
Keesokan paginya Rey terbangun dalam keadaan segar bugar. Keseruan yang dirasakan kemarin masih terasa dalam benak Rey. Kemudian masuk telepon dari bayi dari segera menjawabnya.
"Lu di mana Rey" Tanya Bayu.
"Di rumah baru bangun gw" Jawab Rey.
"Hari ini kita ke kampus ya. Gua mau ngajak lu ngambil proposal terus serahin ke kantor lu" Ucap Bayu.
"Ya gua mandi dulu ya, gue jemput dulu kan?" Tanya Rey.
"Iya, seperti biasa ya" Jawab Bayu.
"Ya udah, lu tunggu aja gua mandi bentar" Ucap Rey sambil menutup telepon.
Kemudian Rey bangun dari tempat tidur dan selanjutnya mandi. Setelah selesai mandi Rey mengganti pakaiannya dan siap berangkat. Kebetulan Rey bertemu dengan Pak Fardi di luar.
"Selamat pagi Den, pagi-pagi udah rapi aja mau ke mana Den" Sapa Pak Fardi.
"Iya Pak saya mau ke kampus bentar Ada urusan, tolong jaga rumah ya pak" Ucap Rey.
"Baik Den" Jawab Pak Fardi.
Rey kemudian masuk ke mobilnya dan berangkat menuju ke rumah Bayu. Tak Berapa lama Rey pun sampai di rumah Bayu dan seperti biasa Bayu sudah menunggu.
"Tumben cepet lu Rey" Ucap Bayu.
"Gue lama lu bacot, sekarang gue cepet lu bilang tumben, emang lu ya" Balas Rey.
"Ya udah Ya udah, yuk berangkat yuk ke kampus" Ucap Bayu.
"Ya udah buruan naik gimana mau berangkat kalau lu masih nangkring aja di situ" Ucap Rey.
"Iya sabar napa" Jawab Bayu.
Mereka berdua kemudian menuju ke kampus untuk bertemu dengan Yudha dan lainnya. Tak Butuh waktu lama Rey dan Bayu tiba di kampus. Mereka kemudian menuju ke auditorium. Sesampai di sana suasana masih sangat sepi.
"Loh kok masih sepi sih yang lain mana" Tanya Rey.
"Lah katanya mereka udah di sini" Jawab Bayu.
"Tadi pas perjalanan ke sini juga gua nggak lihat orang tuh, cuma petugas aja sama staf-staf kampus" Ucap Rey.
"Bentar, gua hubungin Kak Yudha dulu ya" Ucap Bayu.
"Ya udah buruan" Ucap Rey.
Bayu pun mencoba menghubungi Yudha dan menanyakan keberadaannya. Ternyata Yudha dan yang lainnya langsung berangkat ke kantor Rey.
"Duh Rey ternyata mereka udah ke kantor lu" Ucap Bayu.
"Nah terus lu ngajak gue ke sini ngapain" Tanya Rey.
"Kata mereka tadi malam sih gitu ke sini dulu baru ke kantor lu, itupun gw yang disuruh ke kantor lu" Jelas Bayu.
"Ya udah sekarang ayo kita ke kantor gw aja" Ucap Rey.
Rey dan Bayu kemudian menyusul Yudha dan yang lainnya menuju kantornya. Sekitar 20 menit perjalanan dari kampus Rey tiba di kantornya PT Karya Bumi Group.
"Selamat datang pak" Ucap security kantor Rey.
__ADS_1
"Iya terima kasih, tolong mobilnya di parkir pak ya" Ucap Rey.
Rey kemudian langsung masuk ke lobby dan di sana sudah ada Yudha dan yang lainnya tengah duduk di sofa lobby. Rey terlihat disapa oleh beberapa orang karyawan. Kemudian Rey langsung menemui Yudha dan yang lainnya.
"Udah Lama nunggunya" Tanya Rey.
"Baru kok" Jawab Yudha.
"Yaudah sekarang semuanya ikut aku ke ruangan meeting tamu ya" Ucap Rey seraya berjalan menuju ke ruangan.
"Oh ya Mbak hubungi Pak Robi sama dewan direksi buat temuin saya di ruang meeting tamu di lantai 3 ya" Ucap Rey ke Admin yang berada di Receptionist Lobby.
Rey pun tiba di ruangan meeting khusus untuk tamu, ruangannya luas, meja yang panjang serta kursi yang sangat empuk, di lengkapi fasilitas modern sebagai penunjangnya.
"Silahkan duduk, Yu lu duduk di samping gw sini" Ucap Rey.
"Siap Pak" Jawab Bayu.
"Bayu Bayu, manggil Pak segala" Gumam Rey sambil menggelengkan kepala.
"Tunggu Pak Robi bentar sama yang lainnya" Ucap Rey.
"Iya Pak, disini enaknya panggil Pak aja ya, sesuai sama tempat" Ucap Yudha.
"Aduh jadi gak enak" Ucap Rey.
"Gak apa apa Pak, kami yang gak enak" Ucap Yudha.
"Ngomong ngomong Proposalnya mana, bisa saya liat bentar??" Tanya Rey.
"Ini Pak" Jawab Yudha sambil menyodorkan Proposalnya.
