Duda Muda Idola Wanita

Duda Muda Idola Wanita
Hilang Arah


__ADS_3

Rey yang sedari tadi berada di depan toko Windi menunggu Dinda keluar dan beberapa saat kemudian Dinda pun keluar.


"Dinda, tunggu bentar" Ucap Rey.


"Iya kenapa Rey?" Tanya Dinda.


"Aku mau minta tolong banget sama kamu, tolong temuin lu sama Windi" Ucap Rey.


"Gimana ya Rey, Windi udah ngomong kayak gitu, jadi aku gak bisa" Jawab Dinda.


"Sekali aja Din, tolonglah" Ucap Rey.


"Maaf Rey, aku gak bisa" Ucap Dinda sambil naik kemotornya lalu pergi meninggalkan Rey.


"Ahhhkk! Sial banget sih gw" Gumam Rey.


Rey kemudian kembali ke mobilnya dan ingin pergi ke kost Windi mengikuti Dinda, Rey langsung bergegas menancap gas mobilnya, tapi Dinda sudah tak terlihat, dia kemudian menuju ke kost Windi, tetapi keadaan tetap sama, tak ada tanda tanda Windi di kostnya.


"Ini Windi kemana ya, Ah udahlah capek gw" Gumam Rey.


Kemudian Rey memutuskan untuk pulang ke rumahnya, sesampai di rumah dia langsung masuk kamar dan duduk termenung.


"Apa Windi udah gak ada rasa sama gw??" Tanya diri Rey.


"Gw emang salah sih, udah ngajak cewek lain nginep dirumah gw, tapi emang niat gw pengen nolong" Gumam Rey.


Rey kemudian menambil ponselnya dan kembali mencoba menghubungi Windi, sama saja nomornya tidak aktif.


"Lebih baik gw tunggu aja dulu sampau situasinya tenang dikit, dia pasti bakal balik ke gw" Gumam Rey.


Setelah itu Rey hanya duduk duduk dan mondar mandir di dalam kamarnya, perasaannya masih tidak tenang meskipun dia berusaha untuk menenangkan perasaannya. Kemudian ponsel Rey berdering, dia dengan sigap mengambil ponselnya, ternyata itu telepon dari Bayu, Rey kemudian menjawabnya.


"Rey lu dimana" Tanya Bayu.


"Dirumah, kenapa Yu?" Tanya Rey balik.


"Lu pasti gak bakalan percaya sama yang gw omongin ini kalau lu gak liat sendiri" Ucap Bayu.


"Gimana gw mau percaya, lu belum ngasih tau gw" Ucap Rey.


"Buruan ke Cafe Victoria sekarang" Ucap Bayu.


"Sekarang banget, gw lagi pusing nih" Ucap Rey.


"Sekarang Rey, cepet" Ucap Bayu.


"Oke oke, tunggu gw disitu" Ucap Rey.


Rey kemudian bergegas menuju mobil dan langsung tancap gas menuju Cafe Victoria. Sesampai di sana dia langsung mencari Bayu, terlihat Bayu melambaikan tangan ke Arah Rey dan Rey langsung menemui nya.


"Lu ngapain disini?" Tanya Rey.


"Gw lagi rapat sama kating, tapi itu gak penting sekarang, lu ikut gw" Ucap Bayu sambil menarik tangan Rey.


"Kenapa sih nih bocah" Gumam Rey.


"Tu liat siapa" Ucap Bayu sambil menunjuk ke arah seseorang.


"Yang mana??" Tanya Rey.


"Yang itu, cewek yang pakek baju Ijo" Ucap Bayu.


"Itu cewek lu kan?" Tambah Bayu.


"Windiii??!" Ucap Rey.


"Nah dia sama cowok tuh" Ucap Bayu.

__ADS_1


"Ini gak bener sih" Ucap Rey.


Rey kemudian menghampiri Windi yang sedang duduk bersama seorang cowok yang Rey tidak kenal.


"Halo Win, katanya sakit" Ucap Rey mengejutkan Windi.


"Kamu ngapain disini" Ucap Windi.


"Pantesan nomor kamu gak aktif ya" Ucap Rey.


"Mas ini siapa ya?" Tanya Cowok yang bersama Windi.


"Rey, saya Rey pacarnya Windi" Ucap Rey.


"Oh jadi ini pacar kamu Win" Ucap si Cowok.


"Cowok brengsek ini yang berani selingkuhin kamu sama sepupu kamu sendiri" Tambah si Cowok.


"Maksud mas apa ya, mulutnya dijaga" Tanya Rey.


"Iyaaa kamu tau Alivia sama Windi itu sepupuan" Ucap si Cowok.


"Mas ini siapa??" Tanya Rey.


"Saya keluarganya Windi" Ucap si Cowok.


Kemudian datang Bayu menghampiri Rey.


"Rey gak usah ribut disini, malu di liat orang" Ucap Bayu.


"Gw gak bakal ribut Yu" Ucap Rey.


"Jadi mas ngira Windi selingkuh sama saya??" Tanya si Cowok.


"Windi itu orang baik baik, dia sudah cerita semuanya ke saya" Tambah si cowok lagi.


"Win, aku mohon sama kamu, semua gak seperti yang kamu kira Win" Ucap Rey.


