
Setelah perjalanan dari rumah Vera meraka pun sampai dirumah Rey kemudian mereka memutuskan untuk istirahat.
"Gw mau tidur siang aja dulu lah" Ucap Bayu.
"Gw juga pegel, pengen banget rasanya tidur lelap banget setelah semua masalah ini" Jawab Rey.
"Lah gw tidurnya dimana?" Tanya Bayu.
"Noh itu ada kamar tamu, lu tidur nya disitu aja" Jawab Rey.
"Kagak berani gw" Jawab Bayu.
"Terus lu mau tidur berdua sama gw??" Tanya Rey.
"Ih kagak mau juga, lu kan Duda kesepian" Jawab Bayu.
"Enak aja tu mulut, yaudah kita tidur disofa" Ucap Rey.
Mereka pun kemudian berbaring di sofa.
"Rey apa lu gak kesepian tinggal dirumah segede ini sendirian??"
"Terus lu gak ada niatan buat balik ke istri lu lagi, secara kan semua nya udah jelas, yang di kandungan Vera itu bukan anak lu, jadi lu aman kan, lu bisa ngajak istri lu balik" Ucap Bayu.
"Rey, Rey!!, Lah udah tidur nih bocah" Tambah Bayu.
Ternyata Rey telah tertidur dan Bayu hanya berbicara sendiri. Bayu pun ikut tidur.
Sore hari nya Rey terbangun, dia melihat Bayu masih tertidur, dia bangun dari sofa dan berjalan keluar teras, dia duduk di kursi depan teras, dan terlihat Pak Fardi datang dengan istrinya untuk bersih bersih.
"Den lagi nyantai ya" Tanya Pak Fardi.
"Iya pak, punya rokok gak Pak??" Tanya Rey balik.
"Ini ada Den, Den Rey kan gak merokok, kok minta rokok" Jawab Pak Fardi.
"Gak apa apa Pak, pengen nyobain aja, sekalian minta tolong Bu Ida buatin kopi" Jawab Rey.
Pak Fardi pun memberikan rokok dan meminta istrinya untuk membuatkan kopi untuk Rey.
Rey pun menyulut rokoknya, dia menghisap asap rokok dengan santai.
"Enak juga rokok nya Pak Fardi, ntar gw beli aja" Gumam Rey.
Bayu pun terbangun dan mencari keberadaan Rey, dan melihat Bu Ida yang lagi beres beres.
"Rey dimana Bu?" Tanya Bayu.
"Eh Nak Bayu udah bangun ya, Den Rey di teras depan" Jawab Bu Ida.
Bayu menemui Rey ke teras depan dan melihat Rey sedang menghisap rokok.
"Widih ngerokok nih, asik bener" Ucap Bayu.
"Lu bangunnya lama amat, buruan mandi sana" Balas Rey.
"Masih jam 5 juga ini" Jawab Bayu.
"Gak apa apa sekalian mampir di minimarket ntar beli rokok" Ucap Rey.
"Sekalian rokok gw ya" Jawab Bayu.
"Iye gampang, udah mandi sono, bajunya pilih di lemari gw" Balas Rey.
__ADS_1
Bayu pun segara mandi, Rey pun pergi ke kamarnya dan Mandi, setalah selesai berpakaian mereka pun berangkat.
"Pak saya keluar dulu, titip jaga rumah ya" Ucap Rey.
Rey dan Bayu berangkat dan mampir di minimarket untuk membeli rokok.
"Lu beli rokok apa Rey" Tanya Bayu.
"Kalau gak salah si nama rokok Pak Fardi tadi A Mild" Jawab Rey.
Rey dan Bayu turun dan membeli rokok, dan dilayani oleh seorang kasir wanita yang menarik perhatian Rey. Rey tampak terus memandangi Kasir tersebut dan memperhatikan ID card nya, dan tertulis namanya disana "Dinda".
"Dinda udah lama kerja disini ya??" tanya Rey.
"Maaf Kak, saya bukan Dinda, ini ID card temen saya pakek" Jawab Mbak Kasir.
Rey pun terlihat malu dan langsung membayar barangnya.
"Kak barangnya kelupaan nih" Ucap Mbak Kasir.
Rey terlihat malu dan gugup si perhatikan pembeli lainnya yang sedang antri, sampai melupakan barang belanjaannya, Bayu yang melihatnya cengengesan dengan tingkah Rey. Mereka pun kembali ke mobil.
"Sialan tu cewek malu maluin gw, liat aja ntar" Ucap Rey.
"Udah, lagian juga lu ganjen amat" Balas Bayu.
Mereka pun berangkat menemui Erly yang ternyata sudah menunggu di suatu tempat makan, Rey pun menuju ke tempat Erly masih dengan hatinya yang kesal. Setiba nya di tempat itu terlihat Erly melambaikan tangan ke arah Rey.