"Jadi disini Biayanya 20 juta ya buat tenda dan perlengkapan lainnya" Ucap Rey.
Dan kemudian Pak Robi masuk bersama orang orang dari Dewan Direksi beserta pemasaran dan humas perusahaan.
"Pak Rey, maaf agak telat" Ucap Pak Robi.
"Gak apa apa Pak, silahkan duduk dan ini temen temen dari kampus saya" Ucap Rey.
"Iya iya, silahkan silahkan" Ucap Pak Robi.
"Oh iya katanya Pak Rey udah ketemu sama Pak Syaf ya, pimpinan Yayasannya" Ucap Pak Robi.
"Udah Pak" Jawab Rey.
"Jadi kebetulan banget, karena Telkom Univercity ada In Partner bussines kami tentu saja kami akan membantu dalam hal ini, apalagi ini akan dijalani oleh CEO kami Pak Reynand, jadi adik adik sekalian tenang saja" Jelas Pak Robi.
"Makasih Pak,apa kami perlu menjelaskan juga detail detail program kami?" Tanya Yudha.
"Itu tidak perlu mas, ini juga kan langsung sama CEO nya jadi itu gak penting" Jawab Pak Robi.
"Baik Pak Makasih Pak" Ucap Yudha.
"Ini langsung saja sama bagian Humasnya ya, nanti biar ke Bendahara juga biar langsung cair" Ucap Pak Robi.
"Waah yang bener ini pak, langsung instant kayak gini" Ucap Yudha.
"Iyaa benar sekali, karena sebelumnya Pak Rey sudah memberi tahu dahulu sebelumnya" Ucap Pak Robi.
__ADS_1
"Terima Kasih Pak Robi, Pak Rey terima kasih" Ucap Yudha.
"Baiklah saya tinggal dulu, Pak Rey saya permisi, ada urusan kecil sebentar" Ucap Pak Robi.
"Baik Pak Robi silahkan" Ucap Rey.
Pak Robi serta yang lainnya meninggalkan ruangan dan Rey bersama yang lainnya pun juga ikut meninggalkan ruangan.
"Oh iya, kita nunggu di lobby bentar, nunggu Dana nya cair" Ucap Rey.
"Baik Pak Rey" Ucap Yudha.
"Ayok Yu, lu diem aja juga dari tadi" Ucap Rey.
"Ya gw mau ngomong apa Rey" Ucap Bayu.
Mereka kemudian turun dan menuju Lobby, disana ada karyawan dari bagian Humas bersama admin dan Bendahara yang menemui Rey.
"Pak tolong ditanda tangan" Ucap Bendahara.
"Iya Baik" Jawab Rey.
Rey menandatangi berkas yang di berikan oleh Bendahara, setelah selesai tandatangan dari Rey, Yudha juga diminta untuk tanda tangan, setelah semua selesai, Yudha langsung disodorkan Amplop coklat berisi uang senilai Rp. 30.000.000
"Ini Dananya 30.000.000 ya mas" Ucap Bendahara.
"Bukannya di proposal 20 juta mbak?" Ucap Yudha.
"Ini usulan dari Pak Rey juga jadi silahkan di terima" Ucap Bendahara.
"Baiklah Mbak, ini menjadi tanggung jawab bagi saya, disini juga banyak teman teman yang menjadi saksi mengenai nominal yang saya terima" Ucap Bayu.
"Iya Mas, mohon di gunakan dengan semestinya mas" Ucap Bendahara.
"Pasti Mbak" Ucap Yudha.
"Pak Rey kami permisi dulu" Ucap Bendahara dan staff Humas.
"Silahkan Terima kasih Mbak" Ucap Rey.
"Okeee jadi semuanya udah beres ya, Saya harap Dananya di kelola dengan semestinya, dan terbuka" Ucap Rey.
"Iya pasti Pak Rey, terima kasih banyak Pak Rey" Ucap Yudha.
"Sama sama, ini juga buat kepentingan kita semua" Ucap Rey.
"Okee karena semuanya udah beres, sekarang waktunya kita merayakan ini, kita makan makan saya yang traktir" Ucap Rey.
"Asyik di traktir Pak CEO kita" Ucap Bayu.
"Sekarang kita balik aja, langsung ke cafe buat makan dan minum" Ucap Rey.
"Baik Pak" Ucap Yudha.
Rey dan yang lainnya pun keluar dari kantor dan Yudha beserta teman lain menuju parkiran.
"Rey itu vibesnya beda ya kalau di kantornya, emang cocok dia jadi pemimpin, auranya dapet" Ucap salah satu kating.
"Iya, kita bisa di bilang beruntung bisa kenal sama dia, kalau ntar udah lulus trus hubungan masih baik ama dia, mungkin bisa kita kerja disini" Balas Yudha.
__ADS_1
"Yaudah yuk, kita tungguin dia jalan duluan aja, biat kita ngikutin" Ucap Yudha.
Sementara itu Rey di depan kantor masih menunggu mobilnya untuk diambil oleh security, setelah mobilnya sampai Rey dan Bayu kemudian meninggalkan kantornya dan menuju ke sebuah Cafe diikuti oleh Yudha dan yang lainnya.