Gundala Sayap Malam : The Ballistics

Gundala Sayap Malam : The Ballistics
threat


__ADS_3

Deru sebuah kendaraan besar kembali menggema saat sebuah pedal gas di tarik ke arah belakang.


Sebuah suara dari mesin helikopter bel air yang tertanam dalam sebuah motor besar menggema di dalam saluran bawah tanah di bawah kota.


Sebuah peta tiga dimensi yang sudah mengunci sasaran nampak terlihat berotasi dari balik headgear penunggang benda tersebut.


Kendaraan yang tengah melaju cepat di dalam saluran bawah tanah mengambil jalur ke kanan dan kemudian kembali berbelok menuju sebuah pintu besar di hadapanya.


Sebuah gerbang besar yang menutupi saluran Air tersebut dilewati dan setelah melompati pembatas beton dari sebuah jalur benda tersebut telah berada di sebuah jalur menuju ke arah timur.


"Saya sudah di jalur tol dalam kota pak.." ujar william dari balik ballistic headgearnya.


"Sebuah mobil sedan berwarna merah terlihat meninggalkan tempat kejadian.."


ujar pak wahyu setelah melihat sebuah tayangan ulang dari video streaming drone8.


"..sepertinya dalam sedan merah ada tiga orang pak.."


ujar anto sembari menatap sebuah layar besar yang menampilkan tayangan dari Thundervisor.


"..target melintas.."


sebuah suara wanita dari balik headgear kembali terdengar saat sebuah sedan berwarna merah terlihat di atas fly over diatasnya.


"Kau ambil ke kanan dan melewati jalur melingkar yang menuju ke atas will.." ujar pak wahyu.

__ADS_1


"..atau..jika nyalimu cukup besar.." ujar Pak wahyu kembali.


"Irma!!..Nyalakan enigma thruster dalam tiga.."


sesaat sebuah pendorong jet terdengar dari balik lightning sector yang sedang berlari dengan kecepatan tinggi.


"…Dua.."


Sebuah reaksi pembakaran mulai terlihat dari balik turbin mesin bel air dan menyatu dengan energi yang siap meledak dari enigma engine.


"Satu!!"


Sesaat setelah hitungan mencapai tahap akhir sebuah tombol di tuas kanan stanb motor besar tersebut ditekan.


"*******!!"


sebuah suara pria dalam sedan merah terdengar marah ketika melihat sebuah benda besar melesat mendekati mereka dari arah jalan tol di bawah fly over.


Lightning sector terlihat melompat dari jalur tol di bawah mereka menuju ke atas fly over dan mendarat tepat dibelakang mobil merah tersebut.


"Target di depan" ujar sebuah suara artifisial intelejen dari balik ballistic headgear.


Beberapa peluru melesat dari balik mobil merah dihadapan sayap malam.


Puluhan peluru dengan cepat menghantam lightning sector dan ballistic armor yang dikenakan gundala.

__ADS_1


Namun sebuah mineral dari bahan campuran vibranium dan coppermine baju tempur tersebut menghentikan laju peluru yang datang dari arah depan.


Dari balik kaca spion mobil merah terlihat sosok hitam yang mengejar dibelakangnya mengangkat lengan kanan nya.


Tak lama sebuah benda muncul dari lengan kanan sosok hitam dibelakang tepat sebelum isi dari benda tersebut menghantam bagian bawah mobil tersebut dan membuatnya terbalik.


Mobil merah terlihat sedikit terangkat dan melayang sejenak di udara sebelum terguling berkali kali dan berhenti setelah menghantam sebuah bahu jalan.


Sebuah percikan api nampak terlihat dari balik penutup mesin mobil yang terbalik tersebut.


Sesaat sebelum sebuah ledakan menghanguskan benda tersebut sebuah cengkeraman menarik pintu mobil merah dan melemparkanya ke seberang jalan.


Beberapa pria penumpang kendaraan tersebut ikut terlempar saat dua buah tangan berbalut power gloves menarik mereka.


Sebuah ledakan besar terjadi saat percikan api menyentuh isi dari tangki bensin kendaraan merah yang tengah terbalik di sisi kanan jalan tol.


Api membakar seluruh badan kendaraan tersebut namun sebuah sosok hitam berjalan pelan menuju ke tiga pria yang terbaring di tengah aspal.


"..katakan semua atau riwayat kalian habis disini.." ujar Gundala saat berdiri dihadapan tiga pria tersebut.


Sebuah cakar vibranium perlahan lahan terdorong keluar dari kedua lengan sosok hitam yang tengah berdiri di antara kobaran api dan ketiga penumpang mobil yang tengah terbakar.


Sementara sebuah tombol Merekam mulai di aktifkan dari balik thundervisornya.


Dan dua pasang mata memperhatikan ketiga pria tersebut dari balik layar monitor di dalam Thunderlair.

__ADS_1


__ADS_2