
Kondisi Sebastian yang membaik setiap harinya membuatnya harus berpisah dari suster yang selama ini merawatnya. Karena setelah kepulangan nya dari Rumah Sakit, Nandini tidak bekerja sepanjang hari di rumah nya. Meski untuk berjalan dan menopang tubuhnya sendiri, Sebastian masih kurang mampu. Untuk beraktivitas setiap harinya ia dibantu dengan alat bantu jalan. Tapi sesekali ia masih menggunakan kursi roda, karena ia belum boleh terlalu lama menopang tubuhnya. Karena cedera tulang belakangnya bisa saja kambuh kembali.
Tak terasa sudah hampir sepekan Clarissa belum sadar juga. Setiap harinya Sebastian selalu memantau kondisi perempuan itu, Sebastian benar-benar merasa berhutang budi padanya.
"Bro sebenarnya kalau Clarissa memang bahagia dan mencintai Raymond, gue gak masalah kalau mereka bersama. Gue gak mau bikin Clarissa tambah berdosa dengan menjadi istri gue, tapi perasaannya untuk lelaki lain. Karena itu juga akan menyiksa gue secara gak langsung."
"Tapi apa lu tega biarin Risa bersama laki-laki seperti Raymond? lihat aja sekarang dia melarikan diri entah kemana setelah mengambil harta benda lu. Dia biarin Risa mendekam di dalam penjara seorang diri, padahal dia juga terlibat dalam kejahatan yang sama. Gue rasa, Risa juga gak akan mungkin mengulang kesalahan yang sama."
"Ngomongin Raymond, apa polisi belum berhasil menangkapnya?"
"Gak ada yang tahu keberadaan nya bro, sepertinya dia sudah terlatih dalam persembunyian. Gue harap polisi bisa menangkap Raymond secepatnya."
Tiba-tiba Nandini berkari ke arah keduanya, ia memegangi ponsel seraya memberikan kabar jika Clarissa sudah sadar dari koma nya. Keduanya terlihat lega mendengar kabar itu, Sebastian ingin segera menjenguk Clarissa tapi tangisan Stefani menghentikan niatnya. Anak itu terus menangis dan hanya Sebastian yang bisa menenangkan nya. Stefani akan terdiam ketika Sebastian mendekapnya dalam pelukan nya.
"Aku tak tega melihat Stefani, meski dia sudah di operasi. Tak akan merubah kenyataan jika ia memiliki kekurangan, apalagi ibunya tak pernah menyayangi nya. Sebenarnya pertimbangan ku mempertahankan hubungan dengan Clarissa adalah Stefani. Aku tak ingin ia merasa bersedih karena kehilangan ibunya."
"Gue paham bro dengan keputusan yang lu ambil. Kalau gitu lu di rumah aja, biar gue yang jenguk Risa."
__ADS_1
"Hmm Pak Tian bisa pergi ke Rumah Sakit, biar Stefani di rumah bersama saya. Karena Mbok Itoh sedang sibuk dengan urusan dapur."
"Maaf Suster, saya selalu merepotkan mu." ucap Sebastian dengan menghembuskan nafas panjang.
"Saya tidak merasa direpotkan pak, apalagi setelah ini Bapak akan berkumpul kembali dengan istri. Semoga Ibu Clarissa cepat pulih, supaya keluarga kecil ini dapat bersatu kembali."
Sebastian tak menjawab perkataan Nandini, setengah hatinya terasa pilu mendengar ucapan perempuan yang diam-diam telah merebut hatinya itu. Rafael memapah Sebastian sampai mobil, dan segera pergi saat itu juga.
"Bro lu bisa bantu gue gak?" tanya Rafael seraya mengemudikan mobilnya.
"Ngomong aja Rafa, gue pasti bakal bantu li semampu gue."
Plaak.
Rafael menepuk pundak Sebastian, dan menyadarkan nya dari lamunannya. Tapi Sebastian hanya menyunggingkan senyum tak menjawab perkataan sahabat nya.
"Kok diem aja sih bro? lu bisa kan bantu gue?"
__ADS_1
"I iya Fa, gu gue akan coba bantu lu." jawab Sebastian gagap.
"Lu lagi kenapa sih bro, tiba-tiba jadi kikuk gitu? lu masih mikirin hubungan lu sama Risa ya? kalau emang lu ngerasa keberatan rujuk sama dia, mending lu pikirin lagi. Jangan karena hutang budi lu mengorbankan perasaan."
Awalnya Sebastian memang setengah hati untuk menerima Clarissa kembali. Tapi setelah mendengar niat Rafael untuk melamar Nandini, Sebastian membulatkan tekad untuk menerima Clarissa kembali dalam hidupnya.
...Bersambung. ...
Hai othor punya rekomendasi novel yang bagus buat kalian loh.
Cintai Aku, Istriku!
Author Mom Al
Tidak pernah di cintai oleh istrinya sendiri, membuatnya selalu berusaha untuk mencari perhatian agar sang istri bisa jatuh cinta kepadanya-- Fareza Syarief (32tahun).
Airin Kusuma (26tahun) langsung menjadi janda ketika beberapa jam baru saja sah menjadi istri seorang pengusaha Furniture, pernikahan yang singkat membuat Airin di cap sebagai wanita pembawa sial oleh orang lain.
__ADS_1
Bagaimana kisah asmara mereka selanjutnya? Dan bagaimana kehidupan Airin ketika ditinggal oleh sang suami?