
Wita mulai mengajar hari ini dia tak lupa juga mengajak Dito dan Ijah agar lebih mudah mengawasi nya, karena Dito saat ini lagi aktif\-aktifnya sehingga perlu pengawasan ekstra.
Wita dan Aditya pergi secara bersama dan sekarang mereka menggunakan jasa supir agar lebih mudah untuk mengantar jemput Wita dan Adit ketika harus pulang dan ke kantornya.
Hari ini pak Iwan yang bekerja sebagai supir mengantarkan Wita dulu kesekolah setelah itu baru berangkat ke kantor. Setelah sampai sekolah Wita tidak lupa mencium punggung tangan suaminya dan Adit juga mencium puncak kepala istrinya. Dito juga tidak luput dari perhatian papanya dan sebuah ciuman juga mendarat dikedua pipi gembul Dito. Seraya melambaikan tangan ✋ salam perpisahan sementara" sampai ketemu di rumah sayang" ujar Adit dan memberikan ciuman jauh " Kiss bay sayang" kata Wita dengan mengerakkan tangan Dito menirukan apa yang sedang dilakukan Adit kepada putranya itu.
Setelah mobil yang membawa Aditya sudah tak tampak Wita dan Dito masuk kesekolah dan langsung keruangan nya, dia langsung memberi pengarahan kepada staf dan guru yang mengajar disekolah yang dia pimpin sekarang.
Setelah mendapat pengarahan dari Wita sebagai seorang kepala sekolah berakhir semua guru masuk ke dalam kelas dan mulai pelajaran.
Wita berkeliling melihat\-lihat keadaan sekolah dan mensupervisi guru\-guru yang mengajar apakah sudah sesuai dengan kurikulum pendidikan yang sudah di anjurkan pemerintah.
Semuanya sudah sesuai dengan yang diharapkan oleh Wita karena semua pengajar yang dia rekrut adalah seorang yang memiliki keahlian dalam bidang pendidikan , Wita bercita\-cita agar sekolah yang diberikan oleh papa mertua nya itu bisa maju.
Semua guru yang mengajar disitu juga dites, dan gaji serta tanggung jawab harus sesuai dengan kinerja para pengajar dan sekolah itu juga menerima anak yang kurang mampu dan dibiayai oleh perusahaan Aditya sebagai bentuk amal.
🩸🩸🩸
Dikantor Adit nampak lebih sibuk dari biasanya karena hari ini dia akan mengadakan rapat penting dengan koleganya, namun dia kecewa karena semua persiapan yang sudah matang kembali menjadi mentah karena koleganya itu menginginkan rapat dilakukan saat jam malam di sebuah restoran dan Aditya harus membawa sang istri.
Kolega bisnis Adit yang satu ini memang sangat susah untuk mendapatkan hatinya dan sangat banyak maunya, namun dia harus sabar karena dia sangat mengharapkan kerjasama antara kedua perusahaan ini terjalin untuk menunjang perusahaan Aditya agar lebih cepat berkembang. Sehingga Adit harus mengikuti apa maunya si pemilik perusahaan itu.
__ADS_1
Aditya langsung menghubungi Wita agar bisa menyiapkan segala sesuatunya untuk undangan makan malam itu , Wita sangat senang dengan apa yang dikabarkan oleh Adit karena untuk pertama kalinya adik bisa berdampingan dengan Wita dalam menghadapi klien.
Wita berdandan begitu elegan begitu cantik dan sampai adik pun terpukau dengan kecantikan istrinya karena sudah lama dia tidak melihat wanita yang selalu tampil apa adanya tak pernah berdandan spesial seperti malam ini.
Wita sangat anggun sekali dengan menggunakan setelan gaun hitam dengan perhiasan yang sederhana namun tetap elegan dengan tas yang di hp\-nya di lengannya ketu juga dengan sepatu high heels yang menunjang penampilannya dengan rambut yang tertata rapi.
" Cantik sekali kamu sayang sampai aku terpukau melihat kecantikanmu" kata Adit yang masih saja tak lepas dari memandang wajah cantik istrinya itu.
"Suami aku kan jadi malu kamu bilang begitu" kata Wita yang tersipu\-sipu kan tidak pernah mendengar pujian dari suaminya seperti itu.
"Kamu sudah siap sayang biar kita berangkat sekarang aku takut pak Darmawan kita terlalu lama" kata Adit sambil menggandeng istrinya menuju keluar kamar.
" Nyonya sangat cantik, bapak memang pintar cari istri , sempurna" kata Iwan .
" Ahh kamu bisa saja memujinya, kuping saya jadi naik" kata Adit sedangkan yang dipuji merasa tersanjung dan tersipu\-sipu malu mendengar pujian Iwan.
Iwan membukakan pintu mobil untuk sepasang suami istri itu, dan setelah sepasang suami istri itu masuk Iwan melakukan mobil dengan kecepatan sedang, tidak perlu waktu lama untuk sampai ke tempat yang mereka tuju.
Wita dan Adit langsung masuk ke dalam restoran dan disana telah ada pak Darmawan beserta istrinya yang terlihat cantik dan elegan walau sudah tak terlihat muda lagi.
" Silahkan duduk" kata nyonya Darmawan sambil tersenyum ramah.
__ADS_1
Adit mengulurkan tangannya dan bersalaman dengan pasangan paruh baya itu " Aditya" begitu juga Wita mengulurkan tangannya seraya berkata " Wita istrinya mas Aditya" kata Wita diikuti senyum yang tak lekang dari wajah cantik nya itu.
" Begitu juga dengan pasangan patuh baya itu menyebutkan nama mereka" Darmawan dan ini istri saya Laras"
" Bapak pasti sangat kagum dengan kamu nak Aditya makanya bapak sampai mengundang makan seperti ini, biasanya kalau bapak mengadakan jamuan seperti ini pasti ingin kerja sama bisa terjalin. Ya kan pa" kata ibu Laras panjang lebar.
" Iya ma aku kagum melihat Aditya padahal dia seorang mantan perwira polisi namun bisa menjalankan bisnisnya dengan baik" kata Darmawan lagi.
" Ahh bapak terlalu memuji saya , saya jadi malu" kata Adit.
" Iya pak Adit benar saya kagum dan saya mengatakan apa adanya, karena jarang pemuda seperti kamu" kata Darmawan lagi.
" Sudah jangan ngobrol terus sambil dimakan dong makanannya" timpal ibu Laras.
Mereka makan dan sesekali dengan obrolan ringan sekedar mengapa Adit keluar sebagai polisi dan lainnya, setelah makan malam selesai pak Darmawan menandatangani perjanjian kerjasama antara perusahaan Adit dengan perusahaan nya. Adit sangat bahagia karena mendapat rekan bisnis yang baik.
Sudah terbayang dimatanya Aditya keuntungan apa yang akan diraihnya selain uang dia akan diperhitungkan dikalangan pebisnis karena mampu bekerja sama dengan perusahaan kelas kakap seperti perusahaan pak Darmawan.
" Sayang aku sangat senang dengan kerjasama ini dan istri kamu harus ingatkan aku jika aku menjadi seorang yang sombong nantinya" kata Adit sambil mencium tangan Wita.
Wita hanya mengangguk pelan dan tersenyum serta berkata" iya suami ingat semua ini hanya cobaan dan cobaan terberat dari semua cobaan yang bisa menjauhkan kita dari Tuhan adalah uang dan harta"
__ADS_1
Bagaimana cerita selanjutnya jangan lupa lagi terima kasih untuk terus membaca novel saya 😊