maaf Kak, kayaknya ketinggalan di kost" Ucap Alivia.


"Gak pakek alesan, kamu diam disini, yang satunya boleh ke barisan" Ucap Kating.


"Oke sekarang kita semua berbaris menuju ke panggung di lapangan belakang Rektorat, sesuai urutan kelompok" Ucap Ayu.


Mereka pun mulai berbaris dan menuju ke lokasi sesuai arahan panitia yang di mulai dari kelompok 1 sampai saterusnya.


Sementara itu Alivia masih ditahan oleh kating kelompok 7, dan dikumpulkan bersama mahasiswa kelompok lain yang juga memiliki permasalahan yang sama.


Setelah sampai di lapangan kemudian mereka di minta untuk bernyanyi Mars Universitas, mereka mulai mendengarkan terlebih dahulu dan mengikutinya, lirik dan nada yang simple membuat mereka cepar menghafalnya.


Rektor memberi sambutan sekitar 1 jam 30 menit, setalah itu para mahasiswa baru di berikan waktu untuk sarapan selama 15 menit.


Saat yang lain tengah sarapan fokus Rey tertuju pada teman satu kelompok sekaligus satu jurusannya Alivia yang tengah di hukum, mereka dijemur dan tidak dibiarkan untuk sarapan.


Kemudian Ayu yang entah darimana datangnya, menemui Rey yang sedang sarapan.


"Rey, ini buat kamu" Ucap Ayu sambil memberikan sebuah Apel Fuji.


"Makasih Kak" Jawab Rey.


"Ma'af ya Rey kalau agak sedikit keras pagi tadi, gak enak sama yang lain" Ucap Ayu.


"Oh gak apa apa Kak, emang udah seharusnya" Jawab Rey.


"Yaudah Rey, dimakan ya Apelnya" Ucap Ayu sambil meninggalkan Rey.


"Rey tu cewek kayaknya suka sama lu, liat aja sampe ngasih buah sama permintaan maaf" Ucap Bayu.


"Ah gak mungkinlah, udah buruan makan, waktu kita gak banyak" Jawab Rey.


Mereka kemudian menyelesaikan sarapannya 3 menit sebelum waktu berakhir dan melanjukan ospek hari pertama, hari pertama yang membosankan karena hanya diisi dengan penyampaian kata kata dari para warek dan dosen.


Sekitar pukul 10:00 Pagi, terlihat Alivia dan yang lainnya telah dibebaskan dari hukuman dan di perbolehkan untuk sarapan dan berkumpul dengan kelompoknya.


Para mahasiswa terlihat sangat bosan dengan mendengar ocehan dari para dosen. Dan sampai juga di waktu makan siang, mereka di beri waktu 45 menit untuk makan dan sholat bagi yang muslim.


"Sholat dulu apa makan dulu Rey" Tanya Bayu.


"Sholat dulu aja, abis itu makan" Jawab Bayu.


Mereka kemudian sholat berjamaah di masjid kampus. Setelah itu makan siang. Saat sedang asyik makan siang Rey dihampiri oleh Ayu dan Yudha si ketua Panitia.


"Hey Rey" Sapa Yudha.


"Iya Kak" Jawab Rey.


"Gimana Ospeknya, seru??" Tanya Yudha.


"Iya Kak seru seru" Ucap Rey.

__ADS_1


"Udah gak usah bohong, pasti ngebosenin kan" Ucap Yudha.


"Kami juga udah pernah alamin kok" Tambah Ayu.


"Iyaaa bisa dibilang gitu juga sih Kak" Jawab Rey.


"Hari ini emang ngebosenin, tapi besok sama hari terakhir seru banget, liat aja ntar" Ucap Yudha.


"Iya Kak" Jawab Rey.


"Yaudah kalian lanjut makannya, kami keliling dulu" Ucap Yudha sambil meninggalkan Rey dan Bayu.


"Tuh kan Rey, lu mulu yang disapa" Ucap Bayu.


"Ah biarin, gak usah di urusin" Jawab Rey.


Setelah mereka selesai makan siang dan waktu sudah pukul 01:00 siang, mereka kembali melanjutkan aktivitas membosankan mendengar ocehan yang hampir tak masuk ke otak mereka, waktu pun tak terasa sudah menunjukkan pukul 05:00 sore. Acara Ospek hari pertama dinyatakan selesai. Sebelum para mahasiswa baru dibubarkan Yudha selaku ketua panitia memberikan pengumuman.


