
"Senebernya tadi gw ketemu Vera di lantai 2 Cafe" Ucap Bayu.
"Vera? ngapain dia" Tanya Rey.
"Jadi gini Rey" Bayu pun menceritakan apa yang di dengarnya tadi di Cafe, semua di ceritakan Bayu dengan Detail tanpa ada yang terlewat. Rey pun kaget dengan apa yang dia dengar dari Bayu. Rey tak menyagka kalau Vera seperti itu.
"Jadi besok lu harus nemenin gw ke rumah Vera, karena gw denger semua ini dari lu" Ucap Rey
"Oke Rey gw akan bantu lu, gw gak mau lu di permainkan orang macam mereka" Jawab Bayu.
"Makasih Yu, lu emang sahabat gw yang terbaik" Ucap Rey.
"Jelas dong, Bayu ini boss, Sheeenggol dong" Canda Bayu.
"Muncrat anjir" Balas Rey.
Bayu pun di antar ke rumah nya dan Rey kembali ke rumahnya.
Malam harinya Rey masih terpikir kan tentang beberapa kejadian yang dia alami akhir akhir ini, Vera yang bersandiwara hingga menyebabkan perceraiannya. Kenapa ini semua bisa terjadi kepadanya, Rey memutuskan untuk tidur untuk mengetahui jawabannya esok hari.
Keesokan harinya pagi pagi sekali Rey terbangun, dan mengecek ponsel nya, dan terdapat pesan dari Bayu yang berisi...
"Gw udah udah infoin ke Vera kalo kita bakal ke rumahnya jam 8 pagi, Gw juga udah minta Vera buat ngajakin si Arsy buat ngelurusin semuanya" Tulis Bayu.
Ternyata ada juga pesan dari nomor baru, rupanya cewek kenalannya tadi malam yaitu Erly.
Erly mengajak Rey untuk keluar makan siang dan jalan jalan, tapi Rey menjawab bahwa ia tidak bisa siang ini, dia menyarankan untuk keluar nanti malam, dan Erly pun setuju.
Rey melihat jam dan sudah pukul 07:00 pagi, Rey kemudian mandi dan me, ngganti pakaian. Rey langsung berangkat ke rumah Bayu.
Setiba di rumah Bayu seperti biasa Baya selalu telah menunggu di depan rumah nya.
"Kok lu setiao gw jemput pasti udah nunggu sih?" tanya Rey.
"Konsepnya di jemput itu jangan buat orang yang jemput kita nunggu, gitu?" Jawab Bayu.
"Tumben lu bener" Ucap Rey.
Meraka pun menuju ke rumah Vera, setelah sampai mereka langsung masuk.
__ADS_1
Saat tiba di ruang tamu rumah Vera, terlihat hanya Ayah nya Vera saja yang menyambut, dan Rey pun menanyai keberadaan Vera.
"Permisi Om, Vera ada??" Tanya Rey.
"Duduk dulu Rey, Vera nya keluar sebentar, lagi bentar juga kembali" Jawab Ayah Vera.
Setelah menunggu beberapa menit ahkirnya Vera tiba, namun Vera tidak sendirian, ternyata dia bersama Arsy.
"Nah itu dia Vera" Ucap Ayahnya.
"Ada nak Arsy juga ya, silahkan duduk, ada apa ya rame rame gini, tumben" Tambah Ayah Vera.
Bahkan Ayah Vera pun belum mengetahui Fakta yang sebenar nya terjadi antar Vera dan Rey, bahkan hubungan Vera dengan Arsy, yang Ayah Vera tahu hanyalah anak yang di kandung Vera itu anaknya Rey. Kemudian Vera pun angkat bicara dan menjelaskan semuanya ke Ayahnya termasuk juga Rey.
"Ayah, sebelumnya Vera sangat meminta maaf, karena Vera sudah mengecewakan Ayah, di sini Vera ingin membuat sebuah pengakuan, mungkin Ayah akan marah setelah mendengarkan semua ini dari Vera" Jelas Vera.
"Kenapa sih Nak, Ayah ingin dengar" Tanya Ayahnya.
"Jadi, Anak yang ada di kandungam Vera bukan anak Kak Rey, memang benar Vera dan Kak Rey telah melakukan perbuatan terlarang, tapi ini bukan anak Kak Rey" Jelas Vera.
"Maksud kamu gimana Vera, kamu sendiri yang menjelaskan ke kami bahwa itu adalah anaknya Rey" Ucap Ayahnya.
"Sebenarnya kemarin Vera takut bilangnya, karena Vera sangat di desak sama Kak Ilham, dan Kak Ilham taunya Vera pacaran sama Kak Rey" Jawab Vera.
