First Love "Di Bulan April"

First Love "Di Bulan April"
DIA LAGI?


__ADS_3

"Rii otw " pesan singkat yang dikirim Ema pada ku.


Aku duduk di depan teras rumah menunggu Ema dan yang lain menjemput ku.


"Rii, nanti kalo pulang beliin Ibu martabak yaa" ucap Ibu.


"Martabak asin apa manis Buu?" tanya ku bingung.


"Martabak yaa asin lah Rii, kalo yang manis itu terang bulan" ucap gemas Ibu padaku.


"Riri taunya ya martabak gitu aja, manis sama asin" sahut ku sambil cengengesan.


" Jangan salah yaa" tambahnya.


"iya.. iya buu" ucap ku.


Hari ini Aku dan teman-teman memutuskan pergi jalan-jalan sepulang sekolah sebelum libur panjang di mulai karena biasanya ketika libur panjang sudah datang, kami akan sibuk sendiri-sendir, jadi sebisa mungkin kami akan membuat moment yang indah untuk tahun ini dengan liburan bersama walau hanya sekedar jalan-jalan biasa.


Thitttt..


Suara klakson mobil Ema terdengar dari luar pagar.


"Buu riri pergi yaa" teriak ku dari teras luar.


"hay gaess" sapa ku pada Lila, Della dan Ema yang ada di dalam mobil.


"let's go" ucap Lila dengan semangat.


Siang itu kami memutuskan untuk pergi menyegarkan tubuh dan pikiran di wisata kolam renang terbesar di kota ku.


" untung gak terlalu rame" ucap Della.


" ho oh, let's go basah-basahan" teriak Lila yang sedikit memancing perhatian beberapa orang di sekitar kami.


"ihh berisik tau laa" ucap Della sambil mendaratkam toyoran di kening Lila.


"yaudah yuk, ganti dulu" ucap Ema.


Selesai dengan berganti pakaian dan menyimpan tas di loker penyimpanan kami langsung berjalan menuju kolam.


"yang di sana aja yuk! " ajak Della sambil berlari kecil.


"yang ini aja lah" ucap ku menunjuk ke kolam renang yang di hadapan ku.


"Ihh Riri gak asik, di sini tu gak ada pemandangan bagus" sahut Lila.


"tau nih.. yang sana yaa" alis Della naik turun dengan mata yang menatap ke arah kolam yang di maksudnya.


"astaga" ucap Ema terkejud menatap ke arah ujung kolam yang di padati beberapa pemuda seumuran kami dan itu menjadi alasan mengapa Lila dan Della kekeh ingin berenang di kolam yang paling besar.


Aku dan Ema menatap tidak percaya dengan apa yang Lila dan Della pikirkan.


"Ini kan liburan kita, mata ini perlu pemandangan yang wow" tambah Lila yang berlari menyusul Della yang lebih dulu.


" Aku malu Ri" ucap Ema pelan.


"sama" timpalku.


Dengan terpaksa Aku dan Ema melangkah mengikuti Della dan Lila di depan.


Setelah sampai Aku dan Ema memutuskan untuk di pinggir kolam sambil bermain air.


"Rii.. Maa.. ayolah nyebur" teriak Lila yang memang sudah berada di air.


" nanti aja" sahut ku dengan mata yang memperhatikan sekitar.


Bukan karena tidak bisa berenang, tetapi Aku benar-benar merasa kurang nyaman berada di kolam yang hampir di penuhi dengan pria yang melirik ke arah kami.


"bisa-bisanya ni anak bedua santai aja" ucap Ema yang sama merasakan apa yang ku rasa.


" ho oh " sahut ku.


"kita beli minum yuk" tambah ku pada Ema.

__ADS_1


"yaudah ayok" Ema langsung berdiri dan meraih tangan ku.


"ehh kalian mau kemana?" tanya Della yang masih asik mengambang di dalam kolam.


"cari minum" teriak Ema.


"titip yaa" sahut Della yang juga mewakili Lila


"huuu dasar" gerutu Ema.


Sesampainya di depan outlet minuman Ema segera memesankan beberpa minuman yang kami inginkan, sedangkan Aku berdiri tepat di belakangnya menunggu minuman yang Ema pesan.


"hey.. lama gak ketemu" ucap seseorang yang datang menghampiriku.


"maaf siapa yaa?" tanya ku sambil memandang orang yang berdiri di hadapan ku dengan seksama.


" kaya pernah liat tapi dimana?" ucap ku dalam hati yang merasa tidak asing dengan wajahnya.


"masa udah lupa?" tanyanya padaku sambil tersenyum ramah dengan rambut dan tubuhnya yang basah.


"ya udah kita kenalan lagi, Aku aldi" ucapnya sambil menjulurkan tangannya.


"Ingatkan" tambahnya.


"aa.. dia cowok yang dulu di taman" ucap ku dalam hati setelah mendapat ingatan ku.


