
"Pak sepertinya ada yang aneh pada desain kapalnya.." ujar Anto sembari menatap gambaran holografik 3dimensi dihadapanya.
"Kenapa To?" tanya pak wahyu sembari mendekatinya
"Atlantic queen dibuat oleh sebuah pabrik kapal di jerman pak.." ujar anto sembari menatap sebuah halaman website berbahasa jerman.
"Hanya ada enam unit yang beroperasi di dunia.." ujarnya kembali.
"Dua unit kapal pesiar ini dimiliki oleh pemilik chemicalyte.." kembali anto menerangkan.
"Monsieur montserrat.." guman pak wahyu.
"Dan sisanya dimiliki sebuah perusahaan asal Yunani pak.." kembali anto berkata sembari menunjuk ke sebuah halaman website.
Gundala kembali menuju ke ventilasi di atap ruangan tersebut.
Sembari sesekali melihat ke arah power glovesnya yang menunjukkan sebuah posisi seorang pria yang melewatinya beberapa saat yang lalu.
"..trackernya sudah mulai menyala.."
ujarnya sembari tersenyum saat melihat sebuah titik mulai bergerak di dalam power gloves yang digunakanya.
Beberapa saat yang lalu dua orang pria berpakaian putih memasuki ruangan labolatorium yang sudah tidak digunakan.
__ADS_1
Saat seorang pria yang membawa sebuah kotak berjalan melewati meja besar dihadapanya gundala melemparkan sebuah Micro tracer yang di ambil dari waist band di pinggangnya.
Micro tracer tersebut menempel di celana pria berpakaian putih tersebut dan mulai memancarkan signal gps saat pria tersebut meninggalkan ruangan.
"..menuju ke arah lift di sisi kiri ruangan.." kembali gundala bergumam saat melihat titik yang berkelip bergerak ke arah sebuah lift.
Titik tersebut kembali bergerak setelah lift yang ditumpanginya berhenti di sebuah lantai tepat dibawah ruangan labolatorium.
Tak lama titik tersebut mulai bergerak keluar dari lift melewati lorong panjang di hadapanya dan masuk ke sebuah ruangan berpintu besi.
"..kenapa harus masuk ke ruang mesin?" gumam gundala saat melihat titik tersebut masuk ke ruang mesin penggerak utama dari kapal tersebut.
"..will bagaimana.." tanya pak wahyu.
"Tinggal turun terus masuk lift.." ujar pak wahyu.
Gundala kembali menghela nafas mendengar jawaban dari pak wahyu.
"Maksud saya jalur ke ruang mesin lewat saluran ventilasi.." ujar Gundala cepat.
Titik di dalam power glovesnya terlihat bergerak menuju ruangan penggerak kapal besar tersebut dan berbelok masuk ke dalam ruangan kontrol mesin besar atlantic queen.
"Saya kirim jalurnya sekarang pak will.." ujar anto cepat sembari menekan sebuah tombol dibalik layar lcd laptopnya.
__ADS_1
"..maju dua puluh lima meter dan berbelok ke kiri.." ujar gundala pelan saat melihat sebuah peta tiga dimensi dihadapanya.
"Anda harus membuka sebuah pintu ke ruangan saluran lift pak will.." ujar anto kembali berkata.
"Dari saluran lift tepat dua lantai dibawah terdapat jalur ventilasi menuju ruang mesin.." kembali pak wahyu berkata sembari melihat sebuah gambaran denah 3d tersebut.
Gundala hanya menganggukan kepalanya dan mulai kembali merayap melalui jalur ventilasi.
"Saya bandingkan kapal ini dengan kapal sejenisnya.." ujar anto sembari mengambil sebuah desain 3d hologram.
Dua buah desain kapal berformat 3dimensi tersebut di rapatkanya hingga kedua bayangan hologram tersebut menyatu.
"..lambung kapal terlihat lebih besar.." ujar pak wahyu saat melihat sebuah garis tampak melewati batas bayangan tersebut.
"Dan beberapa lantai sepertinya.." ujar Anto sembari memutar sebuah desain 3d hologram dihadapanya.
"Tinggi atapnya sepertinya dikurangi.." ujar pak wahyu.
"Mereka menambahkan tinggi ruangan paling bawah.." ujar anto.
"..apa mungkin.." kembali pak wahyu berkata.
"Labnya mereka pindahkan ke dalam lambung kapal!!" ujar Anto cepat.
__ADS_1