
💕 Malam sabtu 💕
Ghani berubah menjadi dewasa dalam waktu 15 menit, jadi setelah 15 menit dia akan menjadi anak kecil lagi.
Ghani menyukai Chika, malam ini dia bertekad ingin berkenalan dengan Chika tapi bagaimana caranya.
" Gimana caranya gue bisa kenalan sama Chika yahh, hmmm? Kalau disetting menolong dia itu sangat pengecut, harus muncul di saat yang tepat." Ucap di kamar.
Oiyah Ghani ini selain imut dan manis dia juga jago melukis lho, mau tai ehh maksudnya mau tahu? Ok, gaskeuunnn.
" Bunda, bunda mau beli buku gambar."
" Ghani mau gambar ya." Jawab bundanya di samping depan rumah laundry lagi menyetrika.
" Iya bunda, mau bikin gambar."
" Ya sudah nanti bunda beliin yahh." Kata Layla.
" Ghani maunya sekarang bunda biar Ghani yang beli di toko sebelah." Sahut Ghani.
" Enggak, kamu masih kecil bahaya ke toko sendirian." Ucap Layla.
" Tapi..."
" Sudah nanti bunda beliin, Ghani belajar nulis sekarang yahh." Ucap Layla menyuruh Ghani belajar menulis.
" Iya bunda." Sahut Ghani lalu kembali ke kamar.
" Coba aja gue punya uang sendiri, dah gue beli tuhh buku." Batin Ghani merungut.
...
Chika Nacika berumur 25 tahun, seorang guru di tk dan memiliki wajah yang cantik jelitan dan menawan.
Siapa sihh yang tidak suka dengan Chika, hampir semua laki-laki suka dengan Chika karena cantik. Selain cantik, Chika juga baik dan ramah.
Sepulang ngajar, biasanya Chika membantunya ibunya di rumah.
Chika melihat ibunya ada di dapur membuat kue karena ibunya Chika jualan kue.
" Hay bu, perlu bantuan." Ucap Chika.
" Kamu gak perlu bantuin ibu buat kue." Jawab ibunya.
" Kenapa?" Chika heran dengan sikap ibunya yang satu ini.
" Seharusnya kamu itu sadar sudah berapa umur, masih aja sendiri." Ucap ibunya dengan sinis.
" Huhh." Chika menghela nafas jengah, kemudian menjawab perkataan ibunya tadi.
" Maksud ibu apa? Mau ngatain Chika perawan tua bu, ngomong aja gak usah nyindir. Chika juga tahu kok, seakan-akan ibu itu gak suka Chika tinggal disini hanya karena Chika belum nikah. Ok kalau itu mau ibu, Chika juga capek diginian terus." Sahut Chika yang sudah muak dengan tekanan keluarganya yang menghinanya karena belum menikah.
Ibunya menjadi diam dan langsung menjawab.
" Bukan itu maksud ibu Chik, ibu cuma pengen kamu
" Brakkkk." Chika menutup pintu kamar dengan sangat keras.
Kemudian Chika duduk di tepi ranjang sambil melamun apa yang selama ini terjadi, menurutnya ayah dan ibunya keterlaluan.
__ADS_1
Chika tahu kalau adiknya lebih dulu menikah di banding dirinya, Sarah adiknya Chika.
" Ahhh menyebalkan." Chika marah dan emosi kalau mengingat sindiran keluarga terhadap dirinya.
Chika merasa sumpek di rumah, makanya dia memutuskan untuk jalan-jalan.
" Mending aku jalan-jalan dulu kahh, pusing aku kalau di rumah." Ucap Chika sambil mengambil tasnya.
...
Layla mau menemani Ghani beli buku gambar.
" Ghani, ayo katanya tadi mau beli buku gambar kan." Ucap Layla.
" Jadi bunda." Sahut Ghani.
" Jadi dong?? Masa gak jadi, ayoo!!
" Ok, Ghani siap-siap dulu yahh." Sahut Ghani menggemaskan.
" Bisa sendiri gak? kalau gak bisa, bunda bantu yahh." Ucap Layla menawarkan diri.
" Gak usah bundaaa... Ghani bisa sendiri." Sahut Ghani dari dalam kamar.
" Ihh, tuh anak sok dewasa banget." Ucap Layla sambil senyum dan juga heran.
