Duda Muda Idola Wanita

Duda Muda Idola Wanita
Biang Masalah


__ADS_3

Rey pun ikut turun dan mematai dari kejauhan, tak lama kemudian mereka keluar dari ruko dan kembali naik motor, Rey pun ikut naik kemobil dan menguntit mereka.


"Lu kenapa sih Rey, kayak orang gila aja" Ucap Bayu.


"Udah lu diem aja" Ucap Rey.


Tak lama kemudian mereka kembali berhenti di sebuah toko grosiran sembakau, terlihat mereka membeli banyak bahan sembako dan di bantu di bawa oleh petugas toko.


"Mereka sembako buat apa ya??" Tanya diri Rey.


Setelah dari toko grosiran sembakau perjalanan mereka terus berlanjut hingga sampai ke terminal bus antar kota, terlihat Windi dan si Cowok menurunkan barang belanjaan mereka dan terlihat si Cowok ikut naik ke bus.


"Cowok itu bakalan pulang kayaknya" Ucap Bayu.


"Iya sih, bener kayaknya itu keluarga Windi" Balas Rey.


"Nah lu masih curigaan aja" Ucap Bayu.


Sementara itu bus yang dinaiki oleh si Cowok kemudian berangkat, terlihat Windi melambaikan tangan ke si cowok.


"Ehh eh udah jalan tuh busnya" Ucap Rey.


"Ya biarin Rey, bagus kan kalau udah jalan" Balas Bayu.


"Sekarang kita ngapain nih, masih nunggu lagi" Tambah Bayu.


"Gw mau liat kemana Windi selanjutnya" Ucap Rey.


"Nah itu dia udah naik motornya" Ucap Bayu.


"Gw ikutin dia kemana" Ucap Rey.


Terlihat Windi mulai berjalan meninggalkan terminal, Rey pun mulai mwngikuti Windi lagi. Tak lama kemudian Windi sampai di sebuah komplek perumahan yang cukup elit, dia kemudian berhenti di depan sebuah rumah dan terlihat menelepon seseorang, tak lama orang itu keluar, terlihat seorang wanita yang berumur sekitar 50 tahun membukakan pintu gerbang buat Windi.


"Ini rumah siapa, terus dia ngapain kesini" Ucap Rey.


"Udahlah Rey, gak usah terlalu dipikirin, lu itu cowok, ganteng kaya, mudah buat lu dapet cewek lain, gak usah di urusin kali, sampe segininya" Ucap Bayu.


"Lu coba pikir sendiri, gimana perlakuan lu ke dia, kesalahan kecil kayak gitu doang sampe buat lu kayak gini" Tambah Bayu.


"Lu ada benernya sih, tapi ini emang kesalahan gw, dan ya gw harus gitu" Ucap Rey.


"Harus apa?? Harus kayak orang gila kayak gini" Ucap Bayu.


"Gw heran sama lu yang sekarang, repot gara gara cewek lo" Tambah Bayu.


"Yaudah yaudah kita pulang sekarang, kita happy happy" Ucap Rey.


"Nah ini baru Rey yang gw kenal" Ucap Bayu.


Kemudian Rey pergi meninggalkan kompleks rumah itu dan menuju ke suatu tempat bersama


Bayu. Sementara itu Windi yang baru saja masuk rupanya menyadari kalau Rey mengikutinya.


"Mas mu udah pulang Ndok?" Ucap si Ibu.


"Iya, barusan mbok, naik bus abis beli barang warung juga" Jawab Windi.


"Wes ndok, kamu masuk istirahat aja" Ucap si Ibu.


"Iya Mbok" Jawab Windi.


Windi pun masuk ke sebuah kamar dan memutuskan untuk istirahat, dia masih memikirkan tentang Rey, tetapi dia ingin menenangkan pikirannya terlebih dahulu.

__ADS_1


Sementara itu Rey dan Bayu menuju ke sebuah Club saran dari Bayu. Saat mereka masih di parkiran di depan club mereka sempat berdebat.


"Kita ngapain jam segini ke sini?" Tanya Rey.


"Katanya happy happy, ya gw ajak kesini"Jawab Bayu.


"Gw pengennya ke tempat tenang bukan jedag jedug kayak gini" Ucap Rey.


"Yah terus kemana dong, ini tempat nya seru" Ucap Bayu.


"Gw gak mau, gw lagi pusing malah diajak kesini" Ucap Rey.


"Yaudah lu aja yang mutusin kita kemana" Ucap Bayu.


Kemudian mereka meninggalkan club dan tak jadi masuk, Rey ingin ke suatu tempat yang tenang untuk pikirannya, mereka hanya berjalan jalan keliling dan tak tahu harus kemana.


"Muter muter mulu Rey, jadinya kemana kita" Ucap Bayu.


"Gw juga gak tahu nih, pusing gw" Ucap Rey.


"Yaelah, kita ke tongkrongan pinggir pantai aja, sore sore gini enak anginnya sambil pesen minum" Ucap Bayu.