"Udah mas, Windi gak mau diganggu saat ini, saya harap mas pulang aja dan gak ganggu Windi" Ucap si Cowok.


"Yuk Rey" ajak Bayu.


Bayu pun mengajak Rey meninggalkan meja Windi dan cowok itu. Rey bahkan tak mampu bertindak tak bisa melakukan apapun.


"Lu gimana sih Rey, gw gak tau masalah yang sebenarnya, gw kira cewek lu yang selingkuh makanya gw panggil lu kesini" Ucap Bayu.


"Ceritanya panjang Yu, udahlah gw udah pusing mikirin ini semua" Ucap Rey.


"Lagian lu juga sih, cewek cantik semua lu libas" Ucap Bayu.


"Yu sekarang bukan waktunya lu becandain gw" Ucap Rey.


"Yaudah sekarang dari pada lu pusing lu gabung ama gw sama kating, kita lagi ngadain rapat buat malam kemah bersama mahasiswa baru" Ucap Bayu.


"Gw gak enak ah" Ucap Rey.


"Apa yang gak enak, mereka semua udah kenal sama lo" Ucap Bayu.


"Udah ayo gabung, mereka di halaman belakang cafe" Ucap Bayu sambil mengajak Rey bergabung.


Sesampainya disana tenyata ada Yudha dan Ayu juga yang sedang ikut rapat.


"Sorry kak, tadi ada urusan sama Rey, sekalian deh aku ajak kesini" Ucap Bayu.


"Eh Rey ya, duduk duduk sini" Ucap Yudha.


"Iya Kak, hallo semuanya" Ucap Rey.

__ADS_1


Ayu bahkan tak berani lagi menyapa Rey, padahal dia sebelumnya mengincar Rey, tetapi setelah tahu siapa Rey dia jadi berubah pikiran.


Rey bergabung dengan mereka dan mendengarkan mereka menyusun rencana tapi fokus Rey masih tertuju kepada Windi dan saudaranya yang masih berada di Cafe.


"Apa gw ikhlasin aja ya si Windi, gw baru kali ini di cuekin cewek, ah bodolah liat aja ntar" Gumam Rey dalam hati.


"Rey, Rey" Panggil Yudha.


"Eh iya Kak" Jawab Rey.


"Kebetulan ada kamu nih, buat rencana kita kemah bersama maba, kita mau ajuin proposal kw perusahaan kamu, gimana??" Tanya Bayu.


"Gak apa apa Kak, aku yang atur ntar" Ucap Rey.


"Anak banget ya punya CEO perusahaan besar di kampus, gak perlu pusing pusing nyari partnership" Ucap Yudha.


"Yaudah Rey, kalau kamu mau ikut ke panitiaan kamu gabung aja" Tawar Yudha.


"Gak apa apa nih Kak?" Tanya Rey.


"Tentu aja dong, suatu kehormatan bagi kami" Ucap Yudha.


"Ah kak Yudha berlebihan banget" Ucap Rey.


"Oke jadi rapat kita hari ini sudah selesai, Jadwal Ayu yang atur ya, Bayu sama yang lainnya perlengkapan, dan buat Rey santai aja" Ucap Yudha.


"Kok aku santai aja Kak?" Tanya Rey.


"Kan udah di bagian proposalnya" Ucap Yudha.


"Iya Kak, aku jamin nanti bakalan beres" Ucap Rey.


"Acaranya Malam minggu ini ya, dan untuk survey lokasi di lakukan ntar sore, Aku sama Kak Yudha yang survey" Ucap Ayu.


"Jadi udah jelas ya, sekarang kita boleh bubar, mau pulang, mau nongkrong bebas" Ucap Yudha.


Rey terus berfokus kepada Windi disana, terlihat dia masih berada disana dan terlihat sedang bercerita kepada si Cowok yang mengaku keluarganya itu.


"Rey lu gak balik?" Tanya Bayu.


"Ntar aja Yu, gw mau tenangin pikiran bentar" Ucap Rey.


"Yaudah gw temenin lu disini, udah lama kita gak nongkrong berdua" Ucap Bayu.


"Yang lain udah pulang?" Tanya Rey.


"Udah sih, Yudha sama Ayu langsung survey lokasi" Jawab Bayu.


"Oh" Jawab Rey ketus.


Mereka hanya duduk santai di halaman belakang Cafe sambil menikmati minuman dan cemilan, sat melihat ke arah Windi ternyata Windi sudah menghilang, Rey pun kemudian bangkit dan melihat sekeliling dan benar saja, Windi terlihat berboncengan dengan cowok itu.


"Lu mau ikut atau tunggu gw disini" Tanya Rey.


"Kemana?" Tanya Bayu balik.


"Udah ikut aja" Ucap Rey sambil menarik tangan Bayu.


Rey dengan cepat masuk ke mobil untuk mengikuti kemana Windi pergi.


"Buru buru amat Rey" Ucap Bayu.


"Gw penget liat mereka kemana" Ucap Rey.


"Masalah Cewek lagi cewek lagi" Ucap Bayu.


"Udah diem aja, ngikut aja" Ucap Rey.

__ADS_1


Rey terus mengikuti mereka berdua dan tak berepa lama, mereka berhenti di sebuah ruko yang cukup besar dan melihat Windi serta cowok itu masuk.


__ADS_2