Duda Seperempat Abad

Duda Seperempat Abad
Lebih Menjaga Kehamilan


__ADS_3

Beberapa hari usai acara tujuh bulanan, Bunda Dianti sering merasa pinggangnya yang sakit. Seperti nyeri di pinggangnya. Sehingga, baru beberapa jam bekerja dan menulis buku cerita untuk Series tokohnya adalah Citra, Bunda Dianti harus beristirahat.


Bunda Dianti berpikir apakah itu karena usianya yang sudah tidak lagi muda sehingga sering seperti sakit pinggang. Namun, Bunda Dianti juga tahu bahwa kehamilannya sudah besar, lebih dari tujuh bulan. Sehingga, memang aktivitasnya mulai terbatas.


"Kenapa Bunda, pinggangnya sakit?" tanya Ayah Tendean kepada istrinya itu.


"Iya, Mas. Agak kenceng gitu," keluh Bunda Dianti.


"Sakit pinggang saat hamil umumnya disebabkan oleh perubahan pusat gravitasi tubuh. Karena perkembangan kandungan, ibu hamil perlu menyesuaikan postur tubuhnya ketika berdiri dan berjalan. Selain itu, perubahan hormon dan peregangan ligamen juga dapat terjadi, sebagai proses alami tubuh dalam mempersiapkan persalinan."


Ayah Tendean menjelaskan semuanya dengan begitu detail. Lagi-lagi Bunda Dianti tersenyum. Mungkinkah itu karena suaminya yang adalah seorang Dokter sehingga bisa menjelaskan dengan begitu detail.

__ADS_1


"Suamiku seorang Dokter, mantap banget yah kalau menjelaskan," ucap Bunda Dianti.


"Ya, enggak. Kan aku cuma memberitahu apa yang aku tahu dan pelajari. Sabar yah, sebentar lagi juga sudah waktunya persalinan kok," balas Ayah Tendean.


"Iya, Mas. Sudah hampir delapan bulan juga. Gak terasa," balas Bunda Dianti.


Rasanya seperti baru kemarin mengandung, dan sekarang usia kandungannya sudah hampir delapan bulan. Waktu bersalin pun akan segera tiba. Kadang juga deg-degan. Namun, Bunda Dianti kadang memilih santai dan menghadapi semuanya saja.


"Sebenarnya juga udah minum banyak air putih tuh, Mas. Apa faktor U juga yah?" tanya Bunda Dianti.


Sekarang, Ayah Tendean tersenyum dan mengusapi pinggang Bunda Dianti. "Enggak juga. Namanya juga hamil tua, Bunda. Dijalani saja yah. Posisi tidurnya diubah, banyak minum air putih, jaga kebugaran dengan olahraga, dan hindari duduk dan berdiri terlalu lama," jelas Ayah Tendean.

__ADS_1


Agaknya sekarang, Bunda Dianti harus mengingat-ingat penjelasan suaminya supaya dia tidak sakit pinggang lagi. Memang selama ini bekerja dari rumah membuatnya duduk berjam-jam. Sekarang, Bunda Dianti harus menghitung durasi duduknya supaya tidak sakit pinggang.


"Makasih, Mas. Aku akan lebih menjaga kehamilan. Sudah menjelang persalinan juga," balas Bunda Dianti.


"Benar, Bunda. Kita harus mulai siapkan persiapan untuk Si baby. Sementara untuk metode persalinan, sudah pasti memilih Caesar, Bunda. Melahirkan normal di usia kamu terlalu berbahaya," balas Ayah Tendean.


Usia Bunda Dianti yang hampir 48 tahun dinilai terlalu berbahaya untuk melahirkan secara normal. Sehingga C-Section lebih dipilih oleh Ayah Tendean. Bunda Dianti pun menganggukkan kepalanya, dia menerima saran dari suaminya itu.


"Iya, Mas. Aku manut saja sama kamu. Sekarang, juga sudah harus siap-siap hati dan mental juga untuk bersalin," balas Bunda Dianti.


"Benar. Banyak persiapan untuk persalinan, Bunda. Termasuk untuk persiapan hati dan mental. Ibu melahirkan juga harus sehat secara psikis," balas Ayah Tendean.

__ADS_1


Apa yang disampaikan benar. Sebab biasanya stress akan memuncak menjelang persalinan. Ada rasa takut dan juga panik ketika hendak melahirkan si Baby. Untuk itu, ibu juga harus persiapan hati dan mental. Lebih Menjaga lagi persalinan sampai hari H nanti tiba.


__ADS_2