Duda Muda Idola Wanita

Duda Muda Idola Wanita
2 Hati


__ADS_3

Setelah selesai makan bersama Windi, Rey pun mengajak Windi pulang dan sekalian mengantar Windi ke kost nya.


"Win yuk pulang, sekalian ku antat ya" Ucap Rey.


"Ini udah jam berapa Kak?" Tanya Windi.


"Baru Jam 8" Jawab Rey.


"Oh iya udah Kak ayo pulang" Ucap Windi.


Mereka pun menuju ke parkiran dan naik mobil selanjutnya Rey mengantar Windi pulang ke kost nya. Setelah sampai kost Windi segera masuk ke kost.


"Kak Windi masuk dulu ya" Ucap Windi.


"Kamu kan besok Shift siang, gimana kalau paginya kamu ikut Aku ke kantorku biar ku kenalin sama dewan direksi kantor" Ucap Rey.


"Apa emang harus secepat ini kak?" Tanya Windi lagi.


"Lebih cepat kan lebih baik Win" Jawab Rey.


"Ya udah Kak aku ikut aja" Jawab Windi.


"Ya udah aku jemput jam 08.00 ya" Tambah Rey.


"Iya Kak aku tunggu kak" Jawab Windi.


"Ya aku pamit pulang dulu ya Kamu hati hati di kos" Ucap Rey sambil berjalan pelan meninggalkan Windy.


"Ya Kak" Jawab Windi.


Windi pun masuk ke kosnya dan Rei pun pulang ke rumahnya. Di perjalanan tiba-tiba pulang ada telepon masuk, rupanya itu dari Desi mantan istri Rey. Rey pun menjawab panggilan telepon dari Desi.


"Halo Des kenapa?" Tanya Rey.


"Kamu di mana Rey. Kamu ada waktu bentar nggak" Tanya Desi balik.


"Iya kebetulan aku lagi di luar nih lagi di jalan. Ada apa ya Des?" Tanya Rey lagi.


"Aku pengen ketemu bentar di cafe Victoria ya dekat SMA" Ucap Desi.


"Ya kebetulan aku udah deket sama Cafe Victoria nih Aku tunggu kamu ya" Jawab Rey.


Rey pun menuju ke Cafe Victoria tempat di mana ia telah berjanji dengan Desi. Setelah sampai Rey pun duduk di kursi menunggu Desi. Tak lama kemudian Desi Muncul dengan Grib Car online-nya dan langsung menuju ke arah Rey.


"Kamu udah lama nunggu ya" Tanya Desi.


"Baru 5 menitan kok Des. Kenapa ya kok tumben pengen ketemu sama aku" Tanya Rey balik.


"Aku ada sesuatu yang pengen diomongin sama kamu Rey" Ucap Desi.


"Kenapa Des? coba cerita sama aku" Tanya Rey lagi.


"Ya Ini masalah sensitif Rey tentang aku dan kamu" Ucap Desi.


"Aku pengen balik lagi sama kamu, Kan pernikahan kamu sama Vera dibatalin" Ucap Desi.


Rey pun terdiam sesaat dan tak mampu menjawab perkataan dari Desi.


"Kenapa Rey Apa kamu udah nggak mau sama aku atau kamu udah dapat yang baru"Tambah Desi.

__ADS_1


"Bukan begitu Des ntar apa kata orang-orang" Jawab Rey.


"Orang-orang siapa maksudmu Rey" Tanya Desi penasaran.


Rey merasa bimbang di hatinya, ia baru saja berpacaran dengan Windi dan kini mantan istrinya ingin kembali lagi bersamanya.


"Aku merasa ada sesuatu yang hilang setelah aku berpisah denganmu Rey, aku bukan merasa diriku, Hati emang gak bisa bohong, awalnya memang kita ini di jodohkan, tapi seiring waktu cinta dan kasih sayang tumbuh, dan itu terjadi begitu saja" Jelas Desi.


"Tapi kita tak mungkin kembali menikah lagi setelah bercerai beberapa minggu yang lalu" Ucap Rey.


"Atau mungkin kita bisa berhubungan seperti layaknya orang pacaran" Ucap Desi.


Rey semakin tambah bingung, Dia tak tahu harus menjawab apa.


"Atau kamu butuh waktu dulu buat berpikir. Aku akan setia menunggu kamu Rey"Tambah Desi.


"Ya udah Rey cuma itu yang pengen aku omongin sama kamu aku sekarang mau langsung balik lagi"Tutup Desi sambil berjalan meninggalkan Rey.


"Des tunggu!!" Panggil Rey sambil menyusul Desi.


"Mungkin kita bisa coba hubungan layaknya orang pacaran" Tambah Rey.


"Serius kamu Rey??" Tanya Desi.


"Iya, kita jalanin aja dulu" Jawab Rey.


"Makasih ya Rey" Ucap Desi sambil memeluk Rey.


"Yaudah sekarang aku antar kamu pulang ya" Ucap Rey.


"Iya Rey" Jawab Desi.


"Aku langsung pulang ya" Ucap Rey.


"Apa nggak mau mampir dulu Rey??" Tawar Desi.


