Gundala Sayap Malam : The Ballistics

Gundala Sayap Malam : The Ballistics
owl


__ADS_3

"Pria penyidik itu bernama pak burhan"


ujar pak wahyu dari balik monitor besar dalam thunderlair.


"Sepertinya kawan lama pak will.."


tanya anto sembari menatap ke arah monitor besar dihadapan mereka.


"Pak burhan kawan lama..sayap malam..dia tidak mengenal pak will.."


ujar pak wahyu cepat.


"Sepertinya ada masalah pak?"


tanya gundala pada pak burhan yang sudah membuang rokoknya.


"Penyidik wanita..bernama sarah.." pak burhan kembali berkata.


William dalam ballistic armor hanya menghela nafas dan melanjutkan pembicaraanya.


"Satu satu dulu pak.." kembali gundala berkata sembari melihat sekelilingnya.


"Blue angels di edarkan oleh sebuah kelompok.."


pak burhan kembali menjawab sembari membuka kunci desktop handphone dalam genggamanya.


"..geng motor?" tanya gundala.


"..bisa dibilang jaringan pengedar obat bius.." jawab pak burhan cepat.


"Ada info lebih lanjut pak?"


tanya Gundala sembari melangkah ke arah belakang menuju sebuah pojokan gelap untuk menghindari sorotan sebuah lampu depan saat sebuah mobil melintas didepan lorong tersebut.

__ADS_1


Pak burhan hanya menggelengkan kepalanya.


"Infonya baru minggu minggu ini blue angels beredar di jalanan.."


pak burhan kembali berkata.


"Dan pemakainya kebanyakan anak anak muda.."


pak burhan kembali melanjutkan.


"Dari sumber dijalanan mereka anggota the hitch.." kembali pak burhan berkata.


"Saya coba telusuri jalurnya pak .."


ujar Gundala dari balik bayangan sebuah bangunan yang terbakar.


"Jika ada info lanjutan akan saya kabari.." gundala kembali berkata.


Pak burhan hanya tersenyum sembari menaikkan retsleting jaket hitamnya dan kembali melangkah keluar dari lorong tersebut.


Pak burhan kembali tersenyum dan melangkah menuju sebuah mobil yang terparkir di depan lorong tersebut.


Terlihat sebuah sosok makhluk hitam bersayap melayang diantara bangunan bangunan tempat kejadian dan melesat dalam kegelapan malam.


Sebuah bangunan berlantai tiga di dekat pantai menjadi sebuah tempat berkumpulnya beberapa anak muda yang tergabung dalam sebuah kelompok bernama the hitch.


Sebuah pelataran besar di lantai dasar menjadi sebuah dance floor saat musik dj mulai dimainkan.


Beberapa lampu terlihat berkelap kelip saat beberapa anggota the hitch mulai bergoyang mengikuti irama dari dj box tersebut.


Beberapa pria berpakaian hitam terlihat melangkah menaiki tangga menuju lantai tiga.


Tepat di depan pintu sebuah ruangan beberapa pria tersebut berhenti dan menekan sebuah tombol yang terpasang di pinggir pintu.

__ADS_1


"Silakan masuk"


sapa sebuah suara dari balik ruangan berlapis kain hitam sesaat setelah beberapa pria tersebut melewati sebuah pintu.


Beberapa wanita tampak berhamburan berlarian keluar ruangan saat beberapa pria berpakaian hitam memasuki ruangan bagian dalam di lantai tiga.


"Mau minum atau mau bersenang senang dulu?" tawar pria bertato dihadapan mereka.


"Mana sisa barangnya.."


seru salah satu pria berpakaian hitam.


"Santai bos..tidak usah terburu buru.."


kembali pria bertato tersebut berkata.


"Kurang ajar!!..kau lempar blue angel ke pemakai!!"


ujar pria berpakaian hitam sembari menatap tajam ke arah pria bertato dihadapanya.


"Sekarang semua petugas keamanan dan si gundala mulai mencari kita!!"


ujar pria berpakaian hitam kembali berkata.


"..kau lihat kejadian semalam.."


ujar pria berpakaian hitam sembari memutar sebuah rekaman video dari handphonenya.


Pria bertato dihadapan mereka hanya tertawa sembari berkata.


"Dari dulu sudah kukatakan..jangan macam macam denganku.." seru pria bertato dihadapan mereka.


"Perusahaan sialan seperti Chemicalyte harus diberi pelajaran.."

__ADS_1


kembali pria bertato tersebut berkata sembari menuang segelas minuman.


__ADS_2