"Yaudah lu aja yang bawa mobil gw capek" Ucap Rey.


Kemudian Rey berhenti di bahu jalan dan mengganti posisi dengan Bayu.


"Meluncur nih ya" Ucap Bayu.


"Iya buruan" Ucap Rey.


Tak lama setelah itu mereka pun tiba di sebuah pantai dan mereka segeea turun, terlihat juga banyak yang menjual aneka makanan dan jajanan tradisional.


"Wih makanannya enak enak Rey" Ucap Bayu.


"Asiiik ditraktir nih" Ucap Bayu.


"Udaj buruan, gw tunggu di meja sana ya" Ucap Rey sambil meninggalkan Bayu.


Kemudian Rey duduk di sebuah kursi yang menghadap ke pantai di temani angin yang berhembus ke arahnya. Terlihat beberapa orang sedang bermain air di pantai yang tengah surut terlihat wajah mereka sangat gembira dan dihiasi tawa.


"Kapan ya terakhir kali gw kewata seru kayak mereka" Gumam Rey.


"Hey melamun mulu lu" Ucap Bayu mengagetkan Rey.


"Ah lu kalau gw jantungan gimana" Ucap Rey.


"Kagak mungkin, gak semudah itu" Balas Bayu.


"Makananya sama minumannya mana?" Tanya Rey.


"Masih di masak, tunggu aja ntar diantar" Jawab Bayu.


"Eh ngomong ngomong tadi pas pesen gw barengan sama 3 cewek, cantik cantik" Tambah Bayu.


"Terus??" Tanya Rey.


"Sekarang moment yang pas, lu lupain Windi dan coba deketin tu salah satu cewek" Ucap Bayu.


"Gak segampang itu beg*" Ucap Rey.


"Nah lu kan punya kelebihan, cakep dan kaya, ya siapa tau bisa" Ucap Bayu.


"Udahlah, gw gak mau urusin itu dulu, gw mau nenangin diri dulu" Balas Rey.

__ADS_1


"Yaudah deh terserah lu dah" Ucap Bayu.


Tak lama setelah itu Makanan pesanan mereka pun datang, mereka menikmati makanan dengan di temani sinar matahari sore yang hangat.


"Rey Rey, itu cewek yang gw omongin tadi" Ucap Bayu sambil menunjuk.


"Yang mana??" Tanya Rey.


"Itu cewek yang lagi foto foto di pantai" Ucap Bayu.


"Yang 3 itu ya?" Tanya Rey.


"Nah itu" Ucap Bayu.


"Biasa aja" Ucap Rey.


"Lu ngeliatnya dari jauh" Ucap Bayu.


Saat tengah seru serunya melihat para cewek Rey di datangi oleh seorang laki laki, dan langsung bertanya kepadanya.


"Lu Rey ya" Tanya si Cowok.


"Iya kenapa ya??" Tanya Rey.


"Lu kenal Rini yang kerja perawat??" Tanya si Cowok.


"Di bilang kenal sih gak juga, emang ada apa ya??" Tanya Rey.


"Gak apa apa, yang penting gw udah kenal lu, lu hati hati aja di jalan" Ucap Cowok itu sambil pergi meninggalkan Rey.


"Lu kenal Rey?" Tanya Bayu.


"Nggak tau" Jawab Rey.


"Kok dia kayak ngancem lu?" Tanya Bayu.


"Gak tau juga, katanya gua kenal sama Rini perawat" Ucap Rey.


"Emang lu beneran gak kenal??" Tanya Bayu.


"Kenal sih, tapi gak kenal kenal amat" Jawab Rey.


"Lu jangan jangan masalah lagi sama cewek, Rey Rey" Ucap Bayu.


"Apaan sih lu" Ucap Rey.


Rey sedikit penasaran dengan apa yang dimaksud cowok tadi, sampai sampai dia berkata hati hati pada Rey. Rey yang tak mau mengambil pusing melanjutkan menikmati makanannya sampai hari mulai gelap.


"Udah jam segini, pulang yuk" Ucap Rey.


"Yaudah ayok" Jawab Bayu.


"Gw bayar dulu bentar" Ucap Rey.


"Gw ikut" Ucap Bayu.


Setelah selesai membayar mereka berjalan menuju mobil dan ingin langsung segera pulang, tetapi terlihat ada yang aneh dengan mobil Rey, setelah di periksa ternyata semua rodanya baik depan dan belakang sudah kempes.


"Sialan si sih yang ngelakuin ini" Ucap Rey.


"Apa jangan jangan yang ngancem lu tadi Rey" Ucap Bayu.


"Awas aja ya, belum tau siapa gw" Ucap Rey.

__ADS_1


Rey kemudian terpaksa menelepon bengkel terdekat untuk mengisi angin mobilnya, tak lama menunggu mereka datang dan menambah angin ban mobil Rey, setelah itu Rey mengantar Bayu pulang kerumahnya.


__ADS_2