Haruskah Bertahan ??

Haruskah Bertahan ??
Reuni


__ADS_3

Di Sebuah Apartemen


" Bagaimana , kamu sudah dapat info tentang istri Davian ? " tanya seorang perempuan melalui ponselnya


" Sudah Nona , saya sudah mengumpulkan semua informasinya " jawab seorang lelaki suruhannya


" Bagus , segera bawa kemari " lalu menutup panggilan sambil menggoyangkan segelas minuman dingin


Tersenyum senyum arti sambil melihat foto Davian . Lalu mengelus wajah dalam foto itu


Davian kamu harus jadi milikku Diana


Lalu memegang kalung kesukaannya dengan liontin DD


Diana dan Miranda sudah berteman lama . Melihat Miranda bersama dengan Davian membuat Diana merasa iri . Apalagi setelah tahu seluk beluk tentang Davian . Dia selalu berwajah baik bak malaikat di depan Miranda . Tapi hati seorang Diana siapa yang tahu , baik didepan belum tentu baik dibelakang juga kan . Obsesinya terhadap Davian sangat besar , setelah tahu kabar berakhirnya hubungan Davian dengan Miranda membuat Diana sangat bahagia . Walaupun tahu Davian sudah menikah , tapi tidak membuatnya menyerah justru merasa lebih tertantang . Diana belum tahu jika ternyata Davian sudah memiliki perasaan pada istri kecilnya itu .


Tet Tet Tet


Ah itu pasti dia , berdiri lalu berjalan membuka pintu apartemennya


" Ini berkasnya Nona " ucap seorang lelaki sambil menyerahkan amplop berkas yang dia bawa


" Ok , ini untukmu . Jika ada perlu lagi aku akan menghubungimu " memberikan amplop berisi uang yang lumayan tebal pada lelaki didepannya


" Baik Nona , terimakasih . Saya permisi " berbalik meninggalkan Diana sambil menyeringai . Kena kamu begitu pikirnya


Menutup pintu lalu kembali kekursinya tadi . Membuka dan memeriksa semuanya .


" Aleandra Maheswari , lumayan cantik sih tapi masih kalah dengan kecantikanku kan . Hanya pekerja toko kue saja , hahaha . Hanya seorang pekerja toko mau bersaing dengan model sepertiku , yang benar saja "


Kembali menyesap minumannya dan menyalakan rokoknya . Sambil merencanakan pertemuan dengan Alea secara tak terduga namun terkesan alami .


Di dalam mobil


" Halo Tuan , sudah saya laksanakan sesuai perintah anda " ucap seseorang di dalam mobil itu . Dia adalah lelaki suruhan Diana yang ternyata orang kepercayaan Sekertaris Al

__ADS_1


" Bagus , awasi terus pergerakannya " Al menjawab diseberang ponselnya


" Baik Tuan " menutup telfonnya lalu mengendarai mobilnya


Disisi Lain


Terlihat seorang gadis cantik dan anggun berjalan berdampingan dengan seorang lelaki yang gagah dan tampan . Tak lupa ada seorang lelaki yang tak kalah tampan dibelakangnya , siapa lagi jika bukan dua insan yang sedang mencoba memahami dan membuka hati satu sama lain .


" Langsung ke tempat acara kan Nona " Sekertaris Al bertanya sambil menjalankan mobilnya


" Iya Sekertaris Al . Ayana dan Brenda dijemput oleh Dion . Oiya sayang apa Fira sudah memberitahumu masalah dia tertarik pada Dion "


" Tidak , Fira belum berkata apa apa . Maksudmu Fira menyukai Dion begitu ?" Dav balik bertanya


" Sepertinya begitu sih , soalnya Fira bilang kalau dia minta dikenalin sama Dion . Tapi aku minta supaya minta izin Mommy Daddy dan juga kamu . Dion juga sudah ada yang naksir berat sih , aku takutnya nanti malah terjadi yang tidak tidak " Alea menjelaskan panjang lebar


" Kalau begitu jangan dikenalkan dulu sayang "


" Baiklah " harusnya tadi aku gak usah bilang sama Dav ya masalah Fira , gumam Alea


Beberapa saat kemudian


" Wow kamu cantik banget Al , ckckck aku sampai pangling " seloroh Brenda


" Ish kamu ini , kalian juga sangat cantik . Kalian sudah dapat meja kan , ayo kesana . Ayo sayang , ayo Sekertaris Al " Ajak Alea sambil inisiatif menggandeng tangan Dav


Davian sedikit terkejut tapi menikmatinya . Lalu mereka berjalan mendekati meja yang akan mereka tempati .


