Guru Galak Itu Kekasihku

Guru Galak Itu Kekasihku
38. Dito sakit


__ADS_3

Anggara masuk keruangan Aditya yang sebelumnya sudah mengetuk pintu ruangan bosnya itu dan mempersilahkan masuk " bos apa yang bos pikirkan sepertinya bos lagi memikirkan hal yang berat" kata Angga karena memang Angga seperti menangkap ketidak beresan dengan raut wajah bosnya itu.



" Aku ada tugas untuk mu "



" Apa itu bos , katakanlah aku akan mengerjakan nya"



" Aku ingin kamu menyelidiki latar belakang keluarga Nita dan kehidupan sehari\-hari nya, karena aku tidak mau lagi ada ketidak mau lagi kecolongan"



" Maksudnya kecolongan, apa bos?"



Aditia menceritakan semua kejadian yang hampir merenggut nyawanya, semua diceritakan ke pada Angga karena Aditya juga sudah lebih dulu menyelidiki siapa Anggara sebenarnya dan Angga orang yang sangat bisa dipercaya dan juga Angga adalah orang yang sangat royal dengan bosnya. Angga juga sangat hormat kepada Permana ayahnya Aditya, karena Angga adalah anak.dari sahabat Permana ayahnya Aditya. Keluarga Angga juga sangat berutang budi ke pada keluarga Aditya terutama ayahnya. Oleh sebab itu Anggara sangat setia terhadap keluarga itu, bisa dikatakan Angga berkorban nyawanya pun rela demi keselamatan keluarga Aditya.



Sementara dirumah Aditya Wita panik karena Dito tiba\-tiba demam dan Wita mencoba menelepon Aditya namun tak bisa tersambung , akhirnya Dito dibawa kerumah sakit dengan menggunakan taksi on line bersama Arini dan Sanjaya.



Sesampainya dirumah sakit Dito langsung diperiksa oleh dokter, lalu Dokter menulis resep dan menebusnya di apotik.



Ketika Wita ingin berjalan menuju ruangan dimana Dito sedang diperiksa Wita bertabrakan dengan seorang wanita.



Bruk...obat yang di beli Wita itu jatuh dilantai dan akhirnya Wita memunguti obat yang terjatuh dilantai itu " maaf mba saya yang salah sekali lagi maaf ya mba".



" Iya mba tidak apa\-apa, saya juga buru\-buru karena anak saya sedang diperiksa diruangan sana" Wita menunjukkan ruangan dengan mengarahkan tangannya ke arah sebuah ruangan.


__ADS_1


" Ooh iya mba , sekali lagi saya minta maaf ya mba" kata perempuan itu.



" Iya mba saya juga " Wita langsung berlari menuju ruangan Dito.



Sesampainya diruangan itu ternyata Aditya sudah ada disana " suami kamu sudah disini?" Kata Wita yang masih terlihat cemas karena putranya sedang sakit.



" Iya sayang , kamu jangan panik aku sudah disini sayang . Lagi pula Dito tidak apa\-apa dia hanya demam biasa" Aditya mencoba menenangkan istrinya itu.



" Iya sayang kamu jangan panik begitu biasa anak\-anak demam itu akan berlangsung sampai umur lima tahun, kalau kata orang dulu itu karena anak kamu mau bertambah pintar' kata Arini mencoba menenangkan putrinya.



Wita hanya diam dan terus mengendong Dito dan menciumi Dito agar Dito merasa nyaman.



" Kami sudah bisa bawa anak kami pulang kan dokter?" Adit bertanya kepada sang Dokter .




" Baiklah Dokter kami permisi dulu" kata Adit.



Dokter itu tersenyum dan mengantarkan mereka sampai pintu ruangan dokter itu, Aditya merangkul Wita dan terus menenangkan Wita agar tidak panik.



Sesampainya dirumah Wita membaringkan Dito di boxnya , Dito sepertinya pulas sekali tidur mungkin karena pengaruh obat yang dia minum. Sementara Aditya langsung ke kamar mandi karena sedari tadi dia belum sempat untuk membersihkan tubuhnya karena pulang kantor dia tidak mendapati istrinya dirumah, dan orang yang bekerja dirumahnya mengatakan kalau Dito sakit dan Wita membawanya kerumah sakit dan Adit langsung menyusul.



Setelah selesai mandi Aditya mendapati istrinya sedang tertidur ditepi ranjang mereka karena kelelahan dan Adit menggendong Wita dan membenarkan posisi tidurnya. " Sayang aku juga sangat takut dengan sakitnya Dito tapi aku harus kuat dihadapan kalian , karena jika aku juga seperti mu terlalu kawatir siapa yang akan jaga kalian. Maaf kan aku sayang" ucap Aditya sambil mencium kening dan bibir istrinya itu.

__ADS_1



Karena lelah nya sampai Wita tak merasakan ciuman Adit itu, dan Adit memandangi wajah Wita lekat sampai tak dia sadari bahwa kristal bening jatuh membasahi pipinya " aku mencintaimu istri ku dan aku sangat takut kehilangan mu" gumamnya.



Ponselnya berbunyi dan Adit melihat bahwa Angga yang memanggil nya.



" Ada apa ? Apakah ada berita yang sudah kamu ketahui tentang Nita?".



" Iya bos , ternyata Nita orang suruhan Anton"



" Anton? Siapa Anton?" Dengan nada heran.



" Dia adalah orang yang mencelakakan bos dua tahun yang lalu karena bos telah menembak mati adiknya. Seperti nya dia mau kembali untuk menuntut balas dendam kepada bos"



" Apa hubungannya dengan Nita?" Ucap Adit.



" Nita hanyalah sebagai alat untuk melancarkan tujuan nya bos" Angga mencoba menjelaskan.



" Ooh begitu baiklah , mulai sekarang kamu cari body guard untuk menjagai keluarga saya . Saya akan mencari jalan agar Anton bisa saya jebloskan lagi ke penjara". Kata Adit dengan menggenggam tangannya karena marah setelah mengetahui siap lelaki yang pernah dilihatnya bersama Nita.



"Ok baiklah kamu harus cari lagi info tentang Anton dan jangan sampai ada yang terlewat dan besok di kantor kamu ceritakan semua" kata Adit sebelum menutup sambungan telepon nya dengan Angga.



" Baik bos " dan dari seberang sana Aditya mematikan sambungan telepon mereka.

__ADS_1



***Bagaimana cerita selanjutnya jangan lupa like ya 🤗***


__ADS_2