Duda Muda Idola Wanita

Duda Muda Idola Wanita
Laura Lagi


__ADS_3

Rey pun tiba di tempat kerja Windi, seperti biasa Windi terlihat sedang melayani pembeli di meja kasir, Windi pun menyadari kehadiran Rey. Terlihat Windi melambaikan tangan sambil tersenyum manis kepada Rey, Rey juga membalas senyuman Windi.


"Gw masuk dulu ya" Ucap Rey.


"Titip minuman ya" Ucap Bayu.


"Iya gampang" Ucap Rey.


Rey kemudian masuk dan menuju chiller untuk mengambil minuman, setelah itu menuju ke kasir tempat Windi.


"Senyum nya manis banget, keliatannya lagi happy" Sapa Rey.


"Iya Kak lagi happy" Balas Windi.


"Kenapa nih" Tanya Rey.


"Soalnya Kak Rey datang" Ucap Windi.


"Aduh gara gara aku to" Ucap Rey.


"Kok aku kayaknya seneng banget liat Kak Rey" Ucap Windi.


"Ya kalau ketemu pacar ya harus seneng" Jawab Rey.


"Eh ngomong ngomong rapi gini dari mana Kak??" Tanya Windi.


"Oh ini aku barusan dari kantor ngurusin proposal temen temen" Jawab Rey.


"Proposal buat apa Kak??" Tanya Windi lagi.


"Buat kemah bersama mahasiswa baru minggu ini" Jawab Rey.


"Mahasiswa baru ya, berarti seharian sama Alivia dong" Ucap Windi.


"Ya ampun Win, kok di bahas lagi, lagian ini rame rame kok, seluruh mahasiswa baru lo" Ucap Rey.


"Iya aku percaya sama Kak Rey, tapi awas yaa" Ucap Windi.


"Iyaa Win, kamu tenang aja, aku gak bakalan macem macem" Ucap Rey.


"Yaudah Kak, ini belanjaannya, itu Kak Bayu ya yang nunggu di luar?" Tanya Windi.


"Iya aku sama Bayu" Ucap Rey.


"Yaudah Kak, tuh Kak Rey halangin antrian" Ucap Windi.


"Maaf maaf, silahkan pak" Ucap Rey.


"Aku keluar dulu ya" Ucap Rey.


"Iya Kak" Jawab Windi.


Rey pun kemudian keluar dari toko Windi dan kembali bersama Bayu.


"Cepet amat lu keluar" Ucap Bayu.


"Lagi rame orang, jadi gak bisa lama lama ngobrol" Ucap Rey.


"Sekarang kita kemana, gabut gw" Ucap Bayu.


"Kita serunya kemana ya" Tanya Rey.


"Malah tanya ke gw lagi" Ucap Bayu.


"Lu kan biasanya banyak ide banyak tempat baru" Ucap Rey.


"Ah gw ada satu tempat" Ucap Bayu.


"Kemana??" Tanya Rey.


"Kan kemaren lu gak mau ke Club, sekarang gw rasa mood lu lagi bagus, pastinya sekarang lu mau" Ucap Bayu.


"Boleh sih daripada gabut" Ucap Rey.


"Yaudah berangkat gak sih" Ucap Bayu.


"Iya bentar, gw kasih tau Windi dulu" Ucap Rey.


"Wajib lapor banget ya" Ucap Bayu.


"Sirik aja lu" Ucap Rey.


Rey kemudian kembali masuk ke tempat Windi untuk memberi tahunya.


"Win aku pergi dulu ya, mau temenin Bayu" Ucap Rey.


"Iya hati hati Kak" Jawab Windi.

__ADS_1


Rey kemudian kembali menghampiri Bayu.


"Beres, ayo berangkat" Ucap Rey.


"Ayok gas lah" Ucap Bayu.


Mereka berdua kemudian pergi menuju sebuah club yang jam siang sudah mulai buka, karena jadwal malam dengan siang ada agenda berbeda dari club. Tak lama kemudian mereka telah sampai.


"Udah sampai nih, yuk masuk" Ucap Bayu.


"Iya ayok" Ucap Rey.


Mereka berdua kemudian masuk, dan langsung di sambut dengan musik yang menendang telinga dan sampai terasa ke jantung serta kelap kelip lampu yang cukup menusuk mata.


"Keras banget musiknya" Ucap Rey.


"Iya emang gini tuh liat speaker nya di atas kepela" Ucap Bayu sambil menunjuk


"Pojok sana yuk, suaranya gak terlalu kenceng kayaknya" Ucap Rey.


"Lu bisa aja, tau aja tempat ada ceweknya" Ucap Bayu.


"Gw gak perhatiin ceweknya" Ucap Rey.


Kemudian Rey dan Bayu langsung duduk ke tempat yang sebelumnya di tunjuk oleh Rey.


"Nah kan, gak terlalu kenceng kan suaranya" Ucap Rey.


"Eh Rey pelayan datang tuh" Ucap Bayu.


"Yaudah lu pesen" Ucap Rey.


"Selamat datang mas, silahkan mau pesan apa" Ucap Pelayan.


"Saya Non-Alcoholic Beer aja mas" Ucap Rey.


"Kok non sih Rey, kurang keras lu" Ucap Bayu.


"Saya Beer aja, sama one shot nya ya mas" Tambah Bayu.


"One shoot 100rb mas ya" Ucap Pelayan.


"Gak apa apa mas, bawa aja" Ucap Bayu.


"Gila lu, main one shot segala" Ucap Rey.


"Baik mas, ditunggu ya mas" Ucap Pelayan.