"Ini, laki laki yang Vera bawa sekarang, dia lah yang bertanggung jawab atas semua ini, dia Arsy, Pacarnya Vera, setalah mendengar pengumuman di rumah Kak Rey tentang Kak Rey yang telah menikah, hati Vera sangat hancur, dan saat itu Arsy teman Vera berbagi, dan di saat hati Vera sedang rapuh itu, Vera tak menyadari diri Vera untuk melakukan hal terlarang itu dengan Arsy" Jelas Vera.
"Kamu itu udah keterlaluan Vera, gara gara kamu Rey harus berpisah dengan istrinya, dan kamu juga sudah berani melakukan hal yang sepatutnya belum pantas kamu lakukan" Ucap Ayahnya keras.
Vera langsung berlutut di depan Ayahnya seraya memeluk kaki Ayahnya.
"Maafin Vera Ayah, Vera benar benar telah mengecewakan Ayah, semuanya terjadi begitu aja Ayah, dan Arsy juga akan bertanggung jawab" Ucap Vera memohon kepada Ayahnya.
"Sudahlah kalau makin dipikirkan darah Ayah bisa naik, semua yang sudah terjadi sudah tidak dapat kita rubah, waktu terus berjalan dan tak akan bisa berputar kembali, sekarang kamu harus minta maaf ke Nak Rey" Ucap Ayah Vera.
"Kak Rey" Ucap Vera.
"Gak apa apa Vera, aku udah maafin kamu semenjak di ceritakan Bayu, dan juga aku salut sama kamu karena kamu udah jujur dan berani mengakui semuanya" Jawab Rey.
"Dan lu Arsy kan, kayak nya gw kenal Nyokap lu, Nyokap lu kerja di PT. Bumi Karya Group kan??" Tanya Rey kepada Arsy.
__ADS_1
"Kok Kak Rey bisa tau??" Tanya Arsy balik.
"Gw pernah liat lu nganter Nyokap ke kantornya, dan lu harus tau, Nyokap lu kerja di kantor Gw" Ucap Rey.
"Nah buat info aja nih ya, kasih tau ke temen temen lu keluarga lu juga ya, kalo sekarang itu Rey CEO di perusahaan itu" Tambah Bayu.
"Apaan sih lu Yu, pakek itu segala" Ucap Rey.
"Biar orang orang pada tau Rey, supaya mereka gak berani macem macem ama lu" Jawab Bayu.
"Ah lu kadang bener kadang juga sengklek kayak gini" Ucap Rey.
Ayah Vera pun terkejut mendengar kalau Rey merupakan pimpiman dari sebuah perusahaan besar, sementara Arsy hanya tertunduk mendengar pengakuan Rey.
Vera berjanji untuk tidak menyertakan Rey di dalam masalah nya lagi, dan tidak akan menuntut Rey untuk menikahinya, dan Arsy lah orang yang akan menilaki Vera.
Sementara Ayah Vera meminta maaf sebesar besarnya kepada Rey karena kesalahanpahaman yang menyebabkan rumah tangga Rey hancur.
Setelah semua masalah tersebut beres dan semua sudah saling memaafkan, bahkan Rey pun meminta maaf karena telah melakukan hubungan terlarang dengan Vera kepada Ayahnya Vera. Ayah Vera pun memaafkan dan mamakluminya, karena semuanya dianggap sebagai musibah oleh Ayah Vera.
Setelah itu Rey dan Bayu pamit untuk pulang, dan Ayah Vera mengantar sampai ke depan gerbang.
"Syukurlah Yu, masalah gw yang satu ini udah beres, semua berkat lu" Ucap Rey.
"Iyalah Bayu nih bos, Sheeengol Dong" Ucap Bayu.
"Muncrat lagi anjir" Jawab Rey bercanda.
"Sebagai hadiah gw bakalan ajak lu buat makan malam, dan lu bebas makan apa aja sebanyak yang lu suka, gw juga punya janji sama Erly cewek yang gw jumpain di Cafe tadi malem" Ucap Rey.
"Rey lu emanh gercep, lu barusan kemaren cerainya sekarang lu udah dapat cewek baru, emang lu, efek muka ganteng dan kaya" Ucap Bayu.
"Yaudah lu sekarang ke rumah gw aja sama gw, kita ntar malem langsung berangkat, tapi lu info ke Nyokap lu dulu, ntar di cariin lagi" Ucap Rey.
"Aman masalah Nyokap, malasah lain ada, gw gak ada baju ganti" Ucap Bayu.
"Gampang baju baru gw banyak dirumah, lu pilih aja mau pakai yang mana, mumpung mood gw lagi baik" Ucap Rey.
"Emang lu ter ter terbaik lah, Sheeengg...."
__ADS_1
"Ngomong lagi gw getok lu" Ucap Rey menghentikan omongan Bayu.
Mereka pun bercanda di sepanjang perjalanan dan seolah beban sedikit demi sedikit hilang..._