"Baik sebelum pulang mohon di dengarkan, besok datang seperti jam biasanya 05:30 sudah ada di lokasi perkumpulan, tidak boleh ada yang telat lagi, perlengkapan gak boleh ada yang kurang, dan satu lagi, bagi mahasiswa cowok di haruskan untuk memotong rambut maksimal 5 cm, ingat maksimal 5 cm. Mengerti semuanya" Jelas Yudha.


"Mengerti" Jawab Mahasiswa serentak.


"Baik kalau sudah mengerti, akan ada konsekuensi bagi yang tidak mengikuti aturan, sekarang kalian boleh pulang." Tutup Yudha.


Para mahasiswa pun berhamburan meninggalkan lapangan dan menuju ke parkiran, saat di parkiran kebetulan mobil Rey parkir dekat dengan motor milik Dita dan Alivia dan motor tersebut masih terlihat bocor. Dan terlihat pula Dita dan Alivia sedang memeriksa motornya.


"Kita pulangnya gimana nih" Ucap Dita.


"Dorong aja sampe ke tambel ban terdekat" Jawab Alivia.


Kemudian Rey dan Bayu menghampiri mereka berdua.


"Motor kalian masih bocor??" Tanya Rey.


"Iya, gak tau juga tambel ban deket sini dimana" Jawab Dita.


"Kalau gak buruan ditambel ntar kalian telat lagi loh" Ucap Bayu.


"Kita kan kebetulan 1 kelompok sama 1 jurusan, jadi kita bakalan jadi temen, jadi saling tolong gak apa apa kan??" Ucap Rey.


"Boleh kalau gak keberatan sih" Jawab Dita.


Kemudian Rey menelepon ke Pak Robi minta untuk memanggil Service Advisor untuk ke lokasi Rey.


"Kalian tunggu bentar ya, gak lama kok" Ucap Rey.


"Emangnya lu hubungin siapa?" Tanya Bayu.


"Udah liat aja ntar" Jawab Rey


Tak lama menunggu Service Advisor datang dengan membawa ban baru dan langsung mengganti ban motor Dita dan Alivia. Setelah pekerjaan selesai Service Advisor pun kembali.


"Loh Kak kok langsung balik montirnya" Tanya Dita.


"Oh itu udah aku yang atur, kebetulan aku kerjasama sama perusahaan mereka" Ucap Rey.


Dita dan Alivia pun heran dengan maksud jawaban Rey. Rey bahkan tak sadar kalau dia telah keceplosan.


"Eh gw ngomong apa ya" Gumam Rey setelah menyadari perkataanya tadi.


Kemudian Rey bergegas menuju mobilnya sambil menarik tangan Bayu dan pamit pulang.


"Kamu pulang dulu ya, besok jangan telat lagi" Ucap Rey sambil meninggalkan Dita dan Alivia.


"Eh Makasih Kak" Ucap mereka berdua.


Dita dan Alivia pun saling menatap satu sama lain merasa heran dengan sikap Rey. Kemudian mereka memutuskan untuk pulang ke kostnya.


Sementara itu dijalan Bayu sedang mempertanyakan perihal sikap Rey tadi.


"Lu kenapa buru buru banget Rey" Tanya Bayu.


"Gak ada, gw pengen cepet cepet pulang aja" Jawab Rey.


"Lu ya emang kadang kadang suka aneh" Ucap Bayu yang juga tidak menyadari ucapan Rey tadi.


Beberapa saat kemudian Rey sampai dirumah Bayu dan langsung pamit pulang.


"Gw pulang dulu, besok jangan telat" Ucap Rey.


"Iya aman" Jawab Bayu.


Rey kemudian pulang ke rumahnya, dan setelah sampai dirumah kebetulan ada Pak Fardi yang sedang menyiram tanaman.


"Pak tolong masukin mobil, saya capek banget" Ucap Rey.

__ADS_1


"Iya Den" Jawab Pak Fardi.


Rey kemudian langsung masuk ke rumah dan menuju kamar, dia merasa sangat lelah dan tanpa sadar tertidur....


__ADS_2