Guru Galak Itu Kekasihku

Guru Galak Itu Kekasihku
40. Kejutan


__ADS_3

Halo teman-teman ku yang sudah mau kasih dan tidak pelit dengan like atau jempolnya saya doakan makin dilancarkan rezeki dan kerjanya, sudah menikah semakin langgeng pernikahannya dan yang masih jomblo semoga cepat dapat jodohnya . Amin.


*********************************************


Dikantor Adit nampak sibuk dengan pekerjaannya sampai dia lupa untuk beristirahat dan makan siang. Namum, Wita menghubungi Adit melalui sambungan telepon.



Dertt...dert...dert....



Aditya langsung mengangkat panggilan itu dan melihat nama Wita dilayar ponselnya dan langsung menggeser panggilan video call itu" halo istriku yang cantik dan anak ku yang tampan" sambil tersenyum kepada orang yang wajahnya terlihat di layar ponselnya.



Yang ada dilayar ponsel itu pun tersenyum mendengar pujian dari suaminya itu dan Dito tertawa melihat dan mendengar suara papanya itu. " Suami apa kamu sudah makan siang?"



" Belum istri , aku juga saat ini lapar " dengan manja dan sambil memegangi perutnya yang saat ini memang sudah terasa lapar.



" Benarkah kau belum makan suami?" Dengan ekspresi wajah yang sangat bahagia dan bibir Wita membentuk setengah lingkaran dan Adit segera protes. " Kenapa kamu sangat bahagia dengan penderitaan ku istri apa kamu senang dengan aku tidak makan agar aku sakit" cercaan pertanyaan yang dilontarkannya membuat Wita merasa bersalah.



Wita sudah berdiri didepan pintu ruangan Adit dan Wita langsung berkata" tidak suami aku senang karena makanan yang aku bawakan ini tidak sia\-sia karena ternyata kamu memang belum makan" ujar Wita dengan wajah merasa bersalah karena Aditya mempunyai pikiran seperti itu.



Mendengar jawaban dari istrinya seperti itu , dengan wajah bingung Adit kembali lagi bertanya " maksudnya bagaimana istri, aku jadi bingung?" Ujar Adit kepada istri nya.


__ADS_1


" Kamu buka pintu kamu sekarang sayang , cepat lah aku sudah lelah berada di depan pintu mu ini" yang saat itu Wita sangat repot dengan Dito di gendongannya dan bekal makanan untuk suaminya juga ada ditangan kanannya.



Aditya langsung berlari kearah pintu ruangannya dan langsung membuka pintu dan mendapati istri dan anaknya. Aditya juga langsung mengambil Dito dari gendongan istrinya itu, " kejutan" kata Wita dengan senyum penuh semangat dan Adit langsung mencium kening istrinya dan membawa orang yang sangat dicintainya itu duduk di sofa yang ada di ruangannya.



Wita pun langsung sibuk dengan bekal makanan yang dibawanya dan membuka semua makanan kesukaan suaminya "suami makanlah aku tahu kau pasti sangat lapar"



" Bagaimana cara aku makan jika anak kesayangan ku ini masih anteng digendonganku ?" Ujar Adit yang memang masih menggendong jagoan kecilnya itu.



" Ooo....iya aku lupa sini biar aku gendong dia " sambil merentangkan kedua tangannya untuk meraih Dito.



" Tidak aku tidak mau yang aku mau kamu harus menyuapi aku , biarkan Dito tetap digendongan aku karena beberapa hari ini dia selalu ada digendong papa dan mama mertua ku"




Tanpa mereka sadari ada sepasang mata yang memperhatikan mereka dari balik pintu dan segan untuk masuk karena takut mengganggu, seorang office boy yang membawa makanan untuk Aditya, karena Adit telah menyuruh Eko office boy itu.



Ternyata Wita langsung menyadari keberadaan Eko dan langsung menyuruh nya masuk " ehh kamu masuk ngapain disitu". Kata Wita dengan sangat ramah.



" Ehh Eko masuk Ko, tidak usah sungkan ini istri dan anak saya. Kamu sudah beli makanan yang saya pesan?"

__ADS_1



Eko hanya mengangguk dengan bibir yang membentuk setengah lingkaran.



" Eko kamu bawa saja makanan itu untuk kamu karena saya sudah makan, maaf ya kamu jadi kecewa" kata Adit sopan.



" Tidak apa pak " kata Eko sambil menunduk " kebetulan saya juga belum makan" jawab Eko dengan logat Jawa yang sangat kental. " Kalau begitu saya permisi pak , maaf kalau saya mengganggu"



" Ahh tidak Eko kamu tidak menggangu,malah seharusnya saya yang minta maaf " kata Wita.



" Tidak Bu , ibu tidak perlu minta maaf. Saya permisi dulu pak Bu dan kamu siapa namanya pak" kata Eko kepada Adit.



" Saya namanya Dito pak Eko" kata Adit sambil menirukan suara anak kecil.



" Ohh Dito...da da Dito ganteng" Eko keluar dari ruangan Aditya dengan membawa bungkusan yang tadi dibawanya.



"Suami kamu pulang dulu ya biar kamu bisa kerja lagi" kata Wita.



" Kamu tidak usah pulang lagunya Dito juga sudah mengantuk biar dia tidur diruang pribadi aku . Tidurkan lah dia disitu dan kamu istri temani aku kerja nanti kita pulang bersama" kata Adit.

__ADS_1



" Baiklah suami" Wita melakukan sesuai dengan titah sang suami.


__ADS_2