Guru Galak Itu Kekasihku

Guru Galak Itu Kekasihku
Silatuhrahmi


__ADS_3

Wita sedang makan malam bersama dan tiba-tiba notif pemberitahuan bahwa ada WA masuk, karena Wita tidak mengenal nomor yang bersangkutan Wita mengabaikan pesan itu dan terus menghabiskan makan malamnya.



Karena bagi Wita waktu makan adalah waktu yang tidak dapat diganggu, karena itulah waktunya yang paling tepat untuk berkumpul bersama keluarga.



"Wita, bagaimana hubungan kamu dengan Kevin? " tanya ibu yang membuat Wita menghentikan kunyahannya.



" Baik bu" jawab Wita sambil melanjutkan kunyahan yang tadi sempat berhenti.



" Sebenarnya ibu kurang setuju kamu sama Kevin, karena nanti pasti kamu akan pindah-pindah tempat tinggal dan akan jauh" keluh Tia mama Wita.



" Ibu kenapa bahas ini lagi, kan kita udah pernah bahas. Lagian jarak udah tidak jadi penghalang bu zaman kan sudah canggih " lata Wita sambil mengelus dagu sang mama.



" Tapi...mama belum terima apapun alasannya, walaupun mama mengakui kalau Kevin itu baik, sopan dan mapan. Mama sih suka dengan Kevin, cuma kamu harus jauh dari mama dan papa itu yang membuat mama kwuatir" kata mama dengan wajah sedih.



" Mama...mama, jauh kok jadi alasan, kalau papa sih yang penting anaknya bahagia itu yang paling penting " kata papa sambil mengerlingkan sebelah matanya ke arah Wita.



" Betul itu pa " kata Wita sambil mengarahkan induk jarinya menyatakan setuju dengan pendapat papanya.



Tok...tok...tok...



" Selamat malam, speda...eh....sepada... " kata seseorang dari balik pintu rumah.



" Ma..sepertinya ada tamu" kata Wita kepada mamanya.



" Biar mama yang buka pintu kamu lanjutkan saja makan kamu" kata mama sambil berjalan kearah pintu rumah asal suara yang mengucapkan sapa.



Arini membuka pintu dan heran karena melihat tamu yang datang belum pernah mengenalnya. " Maaf kamu siapa nak? " kata Arini penasaran.



" Perkenalankan ibu nama Saya Aditia Permana " kata Adit sambil tersenyum ramah.



" Mau nyari siapa nak" kata Arini lagi.


__ADS_1


" Siapa ma" kata Wita yang baru saja menyelesaikan makan malamnya dan menuju pintu dan ingin melihat siapa yang datang. Wita dan ayah juga penasaran.



" Adit? " kata wita kaget.



Sanjaya langsung bersiap dan bersikap hormat " Siap ndan"



" Aduh pak, jangan sepormil itu dong pak. Disini saya bukan atasan bapak tapi saya tamu bapak" katanya sambil menurunkan tangan Sanjaya yang masih menghormat dan Adit langsung mencium punggung tangan lelaki paruh baya itu. Begitu juga punggung tangan Arini mama Wita.



" Masuk ndan, kok kita jadi ngobrol diluar?" kata Sanjaya sambil berjalan menuju kursi yang ada diruang tamu rumah sederhana itu.



" Aduh bapak jangan panggil saya komandan dong, kalau diluar kantor" katanya merasa tidak enak.



" Saya sudah biasa ndan" Sanjaya lagi.



" Panggil saya dengan sebutan nama saja pak, atau nak. Karena saya seumuran dengan Wita hanya beda beberapa tahun " kata Adit sambil tersenyum segan.



Setelah mereka duduk ,Sanjaya bertanya lagi " Ada gerangan apa komandan, ehh...maksud saya nak Adit kesini"




"Nak Adit ini atasan papa yang baru dikantor, mengantikan pak Bungaran Sitorus" kata Sanjaya mencoba menjelaskan.



"ooh...begitu ceritanya, terus apa nak Adit ini sudah berkeluarga ?" kata Arini lagi penasaran.



" Belum, tante saya belum berkeluarga dan maksud saya datang kesini hanya untuk bersilatuhrahmi saja." kata Adit berbohong karena maksud kedatangannya kerumah sanjaya adalah untuk bertemu dengan Wita.



" Wah suda ganteng, ramah, baik, sopan belum berkeluarga lagi. Sempurna sekali untuk jadi mantu, pasti tidak pindah jauh dan bisa dekat dengan orang tua". Sindir Arini ke pada Wita.



"Ihh...mama apa-apan sih" katanya lagi sambil mengerucutkan bibirnya.



" Maksudnya apa tante dengan tidak pindah jauh-jauh". Tanya Adit yang merasakan aneh dengan ucapan Arini.



" begini loh nak Adit, si Wita kan calon suaminya seorang Tentara. Tentara itukan tugasnya jauh-jauh dan kalau mereka menikah pasti pindah, terus kami jauh dong dari Wita " kata Arini menjelaskan pernyataannya tadi.

__ADS_1



" Ooh begitu tante" kata Adit sambil tersenyum dan berkata dalam hati "ternyata mama Wita kurang senang dengan calon mantunya yang tentara itu".



" Kamu uda makan nak " kata Arini kepada Adit.



" Sudah tante sebelum kesini tadi saya makan dulu" jawab Adit.



" Bagus deh " kata Wita dengan cetus.



" Nah karena kamu kesini mau silatuhrahmi betartikan kamu mau ketemu papa dan mama, aku masuk dilu ya mau nyiapin pramgkat pembelajaran untuk besok " kata Wita sambil nyelonong masuk menuju kamar tidurnya.



" Mau buat perangkat atau vidio callan dengan Kevin? " kata Arini ngeledek putrinya itu.



" Idih mama apaan sih, beneran ma kan besok kami ada kegiatan super visi. Wita layak atau tidak untuk mengajar" kata Wita jujur, memang besok dia akan ada kegitan super visi atau penilaian kinerja guru.



" Iya..silahkan Wita, jangan ragara saya kamu jadi dapat nilai jelek lagi" katanya dengan lembutt.



Adit pun mengobrol bersama orang tua Wita dan bersenda gurau seperti sudah lama kenal, banyak sekali pertanyaan dari Arini yang diajukan mulai dari keluarga, pekerjaan, asal kota dan madih banyak yang lainnya kepada adit dan Aditia seperti sedang di interogasi. Namun adit tetap menjawabnya dengan sabar dan sopan.



Sampai waktu tidak terasa sudah menunjukkan pukul sepuluh malam dan Adit berpamitan.



" Jangan kapok ya nak Adit untuk datang lagi kesini" kata Arini dengan ramah.



" Beres tante, asal tante juga tidak bosan " kata Adit menjawab ajakan Arini untuk sering berkunjung.



" Tante tidak bosan kok, nanti kalau mau datang lagi bilang ya biar tante masakin sesuatu yang spesial " kata Arini sambil tersenyum.



"Beres tante, Adit pulang dulu ya om, tan" sambil mencium punggung tangan kedua orangtua itu.



" Kamu hati -hati dijalan ya nak" kata Arini lagi.



" Baik tante" Adit pun melaju dan menggalkan kedua orangtua itu yang sedang memandangi Adit yang semakin jauh dari pandangan mereka.

__ADS_1


○ Mudah-mudahan kalian suja ya 😍 Apa yang terjadi selanjutnya setelah malam ini? Ingat jangan lupa vote ya terimakasih .


__ADS_2