"Eh itu dia Erly, yuk kesana Yu" Ucap Rey.
Rey dan Bayu pun menghampiri Erly, ternyata Erly juga mengajak temannya, Erly sengaja mengajak temannya karena Rey meminta untuk mengajak temannya juga. Dan kebetulan teman yang diajaknya itu single.
"Udah lama nunggu ya" Ucap Rey.
"Barusan juga sih, eh ini kenalin Ria" Jawab Erly.
"Halo Erly, Ria, salam kenal" Ucap Bayu.
"Formal amat sih lu kenalannya" Ucap Rey.
"Kalian udah pesan makanan??" Tanya Rey.
"Belum sih ini baru mau pesan, pesan sekalian ya" Jawab Erly.
Meraka pun memesan makanan, setelah selesai makan, mereka hanya mengobrol ringan sambil menikmati desert.
"Kamu kuliah atau udah kerja Rey" Tanya Erly.
"Baru sekarang mau kuliah sih" Ucap Rey.
"Rey itu juga kerja, tapi dia pemilik perusaannya" Ceplos Bayu.
"Yu, kita kan udah omongin kalo gak usah bawa bawa yang itu" Ucap Rey.
"Sorry Rey, keceplosan gw" Ucap Bayu.
"Haaah pemilik perusahaan??" Tanya Erlu terkaget.
"Gak perlu dibahas kok, Bayu suka ngawur" Jawab Rey.
"Ini Kak Reynand Farhadian kan??" Tanya Ria tiba tiba.
"Iyaa, kok tau sih??" Tanya Rey balik.
__ADS_1
"Eh iya bener, Kak Rey ini CEO nya perusahaan PT. BUMI KARYA GROUP perusahaan furnitur besar itu, yak kan" Jelas Ria.
"Kamu tau dari mana sih" Tanya Rey.
"Orang orang juga banyak yang udah tau Kak" Ucap Ria.
"Nah tanpa harus gw kasih tau juga semua udah tau" Ucap Bayu.
"Gara gara lu nih Yu, gw kan gak pengen orang orang tau" Ucap Rey.
Erly jadi semakin tertarik dengan Rey mengetahui kalau Rey adalah orang yang Kaya Raya bahkan dia seorang CEO, tetap dia belum mengetahui bahwa dia seorang Duda. Erly terus memandangi Rey dengan penuh kekaguman.
Rey yang notice dengan tatapan Erly balik menatap Erly dan Erly langsung memalingkan pandangannya.
"Dih saling tatap nih" Rayu Bayu.
"Ih apaan sih" Ucap Erly.
"Kita pindah duduk aja gak sih" Ucap Bayu ke Ria.
"Boleh, gak enak nih gangguin orang yang kasmaran" Ucap Ria.
"Disini aja kali, ngapain pindah segala" Ucap Rey.
"Aku ke toilet bentar ya, sama Erly" Ucap Ria.
"Iya iya" Jawab Bayu.
Erly dan Ria pun menuju toilet, Rey dan Bayu yang tinggal berdua saja mengatur sebuah rencana.
"Rey gimana kalau lu nganter Erly pulang, tapi lu tanya dulu dia pulang nya kemana, kebetulan gw sama Ria udah kode kodean buat kalian pulang bareng" Ucap Bayu.
"Apa iya dia mau pisah sama temennya?" Tanya Rey.
"Gampang, gw yakin si Ria bisa ngaturnya" Jawab Bayu.
Sementara itu di toilet....
"Erly, gw pulang bareng Bayu ya, kamu boleh pulang bareng Rey" Ucap Ria.
"Seriusan kamu??, kamu gak apa apa pulang sama Bayu?" Tanya Erly.
"Aku udah janjian sama Bayu tadi, makanya jangan ngelamun tatapin Rey mulu" Ucap Ria.
"Apaan sih, tapi yaudah deh, Rey itu udah ganteng, kaya, CEO lagi" Ucap Erly.
Erly dan Ria pun kembali ke tempat Rey dan Bayu.
"Udah jam 10 nih, pulang yuk" Ucap Bayu.
"Cepet amat Yu" Jawab Rey.
"Udah yuk, pulang aja" Jelas Bayu.
Mereka pun pulang dan Bayu langsung di gandeng oleh Ria.
"Aku pulang bareng Bayu yah, kamu sama Kak Rey aja" Ucap Ria.
Bayu dan Ria langsung naik motor dan bergegas jalan meninggalkan Rey dan Erly.
"Yaudah aku yang nganter yah, kamu pulangnya kemana" Tanya Rey.
"Aku di kost Kambodja dekar GOR kak" Jawan Erly.
__ADS_1
"Yaudah yuk, masuk ke mobil" Balas Rey.
Rey dan Erly pun masuk ke mobil dan mengantar Erly ke kosnya....-