Gundala Sayap Malam : The Ballistics

Gundala Sayap Malam : The Ballistics
Crow


__ADS_3

"Kesini!!" sebuah suara dari balik mobil berwarna hitam terdengar.


Sesaat Gundala mengarahkan pandanganya ke arah suara tersebut.


Dari bawah terlihat seorang lelaki mengenakan kemeja berwarna putih melambaikan tangan pada Gundala yang tengah melayang diudara untuk menghindari amukan dari beberapa makhluk mutasi di bawahnya.


"Pak Burhan.."


ujar nya pelan sembari melayang menuju sebuah mobil hitam yang berhenti tepat di luar pagar pembatas bangunan tersebut.


Terlihat pak Burhan dengan sebuah mobil van petugas anti huru hara telah tiba di lokasi.


Beberapa petugas anti huru hara berlompatan keluar dari sebuah mobil van berwarna hitam dan mulai menembakkan gas air mata ke arah kumpulan massa yang tengah mengamuk.


"Terimakasih..."


ujar seorang gadis di samping gundala sesaat setelah seorang petugas membawanya masuk ke dalam mobil van tersebut.


Sarah hanya menatap ke arah massa yang sedang mengamuk sembari berkata.


"Jadi apa rencanamu untuk menghentikan mereka.."

__ADS_1


Tanya sarah pada makhluk hitam dihadapanya.


"..perhatikan.."


ujar Gundala sembari berlari ke arah massa yang tengah mengamuk di hadapan mereka.


"Irma Power gloves 100 persen!!"


seru Gundala sembari melompat tepat ke tengah massa.


Suara dengungan kembali terdengar saat Gundala mulai melontarkan beberapa tinjunya ke arah massa yang telah termutasi.


Beberapa pria tampak terlempar ke udara saat sebuah tinju dari power gloves yang digunakan sosok hitam bersayap tersebut mendarat di wajah mereka.


Sebuah tendangan yang mengarah ke sayap malam berhasil ditangkap oleh sepasang power gloves di tanganya.


Sembari mencengkeram kaki seorang pria gundala memutarnya dan kembali melemparkan pria tersebut ke arah massa yang mengerumuninya.


"Peringatan : Serangan dari arah kanan" kembali irma memberikan sebuah peringatan saat sebuah tong besar melayang ke arahnya.


Dengan cepat Gundala menangkap tong besar tersebut dan melemparkanya kembali ke arah makhluk fero sapiens di seberang pelataran.

__ADS_1


Tong besar yang dilemparkan sayap malam mengenai tepat di bagian kepala makhluk tersebut dan membuatnya tersungkur.


"Irma!!..salurkan plasma liner!!"


ujar Gundala saat mengambil sebuah potongan besi panjang yang tergeletak dihadapanya.


Dari kedua power gloves yang dikenakan gundala terlihat sebaris cahaya mengaliri besi panjang dalam genggamanya sementara percikan listrik mulai terlihat di kedua ujung sisi potongan besi tersebut.


Seekor makhluk fero sapiens melompat ke arah sayap malam sembari melayangkan sebuah tinju namun sebuah ujung besi menahan laju gerakanya.


Sesaat setelah potongan besi dalam genggaman gundala menyentuh makhluk tersebut sebuah kilatan cahaya listrik menyambarnya dan menghempaskan makhluk tersebut ke arah tembok dibelakangnya.


Beberapa makhluk berhasil dilumpuhkan oleh sengatan listrik dari potongan besi dalam genggaman sosok hitam yang berada di tengah massa tersebut.


"Irma!!..full power ke arah power gloves" ujar Gundala sembari menghantamkan potongan besi tersebut ke arah beberapa fero sapiens.


Kembali suara dengungan terdengar saat baterai vibranium menyalurkan energi plasma listrik ke arah power gloves yang dikenakan sayap malam.


Tak lama sayap malam mengangkat potongan besi dalam genggamanya ke udara dan beberapa kilatan cahaya listrik menyambar ke seluruh tempat tersebut.


Dengan sebuah ledakan besar energi plasma yang terpancar gundala berhasil melumpuhkan seluruh kawanan fero sapiens.

__ADS_1


Sarah dan pak burhan hanya menatap ke arah sosok hitam yang berdiri di tengah massa yang terkapar dihadapan mereka.


__ADS_2