Ku sambut tangannya dengan senyum ragu karena waktu itu pertemuanku dengannya meninggalkan kesan yang kurang baik di ingatanku.


"siapa Rii?" tanya Ema.


Tanpa menyahut Aku menarik tangan Ema untuk meninggalkan outlet menuju kolam tempat Della dan Lila.


Sementara Ema nampak kebingungan dengan apa yang baru saja terjadi.


"bisa-bisa nya ketemu dia lagi" ucap ku dalam hati.


" siapa sih Rii?" tanya Ema yang mulai terlihat penasaran.


" gak tau gimana? Itu dia ngeliatin mulu lagi" sahut Ema.


" udah jangan di lihatin" ucap ku yang semakin cepat melangkahkan kaki.


"ehh Rii tunggu! " teriak Ema yang tepat di belakangku.


Aku menghampiri Della dan Lila yang masih berada di air.


" nih" ucap ku dari tepi kolam sambil mengangkat gelas minuman yang tadi mereka mau.


Della berenang mendekat ke arah ku di susul Lila di belakangnya.


"bantuin" ucap Della.


"ihh dasar manja" sahut ku sambil menyerahkan gelas minuman ke Ema yang ada di belakang ku dan mengulurkan tangan pada Della.


Byuurrrr..


Dengan sengaja Della menarik ku kedalam kolam.


"aa Della.." teriak ku merasa kesal dengan ulah Della yang membuat Aku akhirnya basah.


Hahaha...


Sementara Della dan Lila tertawa puas melihat ku.


"lagian yaa di kolam bukannya basah-basahan malah kalian be dua Anteng aja di sana" tunjuk Della mengarah ke tepi kolam


"tau nih" timpal Lila.


Aku berenang mendekat ke arah kolam di mana Ema berdiri.


" Ma.. tolong" ucap ku sambil mengulurkan tangan pada Ema.


" gak, nanti kamu kaya Della" ucap Ema yang pergi menjauh dan duduk di kursi tepi kolam.

__ADS_1


"ahhh.. gara-gara kalian nii" tatap ku kesal pada Lila dan Della dengan menyertak cipratan air ke arah mereka.


" ehh berani nyerang nii ceritanya" ucap Della.


" balas Dell" tambah Lila. Dan pada akhirnya mereka secara bersamaan mengguyur ku dengan cipratan- cipratan air yang mereka arahkan pada ku


" terus La" teriak Della penuh semangat.


Dan akhirnya kami tertawa bersama mengakhiri permainan kami karen merasa Lelah.


sementara Ema hanya tertawa memperhatikan tingkah kami dari tepi kolam.


Aku kembali berenang menepi untuk naik dan tiba-tiba seseorang mengulurkan tangan padaku


"mau Aku bantu" ucapnya.


"dia lagi? " sahut ku dalam hati.


Tanpa menjawab dan menerima ulurannya Aku berenang menepi ke sisi lain kolam dan naik melalui tangga kolam.


Sementara Lila, Della dan Ema menatap ku dengan tatapan yang penuh dengan hujaman pertanyaan.


" hey, Aku cuma mau kita temanan" ucapnya yang berjalan ke arah ku.


Aku terus berjalan dan melewatinya sambil berusaha tersenyum sedikit ramah walau tanpa menjawab.


Karena Aku masih sangat jelas mengingat awal Aku bertemu dengannya yang membuat Aku sedikit kurang nyaman.


"hey.." panggilnya sambil mengenggam tangan ku yang membuat Aku terkejut dan salah langkah karena tepian kolam yang cukup licin akhirnya


Byurrrr...


Aku terjatuh kembali ke dalam kolam bersamanya.


"Rii.. " teriak Della dari tepi kolam yang ku dengar.


"hey.. kamu gak apa-apa?" tanyanya pada ku sambil menyingkaikan rambut yang menutupi wajah ku.


Deg..


"Raidil" sepintas teringat nama itu di pikiran ku.


" gak apa-apa kok" ucap ku yang kemudian kembali berenang menepi dan naik.


" aww" rintih ku sedikit merasakan sakit di bagian kaki.


"Apa gara-gara kepeleset tadi?" pikir ku.


"kaki kamu kenapa?" dia bertanya.


" gak apa-apa " sahut ku sambil berjalan dengan sedikit pincang.


" berhenti ngomong gak apa-apa" ucapnya dengan tiba-tiba menggendong ku menuju ke arah kursi dimana Ema dan lila duduk.


" tolong turunin..Aku bisa jalan sendiri" ucap ku mulai merasa tidak nyaman.


" sampe ke tempat temen kamu aja kok" ucap nya sambil tersenyum.


"oh tuhan.. ini orang kenapa sih? aaa Raidil maafin Aku!" ringis ku dalam hati yang terus menerus memikirka Raidil.


*


*


*


*


*


terimakasih yang sudah memberikan like dan comennya, tetap dukung Autor yaa


dan yang paling penting tetap jaga kesehatan ❤️

__ADS_1


__ADS_2