Duda Muda Idola Wanita

Duda Muda Idola Wanita
Kebaikan Rey


__ADS_3

Waktu terasa cepat berlalu dan kini sudah hari terakhir Rey dan Windi di kampung, dan harus kembali lagi ke kota. Siang itu Rey, Windi dan Bapaknya sedang duduk di ruang tamu yang kondisinya masih belum diatur semenjak kepergian sang Ibu. Mereka hanya duduk diatas sebuah karpet lengkap dengan Teh dan Jajanan.


"Pak nanti sore Windi mau balik, besok udah harus masuk kerja" Ucap Windi.


"Iya Nak, bapak juga khawatir sama kerjaan kamu" Ucap Bapak Windi.


"Nak Rey yang langsung nganter Windi kan?" Tanya Bapak Windi ke Rey.


"Iya Pak, saya yang langsung ngantar Windi nanti" Jawab Rey.


"Makasih ya Nak Rey udah mau disini terus udah 3 hari ini, Mohon maaf bila ada kekurangan kami di sini" Ucap Bapak Windi.


"Gak kok Pak, saya yang berterima kasih karena sudah diterima dengan baik disini" Ucap Rey sungkan.


"Sebelum balik Windi mau ke makam Ibu dulu Pak" Ucap Windi.


"Iya Nak, nanti bapak temenin kesana, sekalian sama Febri juga" Ucap Bapak Windi.


Waktu sudah menunjukkan pukul 02:00 siang, dan Febri pun pulang dari sekolahnya. Terlihat Febri turun dari motor yang ditumpangi nya bersama temannya. Dia langsung masuk ke rumah dengan terburu buru.


"Syukur kirain udah pulang" Ucap Febri.


"Salam dulu kek, baru ngomong" Balas Windi.


"Iyaaa iya, Asslamuallaikum" Ucap Febri.


"Wa'alaikum salam" mereka serentak menjawab salam Febri.


"Kamu pulangnya sama siapa Feb??" Tanya Rey.


"Sama temen Kak, maklum tiap hari nebeng" Jawab Febry.


"Iya dulu waktu belum kerja dia yang pakek motor buat sekolah Kak Rey" Tambah Windi.


"Oh gitu ya" Jawab Rey.


"Yaudah Feb kamu makan terus ganti baju, abis itu kita ke makam Ibu, kakak ntar sore mau balik, besok harus kerja" Ucap Windi.


"Aku ganti baju aja, makannya ntar masih kenyang so'alnya" Jawab Febri.


"Yaudah kita berangkat sekarang ya" Ucap Windi.


Mereka berempat pun pergi ke makam untuk menemani Windi berpamitan. Tak lama kemudian mereka sampai di makam Ibu Windi. Windi pun menghampiri makam ibunya.


"Ibuu Windi mau balik ke kota, besok udah harus kerja, Windi akan selalu kirim do'a buat ibu" Ucap Windi.


Mereka kemudian memanjatkan Do'a yang di pimpin oleh Bapak Windi. Terlihat dari raut wajah Windi dia masih sangat bersedih sepeninggal ibunya.


"Aamiiin. Ibu Windi pulang dulu ya, Ibu yang tenang disana" Ucap Windi.


Mereka pun kembali ke rumah untuk bersiap siap kembali ke kota. Rey pun mengajak Windi untuk mengobrol berdua sebentar.


"Win sini bentar deh, ada yang penting nih" Ucap Rey.


"Apaan Kak?" Tanya Windi.


"Gini Win, Uang yang sebelumnya pengen buat biaya Ibu kamu di rawat gimana kalau di kasih ke Febri aja buat beliin dia motor" Ucap Rey.


"Aduh Kak gak usah Kak, gak apa apa loh dia juga tiap hari nebeng sama temennya" Jawab Windi.


"Itu makanya Win biar dia gak nebeng sama temennya terus, Aku gak apa apa kok ngasih ke dia, atau gini aja, anggap aja ini hadiah dari aku buat Febri karena udah baik sama aku selama aku disini" Jelas Rey.


"Kalau itu kemauan Kak Rey sih aku gak bisa larang" Ucap Windi.


"Yaudah nanti kita omongin ke Febri" Ucap Rey.


"Iya Kak" Jawab Windi.

__ADS_1


Rey pun kemudian menjelaskan ke Febri dan bapaknya bahwa dia akan membelikan motor untuk Febri agar di gunakan untuk bersekolah.


Febri tampak begitu senang dan bahagia dia bahkan memeluk Rey karena saking senangnya.


"Makasih kakak Ipar, kakak Ipar memang terbaik" Rayu Febri.


"Apaan sih Feb" Ucap Windi refleks.


"Kak Rey itu beliin motor biar kamu rajin sekolah bukan buat seneng seneng" Tambah Windi.


"Yaudah besok motornya di kirim ya, biar Kak Rey yang mengurusnya besok" Ucap Rey.


"Yeeey besok dapat motor baru" Ucap Febri kegirangan.


"Nak Rey makasih banyak Nak Rey, bapak gak tau harus balasnya gimana, Nak Rey baik banget sama keluarga bapak" Ucap Bapak Windi.


"Iya Pak, emang seharusnya gitu pak" Jawab Rey.


"Iyalah Pak, Kak Rey itu pacarnya Kak Windi, jadinya pasti baik sama kita" Ucap Febri nyerocos.


"Apa iya Win??" Tanya bapaknya.


Windi hanya diam dan tak mampu menjawab, dia terlihat kesal dengan Febri yang mulutnya nyerocos.


"Gak kok Pak, saya cuma temenan sama Windi" Jawab Rey.


