
Sebuah helikopter nampak mendekati sebuah gudang tempat sebuah ledakan terjadi tadi malam.
Benda terbang tersebut mendarat tepat ditengah pelataran sebuah tanah lapang dihadapan sebuah bangunan yang terbakar.
Setelah mendarat beberapa pria berjas nampak berjalan cepat menuju sebuah bangunan besar dihadapanya dan memasuki ruang dalam bangunan tersebut.
Sebuah gudang milik perusahaan kimia the chemicalyte meledak dan terbakar tadi malam.
Beberapa petugas penyidik dari kepolisian tampak menanyai para karyawan dan beberapa petugas keamanan yang bertugas malam tadi.
Sementara petugas lainya berkeliling tempat kejadian perkara tersebut sembari sesekali mencatat dan mengumpulkan semua barang bukti untuk penyelidikan.
"Dari keterangan beberapa orang tampaknya si pelaku.." ujar seorang wanita sembari terus mencatat semua keterangan dalam notebooknya.
"Iya si pelaku memakai baju hitam dan bergerak sendirian.." ujar pria dihadapanya.
"..tipikal kriminal.." ujar wanita tersebut sembari meneruskan tulisan dalam catatanya.
"Kalau dilihat dari aksinya semalam tidak mungkin dia membakar gudang karena sakit hati.." ujar pria penyidik tersebut
__ADS_1
"Iya kerjanya terlalu rapih.." kembali wanita penyidik tersebut berkata.
"..tidak mungkin seorang karyawan sebuah perusahaan mempunyai keahlian menembus sebuah keamanan seketat ini.." ujar pria dihadapanya.
Beberapa bulan kemarin terdengar sebuah kabar jika perusahaan produsen bahan bahan kimia tersebut melakukan pengetatan anggaran perusahaan yang menuju sebuah keputusan untuk mengurangi beberapa puluh karyawanya.
Gelombang protes dari para karyawan sempat terjadi saat manajemen perusahaan mulai menerapkan aturan tersebut.
Namun aksi para karyawan yang terkena dampak kebijakan perusahaan tidak berlangsung lama.
Beberapa demonstran ditangkap dengan alasan memprovokasi karyawan lainya untuk menentang kebijakan perusahaan.
Tak lama wanita tersebut melihat sekeliling tempat di hadapanya dan kembali berkata.
"Tempat ini seperti markas militer.." ujar pria di sebelahnya.
"Terlalu ketat untuk bisa ditembus oleh satu orang" wanita penyidik dihadapanya kembali berkata.
Di beberapa bagian Bangunan tersebut nampak beberapa kamera cctv yang selalu menyala dan beberapa sensor gerak dan alat detaksi panas di sekitar halaman kompleks labolatorium tersebut.
__ADS_1
Puluhan petugas keamanan yang selalu berjaga dalam tiga shift selalu mengawasi gerak gerik di sekitar kompleks tersebut.
Area sekitar lima hektar yang dibangun di pinggiran kota yang menjadi markas besar sebuah perusahaan kimia internasional the chemicalyte.
"Keamanan tingkat satu masih bisa ditembus…tidak masuk akal jika dilakukan sendirian.." tanya penyidik wanita kembali.
"Pasti professional.." ujar lelaki dihadapanya.
"Atau..ada bantuan dari orang dalam.." kembali wanita tersebut berkata.
Kembali wanita penyidik tersebut teringat sebuah kasus beberapa bulan kemarin saat sebuah perampokan barang terjadi di sebuah perusahaan logistik.
Beberapa bukti yang mereka dapatkan dan beberapa kali interogasi pihak karyawan dan manajemen mengarah ke seorang karyawan yang bekerja sebagai kepala gudang di perusahaan logistik tersebut.
"Ada rekaman cctv?" tanya wanita tersebut pada seorang petugas yang melintas dihadapanya.
"Bisa minta rekaman cctv nya?" seru penyidik pria dihadapanya.
"Masih di transfer ke dalam hardisk bu nanti kita berikan copy nya" ujar petugas tersebut sembari berlalu.
__ADS_1
"Tugas saya disini selesai. " ujar wanita penyidik tersebut sembari memasukkan buku catatanya ke dalam sebuah tas pinggang.
"Tinggal tunggu rekaman cctv semalam baru kita adakan penyidikan lanjutan" ujarnya kembali sembari melangkah menuju sebuah mobil berwarna merah yang diparkir tidak jauh dari tempat kejadian tersebut.