Guru Galak Itu Kekasihku

Guru Galak Itu Kekasihku
32. Anggara


__ADS_3

 


Diseberang jalan ada seorang pria yang sedang berjaga dan mengawasi kediaman Aditya dan Wita dengan penuh selidik, dia menghubungi seseorang dan berkata " bos saya sudah mengetahui dimana kucing itu bersembunyi"


" Awasi terus dan beri tahu informasi selanjutnya ya" kata seseorang yang berada di sebrang sana sambil menutup sambungan telepon.


Sementara yang diawasi sedang bercumbu mesra dengan gaya yang mereka ciptakan sendiri, ntahlah gaya apa itu author pun tak pernah melakukan gaya itu hahaha.


Setelah dirasa semua informasi sudah didapat pria yang mengawasi rumah Aditya dan Wita itu pergi dari tempat itu.


Pagi itu mulai hari pertama Aditya pergi ngantor ke perusahaan keluarga yang telah diserahkan papa Permana kepada Aditya, dan acara penyambutan di adakan oleh karyawan kantor, dan papa Permana telah milih Anggara sebagai asisten pribadi dan bodyguard untuk Aditya karena Permana tidak mau putra tunggalnya itu mengalami hal yang pernah di alami oleh Aditya.

__ADS_1


Anggara yang biasa dipanggil dengan sebutan Angga , dibekali dengan kemampuan bela diri, bisa berbahasa asing dan kemampuan menembak juga wajah yang tampan.



Inilah gambaran wajah Anggara Wicaksono. Kalau tidak sesuai dengan ekspektasi kalian maaf ya.


" Selamat datang tuan di perusahaan ini kembali sebagai pemimpin" kata Anggara sambil menjabat tangan bosnya itu.


" Ok sekarang kita bisa kembali bekerja lagi ya teman\-teman" kata Angga membubarkan kerumunan itu.


" Angga kamu ikut saya ke ruangan saya, karena saya mau tanya sudah sejauh apa program perusahaan ini kedepannya" kata Aditya dengan sangat wibawa sambil melangkah keruangan yang pernah digunakan oleh opanya semasa menjadi pemimpin. Karena setelah ayahnya memutuskan menjadi seorang perwira perusahaan itu dipimpin oleh opanya dan sekarang sudah pensiun karena sudah renta dan tak seenerjik dulu dan opa lebih memilih hidup di desa bersama istri nya.

__ADS_1


Sebenarnya semua ini telah direncanakan oleh papa dan opanya Adit sejak dulu namun karena Aditya mempunyai watak yang sangat keras seperti papanya Adit tidak mau menjalankan perusahaan dan lebih memilih menjadi seorang perwira. Sementara itu perusahaan diambil alih oleh Anggara sebagai orang kepercayaan opa Aditya lima tahun belakangan ini. Sebenarnya musibah yang dialami oleh Aditya tak sepenuhnya musibah bagi keluarga Permana , karena dengan kejadian itu Adit bisa keluar dengan alasan sakit dari kepolisian.


Setelah sampai di ruangan presiden direktur itu Anggara menjelaskan dengan rinci semua mengenai perkembangan perusahaan dan karena Aditya memang orang yang sangat cerdas jadi tidak susah untuknya mengerti semua. Karena setelah dia bekerja sebagai seorang perwira polisi dia juga menyempatkan diri untuk kuliah disela sela kesibukannya di bidang ekonomi jadi dia mempunyai kompetensi untuk memimpin sebuah perusahaan.


" Terimakasih untuk bantuannya Anggara" kata Aditya dengan wajah penuh senyuman karena opanya tidak salah pilih dengan Angga mempunyai rasa tanggung jawab yang besar dan kejujuran Angga bisa diberikan penghargaan pikir Aditya.


" Baik pak, saya kembali bekerja keruangan saya pak" kata Angga sambil melangkah keluar dari ruangan Aditya.


***Bagaimana cerita selanjutnya terus kepoin ya***


 

__ADS_1


__ADS_2