Guru Galak Itu Kekasihku

Guru Galak Itu Kekasihku
41. Mandi bareng


__ADS_3

Setelah di rasa semua telah rampung Adit langsung berjalan menuju ruang pribadinya dan mendapati istri dan anaknya sedang tertidur pulas , dia mencoba mendekati dan menyentuh pundak istrinya dengan lembut seraya berkata " sayang....istriku mari kita pulang aku sudah selesai dan ini sudah waktunya pulang. Kasihan Dito kamar ini tidak cukup nyaman untuk Dito".



Wita mulai mengerjapkan matanya dan setengah lingkaran menghiasi wajahnya " suami tempat ini cukup nyaman untuk kami berdua kamu bisa lihat sendiri kami terlelap di ranjang seorang mantan perwira" kata Wita sambil tersenyum mencoba membuat suaminya tidak merasa bersalah karena telah membuat nya menunggu sampai Adit selesai bekerja.



Aditya juga merasa senang mendengar jawaban istrinya dan mencium puncak kepala istrinya itu dan mengangkat jagoan kecilnya dan merangkul istrinya untuk keluar dari ruangan Aditya menuju basemen dan masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang. Di dalam perjalanan menuju rumah Wita berbicara" suami mulai besok aku masuk lagi ke sekolah, lagian kasihan papa yang sudah bersusah payah memberikan hadiah sekolah itu untuk aku suami" katanya dengan nada manja.



" Istri biarlah sekolah itu kita ibahkan saja sebagai bentuk amal saja , agar Dito dibesarkan oleh tangan ibunya saja"



" Suami ayolah, aku janji Dito tidak akan aku terlantarkan dia akan berada terus dekat dengan aku sayang" tetap merengek sambil memeluk tubuh suaminya itu.



" Bagaimana bisa kamu mengajar namun Dito tetap disamping kamu istri" dengan nada bingung.



" Suami kamu lupa ya ? Sekolah yang diberikan papa adalah sekolah play group". Kata Wita sambil menaik turun kan matanya.


__ADS_1


" Sayang aku tahu mengapa papa memberikan hadiah sebuah sekolah play group untuk aku, karena dia sudah memikirkan jauh kedepannya" Wita tersenyum lagi " papa sangat sayang pada Dito namun dia menjaga perasaan aku, mertua yang hebat " katanya dengan mengacungkan kedua jempolnya ke arah Adit suaminya itu.



Aditya mengacak lembut rambut Wita , karena menyadari apa yang dikatakan Wita itu benar adanya, papanya Permana memang luar biasa memikirkan semuanya. Aditya tersenyum bahagia dan berkata " baiklah aku berikan kamu izin mengajar lagi, tapi kamu jangan galak\- galak karena murid\-murid kamu sekarang anak kecil bukan anak remaja lagi" kata Adit mencoba menggoda istrinya.



" Baik tuan Aditya Permana, ibu Nova Wita tidak akan menjadi guru galak lagi" katanya sambil memeluk dan mencium pipi suaminya itu.



" Sayang kamu bau acem " kata Wita dengan memegang hidungnya.




" Iya sayang aku berbohong, maaf suami kamu tidak bau acem" tak terasa mereka sudah sampai di halaman rumah mereka dan seorang asisten rumah tangga langsung mengambil Dito dari gendongan Adit dan membawa masuk kerumah.



" Ijah kamu langsung mandiin Dito ya , karena saya juga mau mandi dan tolong suruh Sumi untuk masak makan malam" kata Wita dengan nada lembut.



" Baik bu" Ijah berjalan menuju dapur dan mencari Sumi dan langsung memandikan Dito.

__ADS_1



" Maaf suami aku terlalu lelah sehingga harus meminta bantuan kepada bik Ijah memandikan Dito" dengan nada merasa bersalah.



" Tidak apa istri ku , aku mengerti tapi...." Aditya menghentikan kalimatnya.



" Tapi...apa suami?" Kata Wita penasaran.



" Tapi..... sebagai gantinya kamu harus mendekam aku, bagaimana"



" Dasar suami tidak pernah mau mengalah dengan anak dan bisa sesekali istri merasa bahagia" sambil merangkul lengan suaminya seolah dia mengiyakan apa yang diinginkan suaminya.



" Terimakasih istri ku, mari kita mandi bersama" dengan senyum yang terus menerus tergambar di wajah tampannya.


*********************************************


***Mandi bareng aduh pasti ada yang pengen kalau sudah halal boleh ya tapi kalau belum halalin dulu😀😀😀 jangan lupa like ya 🤗***

__ADS_1


__ADS_2