
"Will si brengsek itu mau meracuni seluruh pengunjung!!.."
ujar pak wahyu saat melihat asap berwarna biru dari jutaan partikel mulai memenuhi seluruh tempat.
Gundala dengan cepat menarik wanita di sampingnya dan membekam wanita tersebut dengan sapu tangan yang diberikanya.
Sebuah suara tertahan terdengar dari mulut wanita tersebut sembari kedua lenganya memukul pria berjubah hitam yang mendekapnya.
Wanita tersebut berusaha keras untuk melepaskan diri dari dekapan pria yang membekam mulutnya namun semua usahanya sia sia.
Tenaga dari pria dihadapanya lebih besar dari semua kekuatanya dan tak lama sang wanita hanya bisa pasrah.
"Tutup mulut dan hidungmu.."
ujar gundala kembali saat melihat wanita tersebut berusaha untuk melepaskan sapu tangan yang menutup hidung dan mulutnya
"Jangan dilepas!!..lihat.." ujar gundala sembari melihat ke arah pelataran di hadapanya.
Beberapa pemuda terlihat limbung dan kehilangan keseimbangan mereka saat partikel tetranol dan hexadium yang bercamlur dengan oxylium memasuki saluran pernafasan mereka.
"..mereka mulai termutasi.." ujar pak wahyu.
Beberapa pengunjung mulai terjatuh sementara beberapa pemuda mulai mencari jalan keluar dari tempat tersebut.
"Buka Pintunya!!"
__ADS_1
teriak seorang pemuda sembari menggedor pintu besar yang tertutup dari luar.
"Ini.." ujar pak wahyu.
"Apa efek mutasi pak.." tanya Anto sembari menatap tajam ke arah layar besar di hadapanya.
"..efek awal si objek akan menjadi sangat buas.."
ujar pak wahyu saat melihat beberapa pemuda mulai bangkit setelah beberapa saat yang lalu pingsan karena menghirup butiran kecil dari Blue Angels.
"..mereka akan mulai menghancurkan semua yang ada dihadapanya.."
kembali pak wahyu berkata saat melihat beberapa pemuda yang mulai bangkit menyerang pengunjung yang berusaha keluar dari tempat tersebut.
Perkelahian antar pemuda mulai terjadi namun tak lama kemudian beberapa pemuda di depan pintu besar tersebut terlihat limbung dan tumbang.
"..bahkan jika si pemakai mempunyai gejala penyakit kejiwaan.."
ujar pak wahyu sembari menatap beberapa pemuda yang mulai mengambil beberapa benda disekitar mereka untuk menyerang pengunjung tempat tersebut.
"..efek lanjutanya adalah.."
Seorang lelaki besar terlihat menggenggam sebilah balok sisa potongan bangku yang meruncing di ujungnya.
Ujung balok tersebut dengan cepat menghujam seorang pria di hadapanya dan membuatnya terkapar.
__ADS_1
"..kanibal effect.."
anto berkata pelan saat melihat seorang pria mendekati pengunjung lain yang tengah terkapar dan mulai menggigit lenganya hingga putus.
"To hubungi polisi.."
ujar Gundala saat melihat dirinya dan seorang gadis dalam dekapanya telah terkepung.
Beberapa pria bersenjatakan balok kayu dan bangku besi mengerumuni pria berjubah hitam tersebut dan bersiap menyerangnya.
"Saya sudah hubungi pak burhan" ujar pak wahyu cepat.
Beberapa pria dihadapan gundala mulai menyerang mereka dengan beberapa benda yang dimiliki.
Gundala kembali merundukkan badanya dan mengembangkan sayap pulsar di bagian punggungnya.
Beberapa pria penyerangnya terlihat terpental ke belakang akibat terkena kibasan sayap pulsar dihadapan mereka.
"..kita harus pergi dari sini.." ujar gundala sembari melirik ke arah gadis dalam dekapanya.
Gadis tersebut hanya mengangguk dan tak lama keduanya sudah melayang di tengah pelataran tersebut.
Dari balik waist band yang digunakanya Gundala melemparkan beberapa mini explosive ke arah pintu besar yang terkunci dari luar.
Beberapa ledakan terlihat saat mini explosive menghancurkan pintu tersebut hingga hancur berkeping keping.
__ADS_1
Dari balik ledakan tersebut sesosok bayangan bersayap terlihat melayang ke luar dan mendarat pelan di sebuah pelataran parkir.