" Ya sudah, bunda tunggu diluar yahh." Teriak Layla.
" Iya bundaaa." Sahut Ghani.
Ghani memakai baju dengan rapi sekali, walaupun baju yang dia pakai bukan baju mewah tapi jika ditubuu Ghani malah terlihat wahhh dan megahhh seperti pakaian mahal.
Kemudian muncul peri dan geleng-geleng kepala.
" Hah, gak sadar rupanya kalau dia itu anak kecil sekarang." Ucap peri kemudian menghilang kembali.
...
Tuan Rayis bertemu dengan seseorang, dia adalah Tuan Bagas adik iparnya dengan istri Mayla.
" Ada apa kau menemuiku." Ucap Rayis.
" Yahh silaturahmi ajalah bang, gak masalah kan." Sahut Bagas.
" Apa yang dibahas." Tanya Rayis lagin dengan datar.
" Dasar laki-laki bau tanah, udah tua masih aja sok kuat dan berkuasa." Batin Bagas.
" Biar ku tebak? Kau... terlilit hutang lagi kan." Ucap Rayis yang sejak dulu sudah mengetahui watak Bagas.
" Cihhj." Bagas berdecih mendengar ucapan Rayis.
" Biar ku perjelas lagi, aku tidak ingin membantu." Ucap Rayis.
Itu yang membuat keputusan yang salah, dan Bagas juga tidak mahir di bidang perusahaan.
" Cihh jangan sok hebat kamu bang " Ucap Bagas lalu menggebrak meja dan pergi.
Baghhj ..
__ADS_1
Rayis hanya diam melihat Bagas pergi, dirinya tidak menyangka jika Bagas masih berani datang ke kantornya.
...
Chiya itu sangat boros, kerjaannya hanya shopping dan shopping.
Malik pernah membayar kartu kredit 2 milyar karena shopingnya Chiya, kali ini Chiya melihat bernada shopee dan tertarik dengan produk korea apalagi masalah kecantikan.
" Wahh ini harus beli nihh, aku harus punya siapa tahu teman-teman belum beli ahahah.. wahh cocok nihh beli ahh." Ucap Chiya lalu mengklik produk itu dan harganya mencapai 50 juta.
...
Akhirnya Layla dan Ghani sampai di toko.
" Hati-hati sayang turunnya." Ucap Layla.
Mereka berdua turun dari taxi, karena mobil dibawa oleh Ridwan.
...
Ghani langsung memilih buku gambar yang dia inginkan, Layla terus mengawasi Ghani.
" Wahh ini bagus nihh, beli ini ajalah." Ucap Ghani.
Ghani pun menunjukkan itu kepada bundanya, kalau dia suka buku gambar itu.
" Iya sayang, kamu suka ini yahh kita bayar dulu yahh." Ucap Layla.
Layla dan Ghani pun pergi ke kasir.
" Mbak ini harganya berapa yahh?" Tanya Layla.
" Itu harganya 25000 bu, soalnya itu bahannya bagus dan kuat besar lagi.
" Ouhh ya sudah mbak saya ambil dua aja." Ucap Layla sambil menyerahkan buku gambar itu.
Kasir itu pun mengambil buku gambar itu untuk di bungkus.
" Itu anak ibu yahh." Ucap kasir itu.
" Iya mbak, kenapa yahh?" Ucap Layla.
" Gemes aja bu lihatnya, pipinya chubby hihihi." Sahut mbak kasir itu.
" Hehe." Layla pun tersenyum.
Layla ingin sekali pipis, dia bertanya pada mbak kasir dimana toilet.
" Mbak saya numpang nanya, toilet dimana yahh?" Tanya Layla.
" Ouhh, itu bu lurus aja terus belok kiri nahh paling ujung itu toiletnya." Sahut mbak kasir.
" Makasih yah mbak, Ghani kamu tungguin bunda disini dulu jangan kemana-mana? Bunda mau ke toilet dulu, ingat jangan kemana-mana." Ucap Layla sambil jalan.
Baru saja Layla masuk toilet ada suara ribut diluar dan membuat Ghani penasaran.
" Suara ribut apa itu?" Ucap Ghani di dalam toko.
Ghani belum tahu jika suara ribut itu adalah suara Chika minta tolong.
__ADS_1
...