FAY, CINTA YANG KEMBALI

FAY, CINTA YANG KEMBALI
cinta akan kembali ke asalnya


__ADS_3

Masa idahku telah selesai, dimas melamarku secara resmi ke ibu dan ayah,


orangtua kami  telah menentukan hari pernikahan kami, dimas ingin secepatnya,


dan minggu depan sudah ditentukan, semua di urus oleh wedding organizer,


dimas ingin dirayakan sebaik mungkin,aku hanya di suruh fitting baju saja.


Tiba harinya, aku dan dimas melangsungkan pernikahan di gedung mewah,


dimas tidak menyembunyikan andra, dia memperkenalkan anak kami,


aku bahagia sekali, ayah  ibu, team  hore dan mama  papa arka juga datang memberikan restunya,


hanya arka yang tidak kelihatan, aku tidak pernah bertemu arka sejak melahirkan,


arka seperti pergi dan menghindariku, mungkin untuk saat ini lebih baik seperti ini,


kelak aku yakin aku akan bertemu dengannya.


Acara pernikahan berjalan lancar, dimas mengundang kolega dan teman- temannya,


sungguh pesta yang mewah menurutku, aku tidak tahu berapa yang dimas keluarkan untuk acara ini,


dia tidak pernah mau menjawab jika kutanya jawabannya selalu,


" kamu itu tidak bisa aku lampaui nominalnya ".


Selepas acara, dimas membawa kami kerumahnya,


aku lelah sekali rasanya , acara pernikahan selesai sampai malam,


aku harus ganti sampai 5 baju, mungkin karena usiaku yang sudah tidak lagi muda.


Setelah menikah dimas memang memboyongku dan andra ke rumahnya,


sudah lengkap ada baby sitter dan asisten rumah tangga lainya,


dimas sudah tidak memperbeolehkan ku bekerja, andra sudah tertidur dikamarnya,

__ADS_1


sebelum masuk kamar,  aku sebentar melihatnya, nyenyak sekali tidurnya,


disampingnya mb yem tertidur sambil duduk, ku bangunkan mb yem dan menyuruhnya


agar tidur di bed yang sudah disediakan di samping andra, malam ini sepertinya


andra harus tidur bersama mb yem, karena aku yakin dimas akan meminta haknya


malam ini meskipun aku tahu diapun lelah.


Dimas selesai mandi, dan dengan santainya dia bertelanjang tanpa sehelai kain ketika keluar,


aku jenngah melihatnya, segera kusambar handuk dan masuk ke kamar mandi,


dimas hanya terkekeh melihatku ,  aku keluar dari kamar mandi dan melihat dimas sudah memakai celana boxer dan masih bertelanjang dada, dia sedang pura- pura asyik dengan HP nya,


aku tahu dia hanya pura- pura, karena matanya mengikuti langkah ku,


aku pura-pura cuek dengan penampilan dimas meskipun dadaku berdebar hebat,


aku menuju  ke nakas untuk mengambil hair dryer dan mengeringkan rambut,


belum sempat ku raih hair dryer kulihat dimas beranjak dan dia pasti mau menghampiriku,


dia tahu aku sedang mengerjainya, dimas menangkap dan memelukku dari belakang,


 “ terimakasih ya, untuk semuanya, untuk mau menemani kesakitan ku,


untuk mau menerima ku menjadi suamimu dan menjaga benih cinta kita di rahim mu tanpa kehadiranku “,


dimas mulai menciumi leher dan telingaku, tanganku sudah merinding dibuatnya,


“ dim, aku belum mengeringkan rambut “, aku mencoba melepaskan diri dari pelukan dimas,


tapi rasanya percuma, dia sudah lebih kuat memelukku  dan lama- lama aku  mulai terbawa,


ku balikkan  badan untuk menghadapnya, dimas mulai mengecup bibir ku perlahan,


aku  mulai membalas ciuman panasnya dan memindahkan tanganku ke lehernya,

__ADS_1


tangan dimas sudah bergerilya melepas piyamaku, aku sudah menggelinjang ketika dimas mulai menyentuh tubuh


telanjangku dan meremas dadaku, dia menaikkan  badanku ke atas perutnya,


dan mulai melancarkan kembali aksinya, di ciumi dan dihisapnya dadaku  kuremas rambut dimas demi menahan hasratku, kubiarkan dimas mencumbuku, sampai akhirnya dimas membawaku ke ranjang mewahnya,


dan melepas celana satu- satunya yang menempel ditubuhnya,


dimas mencumbui seluruh tubuhku  tidak ada yang terlewat,


kami menuntaskan hasrat dan kerinduan kami dan melakukannya berkali- kali sampai kami sama- sama lemas.


Dimas tertidur dengan membawaku kedalam pelukannya, nyaman sekali berada di pelukan dimas,


mungkin inilah pelabuhanku yang terakhir dan Tuhan telah mengembalikan posisiku ke sebenarnya meskipun


dengan proses yang tidak mudah, tetapi akhirnya cinta kembali ke asalnya.


Sudah 3 bulan aku menjalani pernikahan dengan dimas, dimas tidak mengijinkan ku untuk


bekerja, aku hanya boleh fokus pada andra dan dia,  terkadang ibu mengadakan pertemuan dengan


sahabat- sahabatnya yang sudah pasti mama arka juga ada, aku meminta ijin dimas


untuk ke rumah ibu membawa andra supaya mama arka juga bisa melihat andra dan


ikut menimangnya, aku hanya mendengar dari cerita mama kalau arka pindah kerja


di Singapore, dia memilih menjauh untuk melupakanku dan menghindariku, mungkin


ini adalah yang terbaik untuk aku dan arka, aku tetap ingin mempunyai hubungan


baik dengan arka, bagaimanapun juga kami pernah menjalin rumah tangga.


Aku berharap rumah tanggaku dengan dimas adalah yang terakhir,


semoga cinta kami tetap abadi sampai maut memisahkan.


 

__ADS_1


TAMAT


( terimakasih yang sudah mampir untuk membaca karya pertama ku ini, semoga sudi untuk like dan ditunggu masukannya ya . )


__ADS_2