" Itu Alea Ayana dan Brenda kan , sekarang mereka cantik ya . Eh apa itu kekasih Alea ya tampan sekali , lalu laki-laki dibelakangnya juga sangat tampan " bisik bisik teman lainnya


" Eh Dion Alea datang tuh . Sayangnya udah punya gandengan hehe " canda teman laki-laki yang duduk bersebelahan dengan Dion . Dion hanya tersenyum kecut , ternyata memendam rasa masih cinta itu sakit ya begitu pikirnya


Acara demi acara berjalan dengan lancar , tidak ada hambatanpun . Hanya sedikit gosip gosip yang terdengar tentang si A si B dan si C . Ada yang bertukar nomor ponsel maupun kartu nama . Ada yang CLBK , ketemu mantan minta balikan . Ada yang terpesona satu sama lain , ya begitulah yang namanya reuni hehe .


Sepanjang acara Ayana curi curi pandang pada Sekertaris Al . Davian tahu itu dan hanya tersenyum menanggapi , berbeda dengan Al yang acuh tak acuh .

__ADS_1


" Kalian pulang sama siapa , gimana kalau bareng kita aja . Bisa kan sayang ? " Alea memberi tawaran pada kedua sahabatnya


" Tentu saja "


" Eh tidak usah Al ,Tuan Dav . Kita naik taksi saja . Lagi pula arah kita berlawanan " Tolak Brenda halus


" Tidak apa apa Nona , mari saya antar . Tidak bagus juga perempuan pulang malam sendiri " Sekertaris Al menyahuti lalu membuka pintu mobil untuk Tuannya


Dav menaikkan sebelah alisnya sambil tersenyum miring . Begitu pun dengan Alea tumben nih orang katanya . Brenda dan Ayana hanya diam , tapi Ayana sangat senang , terlihat gurat senyum dibibirnya .


Mobil yang mereka tumpangi melesat melintasi jalanan yang masih lumayan padat walaupun hari sudah malam . Terlihat di seberang jalan tepatnya di Coffe Shop terlihat seorang wanita memakai masker dan topi sedang mengamati kepergian mobil itu .


" Dilihat aslinya ternyata kamu lebih cantik Alea " menyeruput kopinya sambil tersenyum . Tidak sadar jika dirinya sendiri juga diikuti oleh seseorang


Kembali lagi di mobil


" Bersandarlah dan tidur jika kamu lelah sayang " tawar Dav pada istrinya yang terlihat lelah . Tiga orang lainnya hanya diam sambil menghela nafas . Nasib jomblo gini amat gumam mereka


" Tidak perlu sayang , terimakasih tawarannya . Kalian tidak apa apa pulang jam segini ?"


" Gak pa pa Al , namanya juga acara reuni pasti lama kan . Apalagi acaranya juga malam mulainya . Hooaammm aku sudah capek banget pengen cepet sampe rumah dan tidur sampe siang " Brenda blak blakan , diantara mereka bertiga memang si Brenda yang suka nyablak . Ayana hanya tersenyum simpul


Beberapa saat kemudian Alea , Davian dan Sekertaris Al sampai dirumah


" Aku keatas dulu ya sayang , mari Sekertaris Al . Terimakasih sudah mengantar Brenda dan Ayana " Tersenyum pada suami dan Sekertarisnya


" Iya sayang , langsung istirahat ya . Aku ada perlu dengan Al " Mengelus puncak rambut Alea dan mencium keningnya . Sekertaris Al hanya tersenyum menanggapi


" Ternyata benar Tuan , Diana sudah mulai bergerak . Dia sudah mulai mencari tahu tentang Nona Alea " Ucap lelaki tampan itu pada Tuannya


" Kamu waspada sekali Al , terimakasih ya Al . Kira kira apa yang akan Diana lakukan pada Alea "


" Entahlah Tuan . Tapi tenang saja , saya sudah mengutus Boy untuk mengawasi gerak gerikny Tuan "


" Baiklah . Terimakasih sudah bekerja keras dan kembalilah istirahat Al " Menepuk pundak Al lalu melangkahkan kaki menuju kamarnya

__ADS_1


Semoga kebahagiaan menyertai anda Tuan gumam Sekertaris Al


Bersambung


__ADS_2