"Bapak cuma pesan satu, bapak juga pernah muda, kalau kamu memang sayang sama Windi, tolong jaga dia baik baik Nak Rey" Ucap Bapak Windi.


"Tentu saja pak, saya akan jaga Windi dengan sangat baik" Jawab Rey.


"Iya kan pak, liat jawaban Kak Rey" Ucap Febri.


"Febriii..!!! Kamu nih ya" Ucap Windi.


"Apa sih Kak" Jawab Febri nada mengejek.


"Iya Pak, ini udah selesai, kita sebaiknya balik aja ya Pak" Ucap Windi.


"Iya nak, ayok bapak antar sampai depan" Ucap Bapak.


Bapak dan Febri kemudian mengantar Windi dan Rey sampai depan, Windi dan Rey salam dan mencium tangan Bapak, saat ingin masuk mobil tiba tiba tetangga dan keluarga dekat Windi muncul.


"Udah mau balik ya Rey" Ucap salah satu keluarga Windi.


"Iyaa Bu, kita mau balik dulu" Jawab Rey.


Mereka pun ramai ramai bersalaman bahkan ada yang memeluk Rey. Karena Rey sudah akrab dengan Rey 3 hari belakangan.


"Yaudah hati hati ya Nak" Ucap Bapak.


"Iya Pak" Jawab Rey dan Windi.


Rey dan Windi pun meninggalkan Kampung dan kembali ke kota sore hari itu.


"Keluarga kamu baik baik semua ya" Ucap Rey.


"Iya Kak, keluarga di kampung emang gitu, sering antusias sama orang baru, apalagi orang nya baik kayak Kak Rey" Ucap Windi memuji.


"Windi mau tanya boleh??" Ucap Rey.


"Apaan Kak?" Jawab Windi.


"Gaji kamu di minimarket berapa Win??" Tanya Rey.


"UMR sih kak, 3 jutaan" Jawab Windi.


"Aku mau nawarin kamu, kalau kamu mau sih, kamu kerja di perusahaan aku" Tawar Rey.

__ADS_1


"Di perusahaan Kak Rey??" Ucap Windi.


"Iyaa, aku emang belum ngomong sebelumnya, Aku pemilik perusahaan PT. Bumi Karya Group, tapi aku belum sepenuhnya memimpin, tapi kewenangannya aku yang pegang" Jelas Rey.


"Kalau itu Windi udah tahu kak, aku tahunya dari Dinda." Jawab Windi.


"Kayaknya info itu cepat nyebaernya ya " Ucap Rey.


"Tapi kamu mau kan, nanti aku yang urus kamu masuk ke sana, penghasilannya cukup besar loh" Ucap Rey.


"Aku sih mau mau aja Kak, tapi emang gak ada masalah nantinya??" Tanya Windi.


"Kamu tenang aja Win" Ucap Rey.


"Iya kak, Windi mau" Jawab Windi.


Baru kali ini Rey memperlakukan wanita sebelumnya, bahkan dia sama sekali tak punya perasaan dengan wanita yang di kencaninya. Hanya kepada Windi dia melakukan hal itu.


Tak terasa mereka pun mulai memasuki kota, hari sudah mulai gelap dan Rey menawarkan Windi untuk makan malam, Windi pun mengiyakan, mereka mampir di sebuah Cafe untuk makan.


Kebetulannya disana ada Bayu dan Ria teman Erly yang dulu sempat berkencan 1 malam dengan Rey. Bayu sempat melihat Rey masuk dan dia segera menemui Rey.


"Eh lu udah lama gak keliatan, dari mana aja, di telepon juga gak ada jawaban" Ucap Bayu.


"Gw ada urusan kemaren, jadi gw sibuk" Jawab Rey.


Bayu kemudian melihat ke arah Windi, dia tampak tak asing dengan Windi, lalu Bayu berbisik kepada Rey.


"Bukannya ini cewek yang kasir Minimarket Rey?" Tanya Bayu.


"Iyaa emang kenapa??" Jawab Rey.


"Lu hebat yak sekarang urusan cewek cepet banget" Ucap Bayu.


"Ah lu, awas cepu lu" Ucap Rey.


"Aman ini sahabat terbaik lu" Ucap Bayu.


"Eh Rey gw kesana dulu ya" Ucap Bayu mulai berbicara normal.


"Lu sama siapa??" Tanya Rey.


"Sama Ria" Jawab Bayu.


Kemudian Rey menarik lengan baju Bayu dan berbisik ke dia.


"Ingat kata gw tadi awas lu Cepu" Ucap Rey.


"Oke oke, Mbak saya kesana dulu ya. Rey pergi dulu" Ucap Bayu.


Rey hanya mengangguk dan Windi hanya tersenyum ke arah Bayu.


"Kenapa sih tadi bisik bisik kak" Tanya Windi.


"Gak apa apa kok, dia cuma ngasih tau kalau dia sama ceweknya" Ucap Rey mengelak.


Rey dan Windi pun memesan makanannya.


Sementara Bayu yang kembali ke tempat Ria pun langsung di introgasi oleh Ria.


"Kamu kemana Yu, kok buru buru amat" Tanya Ria.


"Gak ada apa apa, tadi aku salah liat orang aja, terus ngejar ternyata emang salah orang" Jawab Bayu mengelak.


"Kamu nih emang kadang kadang suka gak jelas gitu" Ucap Ria.


Ria dan Bayu pun melanjutkan makan...

__ADS_1


Sementara Rey dan Windi makanan pesanannya telah tiba, dan mereka pun juga makan....


__ADS_2