"Maaf ya Des lain kali aja, hari ini aku capek banget besok pagi aku juga mau ke kantor" Ucap Rey.


"Ya udah Rey kamu hati-hati ya pulangnya" Ucap Desi sambil mencium pipi Rey.


Rey hanya tersenyum mendapat ciuman dari Desi, Ia pun beranjak pulang ingin istirahat secepatnya. Di perjalanan pulang tiba - tiba masuk panggilan dari Windi. Rey pun menjawab panggilan nya.


"Hallo Win" Ucap Rey.


"Kak Rey udah sampai rumah ??" Tanya Windi.


"Ini masih di jalan Win" Jawab Rey.


"Kok lama amat nyampai nya Kak??" Tanya Windi lagi.


"Iya kebetulan tadi di jalan ketemu temen, jadinya di ajak ngobrol bentar" Jawab Rey.


"Kak Rey.... Kakak beneran serius sayang sama aku??" Tanya Windi.


"Kok kamu tiba - tiba tanya kayak gitu Win??" Tanya Rey balik.


"Aku takut aja Kak, beberapa hari belakangan ini kita kan selalu sama sama, aku merasa sangat di Cintai dan di hargai, aku takut rasa yang aku rasain ini bakal menyakiti ku sendiri Kak, saat aku lagi keadaan terpukul banget Kakak bahkan selalu ada di sisi aku" Jelas Windi.


"Win kamu denger Aku ya, Punyain kamu aku selalu ada hasrat bahagian kamu, jagain kamu, jadi tempat terbaik buat kamu dan jadi tempat segalanya buat kamu" Jawab Rey.

__ADS_1


Ucapan Rey tersebut membuat hati Windi semakin luluh kepada Rey.


"Makasih Kak, aku terharu banget" Ucap Windi.


"Iya Win sama sama" Jawab Rey.


Tanpa terasa seiring obrolan meraka Rey pun tiba di rumahnya.


"Win aku udah sampai di rumah nih" Ucap Rey.


"Udah sampai ya, Yaudah Kak Rey istirahat aja, pasti capek banget" Ucap Windi.


"Iya Win, Aku mau mandi dulu baru tidur" Ucap Rey.


"Iya Kak, aku tutup teleponnya ya?" Ucap Windi.


"Jangan dong Win, sekali kali aku pengen sleep call" Rayu Rey.


"Ih Kak Rey, kayak bocil aja" Jawab Windi.


"Hehehe becanda dikit gak apa apa kan" Ucap Rey.


"Iyaaa Kak, Windi juga mau langsung tidur nih, pegel banget" Ucap Windi.


"Iya Win, udah dulu ya, Aku mau mandi, inget besok pagi aku jemput kita kantor" Ucap Rey.


"Iya Kak" Jawab Windi sambil menutup telepon.


Kemudian Rey mandi, setelah selesai mandi Rey langsung berbaring dan tak lama terlelap.


Keesokan pagi nya Rey terbangun sekitar Pukul 07:00 pagi. Kemudian dia bergegas mandi dan mengganti pakaian dan langsung menjemput Windi. Sekitar pukul 07:45 Rey telah sampai di Kost Windi. Terlihat Windi belum selesai ganti pakaian jadinya Rey hanya menunggu di depan gerbang sambil menelepon Windi.


"Hallo Win, Aku udah di depan kost nih" Ucap Rey.


"Iya Kak, ma'af 5 menit lagi kak" Jawab Windi.


"Iyaaa Win" Tutup Rey.


Tak lama berselang Windi pun keluar dari kamar kost nya dengan outfit yang bisa dibilang ootd. Rey pun merasa terpesona melihat Windi.


"Kamu cantik banget hari ini Win" Ucap Rey.


"Aku kayak biasanya aja kok Kak" Ucao Windi malu.


"Iyaaa iya, ayok naik, sekarang kita berangkat ke kantor, ntar abis dari kantor kita ke showroom motor, liat liat motor Febri" Ucap Rey.


"Iya Kak, Aku ikut aja" Jawab Windi.


Rey dan Windi pun kemudian langsung berangkat menuju PT. Bumi Karya Group. Sekitar 15 Menit perjalanan Rey tiba di perusahaannya. Terlihat halaman yang luas, parkiran yang di penuhi mobil mobil mewah dan gedung kantor yang menjulang setinggi 75 lantai.


"Ini kantor Kak Rey, kantornya gede amat Kak" Ucap Windi terkagum melihat megahnya perusahaan Rey.


"Iya ini perusahaan peninggalan Ayah aku, dan udah di serahkan ke aku sebagai pimpinan nya" Jawab Rey.


"Hebat banget Kak Rey pemimpin perusahaan sebesar ini" Ucap Windi.


"Ayah ku yang hebat bisa membangun ini semua" Jawab Rey lagi.


Rey pun langsung menuju ke depan kantor, disana ada security yang langsung membuka pintu mobil Rey, dan memarkirkan mobilnya, dengan gagah nya Rey keluar dari mobil dan menjadi pusat perhatian....

__ADS_1


__ADS_2