"Silahkan Mas minuman nya" Ucap Pelayan.


"Makasih Mas" Ucap Rey.


"Nah one shot lu, tenggak sekarang" Ucap Rey.


"Nih liat" Ucap Bayu.


Bayu kemudian langsung meneggak one shotnya dengan cepat dan dengan ekspresi wajah yang membuat Rey tertawa.


"Muka lu kenapa, hahahaha" Ujar Rey.


"Keras banget anjir" Ucap Bayu.


"Nah lu sok sokan" Ucap Rey.


Saat sedang asyik menikmati minuman dan bercanda berdua, terdengar suara seorang cewek yang menyapa Rey.


"Eh itu pacar aku" Ucap cewek tersebut.


Kemudian Rey langsung berbalik melihat dari siapa suara itu berasal, ternyata dia adalah Laura, cewek yang katanya satu kampus dan satu jurusan dengan Rey.


"Eh iya bener pacar aku, kamu main disini juga ya" Sapa Laura.


"Kalian juga disini?" Tanya Rey.


"Kita udah biasa main disini" Jawab Laura.


"Ternyata pilihan aku suka sama kamu bener dah, kamu tongkrongan cafe sama club loh" Tambah Laura.


"Nggak gw kebetulan aja disini" Ucap Rey.


"Girls sini deh, gabung sama mereka" Ucap Laura.


"Aduh ini orang ngapain" Gumam Rey.


"Pelayan, Sampanye nya 1 ya" Ucap Laura.


Pelayan langsung membawa sebotol sampanye ke meja Rey.

__ADS_1


"Nih hadiah buat kamu" Ucap Laura.


"Gw gak minum alkohol" Ucap Rey.


"Lah ini apa" Ucap Laura.


"Ini Non-alcoholic" Ucap Rey.


"Ya kalau sama aku boleh dong" Ucap Laura.


"Tetep nggak" Jawab Rey judes.


"Jadi songong deh jadi cowok, kamu harusnya bersyukur bisa ngobrol sama aku, apalagi aku yang ngajak kamu pacaran sama aku" Ucap Laura.


"Gak perlu disyukurin" Ucap Rey.


"Jual mahal banget sih" Ucap Laura.


"Mbak mbak, gak usah di dengerin, dia emang gitu orangnya" Ucap Bayu.


"Aku gak ngomong sama kamu" Ucap Laura.


"Yeeee di belain juga" Ucap Bayu.


"Kamu liat aja ya, ntar kamu pasti bakalan tergila gila sama aku" Ucap Laura.


"Gak bakalan" Jawab Rey.


"Girls baru kali ini loh ada cowok gak suka sama aku" Ucap Laura.


"Cuma sementara kok, ntar juga bakalan nempel" Ucap teman Laura.


"Kalian makin ngawur deh" Ucap Rey.


"Kamu ya Reynand liat aja" Ucap Laura.


"Yuk girls cabut" Tambah Laura sambil mengajak teman temannya meninggalkan Rey.


"Sial banget gw hari ini, 2 kali gw ketemu cewek gila kayak dia" Ucap Rey.


"Dia itu cantik, orang kaya juga Rey" Ucap Bayu.


"Yaudah lu aja sana sama dia" Ucap Rey.


"Kalau dia suka sama gw kayak dia suka sama lu, gak pakek omong banyak, gw langsung bungkus bawa pulang" Ucap Bayu.


"Emang dasar lu" Ucap Rey.


"Yaudah lupain aja, kita kesini buat ilangin gabut, nikmati suasana nikmati musiknya" Ucap Bayu.


"Mood gw jadi jelek ketemu sama cewek tadi" Ucap Rey.


"Biasa aja kali Rey, gak usah terlalu di pikirin" Ucap Bayu.


"Apalagi dia satu jurusan sama gw, bakalan ngerepotin banget" Ucap Rey.


"Nikmatin aja Rey" Ucap Bayu.


"Lu baru minum dikit aja, udah mulai mabok" Ucap Rey.


"Kagak siapa bilang gw mabok, enak aja" Jawab Bayu.


"Yaudah minuman lu abisin kita pulang, gw bayar bill dulu, gw udah gak selera" Ucap Rey.


"Oki doki boss" Ucap Bayu.


Rey kemudian menuju kasir yang rangkap dengan meja bartender untuk membayar minuman dan lagi lagi bertemu dengan Laura.


"Haduuh dia lagi, gw kira udah pulang" Gumam Rey.


"Mas billnya, buat meja 15" Ucap Rey.


"Ini mas silahkan" Jawab kasir.


"Ngikutin aku ya, udah nyesel??" Ucap Laura.


Rey tak menjawab perkataan Laura dan dia hanya berbicara dengan kasir.


"Ini mas, kembaliannya kasih buat tips pelayan tadi ya mas" Ucap Rey.


Kemudian tanpa sepatah kata pun kepada Laura, Rey kemudian meninggalkannya dan kembali kepada Bayu. Laura begitu kesal karena merasa dicueki oleh Rey. Sementara itu Bayu mulai terlihat setengah pusing saat Rey menghampirinya.


"Nih bocah ngerepotin banget, Bayu ayok pulang" Ucap Rey.


"Iya iya ayok" Ucap Bayu.


"Jadi gini kan, sok sok an lagi" Ucap Rey.

__ADS_1


"Sorry Rey, sorry" Ucap Bayu.


Rey kemudian menuntun Bayu dan membawa nya ke mobil, kemudian langsung mengantarnya pulang ke rumah.


__ADS_2