Fly With Me (REVISI)

Fly With Me (REVISI)
Episode 31


__ADS_3

“Abis dari mana kak?” sapaan Aila terdengar saat Raya membuka pintu apartemen mereka, adiknya itu tengah duduk sembari makan di dapur. Lantas Raya menuju dapur dan mengam sebuah apel yang ada di meja makan.


“Ketemu Daren.” Ujarnya. Raya menjatuhkan pantatnya tepat di kursi sebelah Aila, apel merah itu digigit oleh Raya.


Aroma mi goreng yang biasa Aila konsumsi menusuk kedalam indra penciuman Raya, perutnya ikut protes karena sejak tadi siang belum diisi. Pandangannya ia edarkan ke sekeliling apartemen dan melihat jam dinding yang sudah menunjukkan pukul sembilan malam.


“Loh, Bang Daren ngajak jalan?”


“Enggak, cuma mau antar anaknya aja. Sekaligus berduaan dikit, mayan lah.” Tentu saja kalimat terakhir tidak Raya katakan.


Keheningan kembali datang diantara mereka. Raya teringat dengan lamaran Reza beberapa hari yang lalu dan berakhir tanpa jawaban dari Raya. Dia tahu betul, Aila menaruh perasaan kepada Reza.


Awalnya Raya sedikit ragu dengan kecurigaannya ini. Tetapi, ia mulai percaya saat membawa Reza sejak beberapa bulan yang lalu. Tatapan Aila kepada Reza agak berbeda. Ditambah, beberapa kali Raya melihat Aila mengirimkan chat kepada Reza saat keduanya tengah berdua. Sepertinya sudah jadi bukti yang sedikit kuat.


Dengan penuh keraguan, Raya bertanya kepada Aila, “Kamu beneran nggak suka sama Reza, La?”


“Engga” cepat sekali Aila menjawab pertanyaan Raya. “Emang kenapa?” tanyanya.


Nafas beratnya Raya keluarkan, dia harus jujur kepada Aila, dia adiknya. Satu-satunya saudaranya hanya Aila, Raya tidak mau menyembunyikan sesuatu dari adiknya itu. Tetapi, masalah ini adalah masalah pribadinya.

__ADS_1


“Reza lamar aku beberapa hari yang lalu.” Aila tidak terkejut, sudah lama ia tahu tentang rencana Reza yang ini. “Kamu nggak kaget kan?”


“Loh, aku udah lama tahu soal ini. Terus gimana? Terima?” berlagak sok antusias, Aila berusaha menyembunyikan rasa kecewanya.


“Entah, masih bingung.”


Aila beberapa kali teringat dengan Daren yang sekarang juga sedang dekat dengan Raya, “Bang Daren, mau digimanain?”


“Kata Daren, terima aja.” Tatapan Raya berubah sendu. “Tapi, aku belum ada perasaan apapun sama Reza.”


“Terus, Kak Raya sayangnya sama siapa?” to the point Aila. Berpikir beberapa kali untuk memberi tahu Aila, akhirnya Raya memutuskan membicarakan ini kepada Aila.


“Daren, mungkin. Eh gak tau deng.” Jawab Raya yang terdengar kurang yakin dengan jawabannya sendiri.


“Kak Raya pernah bilang sayang ke dia?”


“Trauma, La. Aku nggak mau kejadian lagi.”


“Kak, alasan aku ngomong ini karena banyak hal.” Diam sejenak, Aila berusaha menyusun kata-kata yang pas untuk ia bicarakan dengan kakaknya. “Kakak jangan egois.”

__ADS_1


“Tapi susah, La. Aku nggak bisa memilih Reza, sekaligus ninggalin Daren.”


“Kakak bahkan nggak tahu kan, aku lepasin Bang Reza buat Kak Raya.” Raya diam memandang adiknya yang tengah memakan mie instan berkuah itu. “Jelas lah, kakak nggak tau. Kak Raya kan cuma mikirin ke-egoisan kakak yang segunung itu.”


“Sekarang justru engga.”


“Kakak baru sadarnya sekarang, dulu kemana aja?” ucapan pedas itu keluar dari bibir Aila yang kepanasan karena mie instan itu. “Salah aku juga sih, berharap sama Bang Reza yang dari awal sukanya sama Kak Raya.”


“Harus bangetnya kamu ikut campur urusan pribadi aku?” suara Raya terdengar pelan, tetap berusaha menjaga perasaan Aila yang merupakan adiknya.


“Ya terserah sih, aneh ya. Perasaan, dari dulu Kakak selalu jadi orang yang anti-kritik. Egois banget hidup Kakak. Dari kecil, mama selalu biayain Kak Raya. Eh lupa deh, aku kan lahir karena kecelakaan.”


Raya menggeram, hatinya panas mendengar “Udah ya, capek emang ngomong sama orang yang punya the mental victims. Di tambah, sikap lo kayak anak bocah, suka ngurusin hidup orang.” Raya bangkit dari tempatnya karena tidak ingin semakin  marah dengan adiknya.


Dua perempuan yang biasanya sangat dekat itu jadi sangat menyeramkan ketika sedang bertengkar. Sama-sama seperti anak kecil yang tidak mau mengalah.


***


Gaes, ceritanya Fero dan Sella bakal di up setelah ini selesai ya. Aku masih pengen bareng Raya, Reza, Daren, dan Rachel. See you!!! 

__ADS_1


Koment hayo koment. 


Aku balesin ya komentar kalian, tapi sedikit sedikit. 


__ADS_2