GAIRAH ISTRIKU MELUKAIKU

GAIRAH ISTRIKU MELUKAIKU
BAB 27


__ADS_3

Sudah empat hari setelah transplantasi dilakukan, tapi Clarissa masih belum bangun dari koma nya. Setiap harinya Sebastian semakin dirundung dilema, ia merasa berhutang budi pada Clarissa. Perasaan cintanya untuk perempuan itu memang sudah menghilang, hanya menyisakan rasa belas kasihan. Karena Clarissa hidup sebatang kara seperti dirinya, dan kini ia terbaring koma setelah menjadi pendonor untuknya.


"Rafael gue minta lu bantu gue cabut semua gugatan. Bagaimana pun Clarissa udah nyelamatin hidup gue dengan mengorbankan dirinya sendiri. Gak mungkin gue tega biarin dia mendekam di dalam penjara setelah dia sadar nanti. Meski gue gak bisa mencintai Risa seperti dulu lagi, seenggaknya gue masih bisa membalas budinya. Gue akan tetap urus dia seperti istri gue, walaupun gue gak bisa memperlakukan dia seperti dulu lagi."


"Apa lu yakin bro?"


Sebastian hanya menganggukan kepalanya, keputusan itu dia ambil dengan berbagai pertimbangan matang. Nandini berjalan mendekati keduanya, dan mengatakan kalau secepatnya dia akan pergi ke Singapore.


"Karena sebentar lagi Pak Tian akan pulih dengan cepat, saya harus mengundurkan diri secepatnya. Saya hanya akan menjadi perawat Bapak sampai beberapa minggu ke depan. Karena setelah beberapa terapi ini, Pak Tian sudah bisa menggerakan anggota tubuhnya kembali."


Keduanya menatap wajah Nandini dengan terkejut. Mereka tak menyangka jika Nandini akan pergi secepat itu.


"Tapi sus bagaimana kalau saya belum sembuh total?" ucap Sebastian dengan wajah panik.


"Bapak tidak perlu cemas, kalau hanya untuk memastikan kondisi Bapak baik-baik aja, beberapa suster di Rumah Sakit akan membantu Bapak. Mereka akan datang kalau Pak Tian membutuhkan bantuan."


Penjelasan Nandini membuat Sebastian tak dapat berkata apa-apa, sementara Rafael langsung menarik tangan perempuan itu keluar dari ruangan. Rafael meyakinkan Nandini untuk tetap berada di kota itu.


"Nandini, kau tahu aku memiliki perasaan padamu. Kenapa kau seakan tak perduli dengan perasaan ku dan memilih pergi meninggalkan ku?"

__ADS_1


"Bukan begitu Rafael, kau tahu aku harus menanggung hidupku dan juga hutang-hutang almarhum ayahku. Kalau aku tetap bertahan disini, karir ku tak akan berkembang maju. Aku menghargai perasaan mu, tapi tolong mengertilah keadaan ku."


Rafael menggenggam erat kedua tangan Nandini. Mereka terlihat sangat dekat, dan Sebastian dapat melihat kedekatan keduanya dari dalam ruangan. Entah apa yang Sebastian rasakan saat itu, ia memegangi dadanya yang terasa sesak. Hingga ia kesulitan bernafas, dan tubuhnya perlahan oyong kembali. Nandini yang kebetulan menoleh ke arah Sebastian melihat jika lelaki itu sedang dalam masalah. Ia berteriak memanggil Dokter dengan cepat.


"Apa yang terjadi padanya Nandini?"


"Entahlah, aku melihat Pak Tian kesulitan bernafas. Kita tunggu penjelasan dari Dokter saja."


Dokter mengatakan jika Sebastian baik-baik saja. Ia hanya sedikit terguncang dan mengakibatkan kesulitan bernafas.


"Mungkin Pak Tian sedang banyak pikiran, atau melihat sesuatu yang membuat nya terkejut. Tapi kondisinya sudah stabil, ia hanya perlu istirahat saja. Jika sampai lusa kondisinya berangsur membaik, pasien sudah bisa rawat jalan saja."


Nandini heran mendengar penjelasan Dokter mengenai Sebastian yang tiba-tiba mengalami shock. Karena sebelumnya ia terlihat baik-baik saja.


"Aku hanya heran, kenapa Pak Tian tiba-tiba seperti itu."


"Wajarlah Tian begitu, dia pasti banyak pikiran saat ini. Apalagi Clarissa belum bangun dari koma, Tian pasti merasa bersalah dan berhutang budi sekali."


"Sebenarnya aku memutuskan cepat-cepat pergi, karena tak tahan melihat Sebastian akan rujuk kembali dengan istrinya. Ada perasaan tak rela melihatnya kembali pada istrinya, apalagi istrinya tak pernah benar-benar mencintainya. Tapi aku tak bisa berbuat apa-apa, semua adalah keinginan nya sendiri." batin Nandini didalam hatinya.

__ADS_1


"Rafael aku pamit pulang dulu ya, tolong sampaikan ke Pak Tian. Kau bisa menjaganya dulu kan?"


"Tenang aja Nandini, aku akan disini. Pulang dan beristirahat lah, besok aku akan menjemput mu."


Nandini memutuskan pergi, sengaja ingin menghindar dari Sebastian. Ia tak tahan melihat Sebastian yang menghawatirkan kondisi Clarissa setiap waktunya. Entah sejak kapan ia merasakan perasaan itu, tapi ia baru menyadari nya sekarang. Dan perasaan yang ia rasakan saat ini, menurutnya adalah sebuah kesalahan. Karena bagaimanapun Sebastian masih berstatus suami orang lain. Tanpa terasa bulir-bulir bening membasahi wajahnya, Nandini begitu merasa dilema dengan perasaan nya. Ia berterkad untuk melupakan perasaan nya pada Sebastian.


"Mungkin aku harus menerima perasaan Rafael, supaya aku dapat melupakan Sebastian. Bagaimanapun Rafael udah sangat baik padaku, aku harus memberinya kesempatan." batin Nandini meyakinkan dirinya sendiri.


Dengan setengah hati ia berusaha mengalihkan perasaan nya pada Rafael, meski ia sendiri tak yakin dapat mencintai Rafael atau tidak. Karena bagi Nandini cinta pertamanya adalah Sebastian. Lelaki yang memiliki kisah hidup yang sama dengan mendiang ayahnya. Dengan kesederhanaan nya, Sebastian mampu meluluhkan hatinya.


...Bersambung. ...


Hai othor punya rekomendasi novel yang bagus buat kalian loh.


Wanita Pengganti Kekasih Sang CEO


Author: SyaSyi


Clara Wilson dan Elena Gloria adalah dua wanita yang berbeda, tetapi memiliki wajah dan bentuk tubuh yang sangat mirip. Mereka seperti kembar. Namun, mereka memiliki sifat yang berbeda. Clara memiliki sifat angkuh, sedangkan Elena memiliki sifat ramah dan lembut.

__ADS_1


Demi sebuah karier, Clara rela memutuskan hubungan dengan Alexander Dimitri. Pria yang sudah dua tahun menjalin hubungan dengannya. Bahkan dua bulan lagi mereka berencana menikah, dan sudah bertunangan. Pertemuan Alexander dengan Elena merubah segalanya. Alexander menjadikan Elena sebagai wanita pengganti, kekasihnya yang telah pergi meninggalkan dirinya.


Akankah Alexander jatuh cinta dengan Elena, wanita sang pengganti? Bagaimana kisah selanjutnya hubungan mereka? Apa reaksi Clara saat dirinya mengetahui sosok pengganti dirinya?


__ADS_2